• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Terkait Mobil Listrik Hyundai Ioniq 5N, Ada Ketidaksukaan Bos Lamborghini

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Minggu, 23 Maret 2025 - 15:07
in Ekonomi
Lamborghini

Hyundai IONIQ 5N. Foto : Antara/Setyanka Harviana Putri/pri

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Mobil listrik Hyundai Ioniq 5N, kini secara resmi dapat dihitung keterlibatannya dalam pengembangan mobil listrik pertama Lamborghini. Namun, bos merek supercar Italia ini mengatakan bahwa ia tidak menyukai fitur paling unik dari Hyundai Ioniq 5 N, yakni suara perpindahan gigi dan suara mesin “buatan” yang dimaksudkan untuk meniru mobil bensin.

Kendaraan listrik pertama Lamborghini akan hadir pada akhir dekade ini sebagai sebuah coupe beperforma tinggi yang terinspirasi dari konsep Lanzador, dengan konfigurasi empat kursi, posisi berkendara yang tinggi, dan setidaknya bertenaga 1.000 kW, lapor Drive, Jumat (21/3/2025).

BacaJuga:

Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

Seperempat Abad KNI: Tonggak Swasembada Amonium Nitrat Indonesia

A Quarter Century of KNI: A Milestone in Indonesia’s Ammonium Nitrate Self-Sufficiency

Mobil ini dijanjikan akan mengeluarkan suara berisik, namun CEO Lamborghini Stephan Winkelmann menyatakan bahwa mobil ini tidak akan meniru jeritan mesin V12, V10, atau pun deru V8.

“Dalam hal suara, kami belum memutuskannya. Ini masih menjadi sesuatu yang sedang kami pelajari,” kata Winkelmann kepada media lokal ketika ditanya apakah mobil listrik Lamborghini akan mengeluarkan suara mesin yang mirip dengan Ioniq 5 N.

“Secara pribadi saya cenderung tidak setuju dengan adanya suara mesin palsu pada mobil listrik – dan saya telah mengendarai mobil yang Anda bicarakan (Ioniq 5N) – bahkan jika mereka memiliki umpan balik yang baik untuk pengemudi,” tandasnya.

“Bagi saya, selain suara, penting juga untuk merasakan sensasi mengendarai Lamborghini, jadi bagaimana mobil bereaksi, bagaimana mobil masuk ke tikungan, bagaimana mengerem, bagaimana keluar dari tikungan, dan juga perilaku pengendaliannya,” ujar Winkelman.

“Dan ini adalah sesuatu yang sangat penting untuk digarisbawahi untuk masa depan mobil listrik. Untuk suaranya, kami masih punya waktu untuk memutuskan, dan itu tidak mudah, harus saya akui,” tambahnya.

Tidak mengherankan jika Winkelmann telah mengemudikan Ioniq 5 N, karena mobil listrik beperforma tinggi itu terlihat meninggalkan kantor pusat Lamborghini di Italia, dan pernyataannya merupakan konfirmasi resmi bahwa ia telah menguji mobil tersebut.

Pengemudi Ioniq 5 N dapat memilih di antara tiga suara berkendara yang telah disintesis – termasuk Ignition, yang dimaksudkan untuk menggemakan mesin empat silinder turbo 2.0 liter, yang dapat dihubungkan ke transmisi delapan percepatan yang disimulasikan dengan paddle shift.

Dia mengatakan Lamborghini memiliki “empat hingga lima tahun” untuk menentukan suara, karena versi produksi Lanzador baru akan diluncurkan pada tahun 2029 atau 2030.

“Kami sedang mengembangkan strategi kami sendiri. Yang pasti, akan ada satu opsi yaitu kesenyapan, karena ini adalah salah satu keakraban mobil listrik. Kami pasti akan melakukan hal ini, ketika kami memiliki mobil listrik penuh pertama kami”.

Bos Lamborghini mengatakan bahwa fokus kendaraan listrik merek ini adalah sebagai mobil penjelajah “Gran Turismo” yang lebih tinggi dan bukan supercar yang ceper, sehingga memberikan parameter pengembangan yang berbeda.

Mobil ini juga akan lebih bertenaga dibandingkan mobil lain yang pernah dibuat oleh perusahaan seperti dilansir Antara.

“Kendaraan baterai-listrik memiliki bobot yang lebih tinggi daripada mobil bermesin ICE (bensin), dan ini adalah sesuatu yang harus kami imbangi, jadi lebih banyak tenaga pastinya. Kami berbicara tentang setidaknya satu megawatt (1.000kW), di mana kami berbicara tentang Lamborghini listrik penuh pertama. Ini penting untuk digarisbawahi,” imbuh Winkelmann. (aro)

Tags: kendaraanmobilotomotif

Berita Terkait.

Students Set Friday Deadline for Government to Respond to Demands After Meeting Gibran
Ekonomi

Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

Selasa, 16 Juni 2026 - 04:37
Seperempat Abad KNI: Tonggak Swasembada Amonium Nitrat Indonesia
Ekonomi

Seperempat Abad KNI: Tonggak Swasembada Amonium Nitrat Indonesia

Senin, 15 Juni 2026 - 23:38
A Quarter Century of KNI: A Milestone in Indonesia’s Ammonium Nitrate Self-Sufficiency
Ekonomi

A Quarter Century of KNI: A Milestone in Indonesia’s Ammonium Nitrate Self-Sufficiency

Senin, 15 Juni 2026 - 22:45
PLN Indonesia Power Dorong Ekonomi Sirkular lewat Program Sedekah Sampah untuk Pendidikan
Ekonomi

PLN Indonesia Power Dorong Ekonomi Sirkular lewat Program Sedekah Sampah untuk Pendidikan

Senin, 15 Juni 2026 - 21:11
BRI
Ekonomi

BRI Perluas Akses Investasi Global, Reksa Dana USD Kini Bisa Dibeli lewat BRImo

Senin, 15 Juni 2026 - 20:32
Uji Coba Cofiring Tahap II Sukses, PTBA Dorong Transisi Energi dengan Kaliandra Merah
Ekonomi

Uji Coba Cofiring Tahap II Sukses, PTBA Dorong Transisi Energi dengan Kaliandra Merah

Senin, 15 Juni 2026 - 20:17

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7053 shares
    Share 2821 Tweet 1763
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1768 shares
    Share 707 Tweet 442
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1041 shares
    Share 416 Tweet 260
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    990 shares
    Share 396 Tweet 248
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    908 shares
    Share 363 Tweet 227
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.