INDOPOSCO.ID – Di tengah ketegangan geopolitik yang memanas, Iran menyerukan solidaritas negara-negara BRICS untuk mengecam tindakan Amerika Serikat dan Israel yang dinilai terus mengangkangi hukum internasional.
“Rasa superioritas dan kekebalan palsu Barat harus dihancurkan oleh kita semua,” kata Menteri Luar Negeri Iran Seyyed Abbas Araghchi dalam pidatonya pada Pertemuan Menteri Luar Negeri BRICS di India seperti dilansir dari Al Jazeera, Kamis (14/5/2026)
Pihak Iran menegaskan bahwa rakyatnya akan tetap berdiri teguh dan bangga dalam upaya membela diri di tengah situasi yang mereka hadapi.
“Dalam menghadapi kekerasan yang mengerikan, rakyat Iran dengan tegas dan bangga membela diri mereka sendiri,” ujar Araghchi.
“Apakah kita mundur dari cita-cita kemerdekaan kita? Apakah kita menyerah pada keinginan dan keinginan kekuasaan kekaisaran? Jawabannya jelas: Kami tidak dan tidak akan pernah melakukannya,” tambahnya.
Iran menekankan, bahwa pertempuran yang mereka hadapi sejatinya adalah untuk membela seluruh anggota kelompok tersebut demi mewujudkan visi dunia baru yang inklusif.
“Ini semua penting bagi kelompok negara BRICS karena pertempuran yang telah diperjuangkan Iran adalah untuk membela kita semua-dunia baru yang sedang kita bangun bersama,” imbuh Araghchi.
Daftar anggota BRICS saat ini mencakup Brasil, Rusia, India, Cina, dan Afrika Selatan, yang kini telah diperluas dengan bergabungnya Mesir, Etiopia, Iran, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, hingga Indonesia.
Perang antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran meletus pada akhir Februari 2026, menyusul wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, akibat serangan udara lawan. Hingga kini, ketegangan masih berlanjut meskipun kedua belah pihak sedang dalam status gencatan senjata.(dan)











