• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

AS Ancam Tarik Diri dari Negosiasi Penyelesaian Konflik Rusia-Ukraina

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Sabtu, 19 April 2025 - 14:17
in Internasional
Sejumlah korban tergeletak di jalan raya akibat konflik Rusia dan Ukraina. Foto: Media sosial X/@BlancaDios2

Sejumlah korban tergeletak di jalan raya akibat konflik Rusia dan Ukraina. Foto: Media sosial X/@BlancaDios2

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam pemerintahnya tidak akan membantu dalam upaya-upaya untuk mengamankan kesepakatan damai antara Rusia dengan Ukraina, jika tidak ada kemajuan mengakhiri konflik tersebut.

Keyakinan Trump di masa lalu bahwa dirinya dapat membuat kesepakatan cepat untuk menyelesaikan konflik telah terbukti salah. Saat ini, pemerintahannya dianggap telah mengambang prospek untuk meninggalkan menengahi persoalan dua negara itu.

BacaJuga:

Masjid di Tepi Barat Dibakar Pemukim Israel, Pejabat Senior PBB Mengutuk Keras

Haji 2026, Timwas DPR Soroti Katering Telat dan Jemaah Terpisah di Tanah Suci

Menyoal Jelang Diberlakukannya ART Indonesia-AS, DPR: Ancaman Kedaulatan Digital dan “Kolonialisme Data” Mengintai

Menteri Luar Negeri Trump Marco Rubio mengatakan, bahwa Gedung Putih siap untuk melanjutkan perundingan Rusia – Ukraina, sedikit tanda pertempuran akan segera berakhir sekitar 2 bulan setelah pembicaraan dimulai dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Negosiasi telah dilakukan dengan Kyiv dan Moskow, namun belakangan ini Trump dituduh bersikap lunak, tetapi perang terus berlanjut setelah tiga tahun.

Ketika ditanya apa yang diperlukan untuk mencapai kesepakatan, Trump mengatakan kepada wartawan di Gedung Putih bahwa dia perlu melihat “antusiasme” dari kedua belah pihak.

“Saya pikir saya melihatnya. Ini akan segera terjadi. ‘Saya tahu kapan orang mempermainkan kita’,” kata Trump dilansir dari Sky News, Sabtu (19/4/2025).

Trump menepis anggapan bahwa dia dipermainkan oleh Putin. “Tidak ada yang mempermainkan saya. Saya hanya berusaha membantu,” jelas Trump.

“Seluruh hidup saya adalah satu negosiasi besar dan saya tahu kapan orang mempermainkan kita dan kapan mereka tidak,” tambahnya.

Namun, berdasar laporan Sky News mengatakan bahwa Gedung Putih yang mengangkat isu akan meninggalkan perundingan perdamaian menunjukkan bahwa Trump merasa frustrasi dengan kurangnya kemajuan.

Mengingat sebelum memenangkan pemilihan presiden November 2024, dia melontarkan pernyataannya bahwa dapat mengakhiri perang dalam satu hari. Ternyata, ucapan tersebut belum pernah terbukti.

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov bersikeras, bahwa kemajuan menuju kesepakatan telah dicapai, namun mengakui bahwa situasi yang rumit. “Ini tidak mudah untuk diselesaikan,” imbuh Dmitry Peskov.

Amerika Serikat sempat mengajukan usulan mengakhiri perang antara Rusia – Ukraina pada pekan pertama Maret 2025. Ukraina dan Rusia telah menyetujui, namun konflik tak kunjung berakhir. (dan)

Tags: Amerika SerikatASKonflik Rusia-Ukraina

Berita Terkait.

Warga-Palestina
Internasional

Masjid di Tepi Barat Dibakar Pemukim Israel, Pejabat Senior PBB Mengutuk Keras

Minggu, 17 Mei 2026 - 01:45
Jemaah-Haji
Internasional

Haji 2026, Timwas DPR Soroti Katering Telat dan Jemaah Terpisah di Tanah Suci

Sabtu, 16 Mei 2026 - 22:02
Yulius-Setiarto
Internasional

Menyoal Jelang Diberlakukannya ART Indonesia-AS, DPR: Ancaman Kedaulatan Digital dan “Kolonialisme Data” Mengintai

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:01
trump
Internasional

Klaim Rudal Iran Habis, Siasat Trump demi Tutupi Jebolnya Pertahanan AS

Sabtu, 16 Mei 2026 - 05:05
brics
Internasional

Di Forum BRICS, RI Suarakan Reformasi Tata Kelola Global dan Hukum yang Adil

Sabtu, 16 Mei 2026 - 04:04
Abbas-Araghchi
Internasional

Iran Serukan Anggota BRICS Bersatu Lawan Dominasi AS dan Israel

Kamis, 14 Mei 2026 - 23:03

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    1988 shares
    Share 795 Tweet 497
  • Prakiraan Cuaca di Jakarta, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim Hari Ini

    1224 shares
    Share 490 Tweet 306
  • Bhayangkara FC vs Madura United: The Guardian Cari Titik Balik, Laskar Sape Kerrab Waspada

    980 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Bali United vs Borneo FC: Serdadu Tridatu Usung Bangkit, Pesut Etam Kejar Tahta

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Diduga Terlibat Kasus Narkoba, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Polda Kaltim

    794 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.