• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Desa Adat Tuban Antisipasi Jam Rawan Pelanggaran Hari Raya Nyepi

Redaksi Editor Redaksi
Sabtu, 29 Maret 2025 - 19:34
in Nusantara
Pecalang Desa Adat Tuban saat memastikan tak ada pelanggaran Nyepi di jam rawan, Badung, Bali, Sabtu (29/3/2025). (ANTARA)

Pecalang Desa Adat Tuban saat memastikan tak ada pelanggaran Nyepi di jam rawan, Badung, Bali, Sabtu (29/3/2025). (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sekretaris Desa Adat Tuban I Gede Agus Suyasa mengatakan pada Hari Suci Nyepi ini mereka mengantisipasi pelanggaran pada jam-jam rawan.

Di Kabupaten Badung, dia menyebut waktu rawan masyarakat keluar dari rumah sehingga melanggar brata penyepian terjadi pukul 09:00 Wita dan sore hari menjelang pukul 18:00 Wita.

BacaJuga:

Bea Cukai dan BAIS TNI Sita 19 Ribu Botol Miras Berpita Cukai Palsu di Bali, Nilainya Rp12,55 Miliar

DPRD Banten Desak Kejati Usut Proyek Irigasi Rp280 Miliar di Lebak

Bahu-Membahu Lindungi Warga dari Rokok Ilegal, Aduan Masyarakat Antar Bea Cukai Malang ke Toko Kelontong di Lowokwaru

“Biasanya terjadi pukul 09:00 Wita karena banyak masyarakat yang mengatakan mengambil uang di ATM dan tidak tahu jalan ditutup, itu biasanya dilanggar oleh warga dinas atau dari desa lain seperti tahun lalu, tetapi kalau tahun ini sepertinya nihil,” kata I Gede Agus Suyasa seperti dilansir Antara, Sabtu (29/3/2025) .

Gede Agus mengatakan sejak pukul 06:00 Wita hingga siang ini suasana di Desa Adat Tuban sebagai wilayah strategis yang warganya heterogen dan aktivitas sehari-harinya padat karena dihimpit bandara dan jalan tol masih aman terkendali.

“Nyepi pada tahun ini di desa adat tuban hingga siang ini suasana sangat kondusif, yang kedua (jam rawan) di maghrib atau sore memasuki jam 6 itu rawan karena suasananya semakin gelap,” ujarnya.

Oleh karena itu dalam mengamankan jalannya Hari Suci Nyepi, Desa Adat Tuban menurunkan 133 personel terdiri dari 16 prajuru adat dan sisanya pecalang dibantu satuan lingkungan termasuk warga non Hindu.

Adapun area yang dipantau hingga pukul 06.00 Wita hari Minggu, 30 Maret 2025 mulai dari perbatasan timur Jalan Bypass Ngurah Rai, Underpass, Simpang Kuda Bandara Ngurah Rai, dan di banjar masing-masing.

Karena memiliki dua objek penting seperti bandara dan jalan tol, Desa Adat Tuban melakukan komunikasi lebih awal mengantisipasi pelanggaran terutama dalam penerangan malam nanti.

Selain ikut melakukan penyisiran guna memastikan tak ada penumpang tercecer, pecalang yang ditugaskan juga memastikan malam ini tak ada lampu yang menyala di area objek vital tersebut.

Meski Bandara I Gusti Ngurah Rai dan Jalan Tol Bali Mandara termasuk objek yang dijaga, Gede Agus mengatakan tak ada penebalan khusus di sana, sebab yang lebih menjadi pengawasan adalah kawasan pemukiman.

“Kalau ada warga yang melanggar, berdasarkan perarem telah diputuskan oleh bendesa dan prajuru saat paruman di bulan Februari bahwa bagi masyarakat akan diberikan sanksi adat berupa membersihkan seputaran lingkungan pura, kedua dikenakan sanksi sebesar Rp1 juta rupiah,” ujar Gede Agus.

Salah satu pecalang Desa Adat Tuban bernama Wayan juga menuturkan bahwa selain mengantisipasi pelanggaran di jam rawan yang perlu disiapkan adalah siaga medis.

Sebab, di kawasan Tuban sendiri pecalang kerap mendapat panggilan dari warga yang sedang sakit, hendak melahirkan, hingga laporan kematian, sehingga di momen-momen tersebut tim desa dilengkapi kendaraan roda empat harus sigap menyelamatkan. (wib)

Tags: Desa Adat TubanHari Raya NyepiPelanggaran Lalu Lintas

Berita Terkait.

Bea Cukai dan BAIS TNI Sita 19 Ribu Botol Miras Berpita Cukai Palsu di Bali, Nilainya Rp12,55 Miliar
Nusantara

Bea Cukai dan BAIS TNI Sita 19 Ribu Botol Miras Berpita Cukai Palsu di Bali, Nilainya Rp12,55 Miliar

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:07
DPRD Banten Desak Kejati Usut Proyek Irigasi Rp280 Miliar di Lebak
Nusantara

DPRD Banten Desak Kejati Usut Proyek Irigasi Rp280 Miliar di Lebak

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:45
Rokok
Nusantara

Bahu-Membahu Lindungi Warga dari Rokok Ilegal, Aduan Masyarakat Antar Bea Cukai Malang ke Toko Kelontong di Lowokwaru

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:02
Gabah
Nusantara

Tekan Risiko Gagal Panen, Inovasi Perlindungan Tanaman Padi Diperkenalkan di Sumut

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:15
Djaka
Nusantara

Gempur Gudang Haram di Bali: Bea Cukai dan BAIS TNI Dobrak Timbunan 19 Ribu Botol Miras Palsu Rp12,5 Miliar

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:05
Rokok-Ilegal
Nusantara

Intelijen Tembus Jalur Gelap: Bea Cukai Malang Gagalkan Pengiriman 1,4 Juta Rokok Ilegal di Kota Batu

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:34

BERITA POPULER

  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1430 shares
    Share 572 Tweet 358
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1167 shares
    Share 467 Tweet 292
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2996 shares
    Share 1198 Tweet 749
  • Citilink dan Aqua Hadirkan Flomiland, Instalasi Seni Interaktif Baru di Terminal 1C

    727 shares
    Share 291 Tweet 182
  • Pasca-Bentrokan Berdarah di Menteng, 200 Personel Gabungan TNI-Polri Disiagakan

    707 shares
    Share 283 Tweet 177
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.