• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Mangkir dari Rapat, Komisi VIII DPR RI Kecam Dedi Mulyadi Tak Serius Selesaikan Persoalan Pemprov

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Jumat, 28 Maret 2025 - 19:09
in Nasional
Singgih-Januratmoko

Wakil Ketua Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Singgih Januratmoko, saat memimpin kunjungan kerja reses di Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat, Kamis (27/3/2025), yang tidak dihadiri oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Foto: Humas DPR

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Tim Kunjungan Kerja (Kunker) Reses Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) ke Provinsi Jawa Barat menyayangkan ketidakhadiran Gubernur Dedi Mulyadi, beserta seluruh perangkatnya baik Sekretaris Daerah ataupun Asisten Daerah.

Ketua Tim Kunker Komisi VIII Singgih Januratmoko menjelaskan Kunker yang filaksanakan pada Kamis (27/3/2025) ini justru untuk kepentingan Provinsi Jawa Barat, dalam rangka menggali masalah-masalah apa yang ada di provinsi ini untuk dapat diperjuangkan di pemerintah pusat, khususnya yang terkait dengan persoalan sosial, kebencanaan, haji, dan perlindungan anak.

BacaJuga:

Firli Bahuri Raih Doktor, Tawarkan Model Baru Penyelesaian Konflik Sosial

Kabinet Makin Gemuk, Senator Tagih Bukti Efisiensi Prabowo

Revitalisasi 401 Sekolah di Bali, Mendikdasmen: Benahi Gedung dan Serap Tenaga Kerja

“Kita juga sudah membawa kementerian-kementerian yang menjadi mitra Komisi VIII yang fokus pada soal keagamaan, sosial, dan lain-lain. Jadi tidak hanya jadi beban di provinsi saja tapi bisa kita bantu nanti di pusat yang jadi mitra Komisi VIII DPR RI,” kata Singgih, seperti dikutip dari laman DPR RI, Jumat (28/3/2025).

Hal senaa dikatakn anggota Komisi VIII Maman Imanul Haq menilai dengan ketidakhadiran Gubernur dalam kunker ini adalah pembuktian bahwa Komisi VIII DPR RI tidak dianggap penting dan berarti bagi Pemprov Jabar.

Padahal, ucap Maman, peran Komisi VIII DPR RI dalam menyelesaikan persoalan Haji, kebencanaan, sosial, pengentasan kemiskinan dan lain sebagainya merupakan hal yang penting dan sangat berarti juga dekat dengan masyarakat.

“Rapat yang membahas persoalan penting harus direspon oleh gubernur, sehingga pertemuan ini menjadi sangat penting dan harus dihadiri. Kalaupun ada agenda sebenernya bisa saja beliau datang dulu di sini untuk bertemu kita, berdiskusi sebentar, setelah itu baru pelantikan untuk eselon II itu,” cetusnya.

“Sekali lagi kami sangat menyayangkan untuk Gubernur Jabar Kang Dedi dan juga wakil gubernur termasuk juga Pak Sekda, mudah-mudahan ini adalah kali terakhir pemerintah Provinsi Jabar membuat komisi VIII DPR RI itu dianggap tidak berarti,” ungkapnya.

Anggota Komisi VIII DPR RI Selly Gantina pun merasakan hal yang sama. Menurut Selly, dengan tidak hadirnya perangkat penting Provinsi Jawa Barat ini menunjukkan ketidakseriusan Pemprov Jabar dalam menyelesaikan persoalan masyarakatnya.

“Karena biar bagaimanapun juga, Jawa Barat memiliki 50 juta penduduk yang memerlukan perhatian dari Pemerintah Pusat, dimulai dari urusan kesejahteraan sosial ini dari mulai Kemensos, Kemenag, BNPB, MenPP-PA, BAZNAS, BWI dan tentu saja Jabar sebagai salah satu provinsi yang sangat potensial seharusnya bisa memaksimalkan koordinasi dengan Pemerintah Pusat,” tuturnya.

Ketidakhadiran ini mencerminkan Gubernur Dedi Mulyadi tidak memiliki keterampilan mendelegasikan atau melibatkan jajaran di bawahnya untuk dapat menghadiri rapat terkait hal-hal strategis di Jawa Barat, sungguh ini sangat disayangkan. (dil)

Tags: Dedi MulyadiDPR RIKunkerrapat

Berita Terkait.

Firli-bahuri
Nasional

Firli Bahuri Raih Doktor, Tawarkan Model Baru Penyelesaian Konflik Sosial

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:25
Kabinet Makin Gemuk, Senator Tagih Bukti Efisiensi Prabowo
Nasional

Kabinet Makin Gemuk, Senator Tagih Bukti Efisiensi Prabowo

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 20:02
Catwalk Batik di Ottawa, Undang Decak Kagum Warga Kanada
Nasional

Revitalisasi 401 Sekolah di Bali, Mendikdasmen: Benahi Gedung dan Serap Tenaga Kerja

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:02
Mendag Tegaskan MFN WTO Harus Dipertahankan, Ini Alasannya 
Nasional

Analis Minta Prabowo Koalisi dengan Rakyat Kritis, Jangan Asyik dengan Kekuasaan Sendiri

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 16:41
Mutasi Mabes Polri: Asep Safrudin Jadi Kabareskrim, Asep Edi Suheri Irwasum
Nasional

DPR Tegaskan Kerugian Negara Rp10 T Kasus MBG Harus Dipulihkan: Kembali ke Piring Anak!

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:14
Mutasi Mabes Polri: Asep Safrudin Jadi Kabareskrim, Asep Edi Suheri Irwasum
Nasional

Mendagri dan Menteri PKP Lepas 125 Truk Genteng SNI, Sukseskan Program Gentengisasi Presiden Prabowo

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:15

OLAHRAGA

Todotua
Olahraga

Asian Games 2026 Ditutup Manis, Kontingen Indonesia Bawa Pulang 39 Medali dan Catat Hasil Optimal

Editor Ali Rachman
Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:04

INDOPOSCO.ID - Perjuangan kontingen Merah Putih di ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026 resmi ditutup dengan catatan manis. Tim Indonesia sukses...

SelengkapnyaDetails
Hardiyanto-Kenneth

Kejurda Piala Gubernur 2026: 420 Pecatur Adu Strategi, Targetkan Tiket Kejurnas

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:03
Mendag Tegaskan MFN WTO Harus Dipertahankan, Ini Alasannya 

Cetak 5 Gol ke Gawang Bangladesh, Mitchell Baker Samai Rekor Iswadi Idris

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:13
Tim Voli Pantai Raih Medali Perak di Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tim Voli Pantai Raih Medali Perak di Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:33
Indonesia Tembus Final FIFA ASEAN Cup, Justin Hubner Bungkam Sindiran Suporter Malaysia

Indonesia Tembus Final FIFA ASEAN Cup, Justin Hubner Bungkam Sindiran Suporter Malaysia

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:38

BERITA POPULER

  • puan

    Kembali Raih Emas Asian Games 2026, Ketua DPR Dorong Penghargaan Bagi Atlet Secara Utuh

    3898 shares
    Share 1559 Tweet 975
  • Bukan Lartas, Kemendag Sebut Wajib Halal untuk Jaga Mutu dan Kepercayaan Konsumen

    768 shares
    Share 307 Tweet 192
  • Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

    1137 shares
    Share 455 Tweet 284
  • Mulyadi Jayabaya Sambut Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri, Kamtibmas Diharap Makin Kuat

    733 shares
    Share 293 Tweet 183
  • Gugatan Syarat Pendidikan Gibran Masuk MK, Pengamat: Prabowo Bisa Semakin Kuat

    729 shares
    Share 292 Tweet 182
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.