INDOPOSCO.ID – Pejabat senior PBB Ramiz Alakbarov mengutuk serangan pembakaran terhadap sebuah masjid dan beberapa kendaraan di Tepi Barat, wilayah pendudukan Palestina, yang diduga dilakukan oleh kelompok pemukim ilegal Israel.
Ramiz Alakbarov mengungkapkan, bahwa orang-orang bertopeng membakar situs di desa Jibiya dan coretan Ibrani ditemukan di dinding.
“Serangan terhadap situs-situs keagamaan dan properti sipil tidak dapat diterima dan merusak stabilitas, martabat manusia, dan kebebasan beribadah,” kata Alakbarov melalui akun X pribadinya @RamizAlakbarov, Sabtu (16/5/2026).
Ia menyatakan, serangan tersebut terjadi di tengah meningkatnya kekerasan oleh pemukim dan intensifikasi serangan di Tepi Barat yang diduduki, sehingga terus mengancam keselamatan warga sipil serta merusak harta benda mereka.
Alakbarov menegaskan kembali mengenai tanggung jawab Israel dalam memastikan keselamatan dan perlindungan penduduk sipil dari segala bentuk kekerasan.
“Saya menyerukan penyelidikan segera dan transparan, dan agar semua pelaku dimintai pertanggungjawaban. Serangan ini harus dihentikan,” tegasnya.
Kelompok pemukim ilegal Israel menyerang dan membakar sebuah masjid serta merusak dua kendaraan sipil di Desa Jibiya, Tepi Barat baru-baru ini. Di saat yang bersamaan, pasukan militer Israel (IDF) juga menyerbu masuk dan mengganggu jalannya ibadah salat di Masjid Beit Al-Sheikh, Khirbet Tana.(dan)











