• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Ingin Kurangi Antrean Jemaah Haji, Inilah Strategi BPH

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Jumat, 28 Februari 2025 - 12:24
in Headline
Mochamad-Irfan-Yusuf

Kepala Badan Pelaksana Haji (BPH) Mochamad Irfan Yusuf. Foto: INDOPOSCO.ID / Dilianto

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Tak sekadar ingin terus menurunkan biaya haji, Badan Pelaksana Haji (BPH) berupaya ingin turut mengurangi lamanya antrean masa tunggu jemaah yang tiap tahun kian panjang.

Berkaitan dengan hal itu, Kepala Badan BP Haji Mochamad Irfan Yusuf mengatakan bahwa strategi untuk mengurangi antrean jemaah tentunya tidak bisa dilakukan sendiri oleh RI. Sebab, ini bergantung pada jatah kuota yang diberikan Saudi kepada Indonesia setiap tahunnya.

BacaJuga:

KJRI Istanbul Ungkap 9 WNI Misi Gaza Dipukul hingga Disetrum Militer Israel

9 WNI Ditahan Israel Bebas, DPR Apresiasi Diplomasi Cepat Pemerintah

9 WNI dalam Misi Kemanusiaan Gaza yang Ditahan Israel Dibebaskan

“Antrean haji ini memang kita tidak bisa melakukan (mengurai antrean, red) sendiri, karena tergantung dengan jatah kuota dari pemerintah Saudi,” ungkapnya kepasa wartawan di Gedung Kemenag RI, Jumat (28/2/2025).

Meski demikian, BP Haji akan melakukan berbagai hal guna mengurangi lamanya antrean agar masyarakat bisa secepatnya melaksanakan ibadah haji. Salah satunya meng-audit ulang data antrean yang tertera di Siskohat. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan jumlah antrean haji.

“Antrean itu di Siskohat akan kita audit ulang lagi. Benar nggak angka itu? Karena ada kemungkinan angka itu tidak terlalu benar, ada beberapa hal yang mungkin bisa mengurangi jumlah itu,” kata pria yang akrab disapa Gus Irfan itu menerangkan.

Lebih lanjut ia juga menjelaskan bahwa RI harus melihat visi Arab Saudi tahun 2030. Mereka mencanangkan jumlah jemaah haji mencapai 5 juta orang.

“Mereka mencanangkan haji bisa sampai 5 juta, artinya kan 2 kali lipat dari sekarang. Sehingga kalau itu terlaksana berarti juga kuota kita akan 2 kali lipat,” ungkapnya.

Dengan kuota sebanyak itu tentunya antrean haji yang panjang akan terurai. Oleh karenanya, RI membutuhkan persiapan yang matang agar dapat memanfaatkan kuota tersebut. Dalam hal ini, BP Haji menyatakan kesiapannya.

“Tapi tetap pertanyaannya siapkah kita? Jadi kalau kita sudah siap, kita pasti akan berusaha menambah, menambah, dan menambah. InsyaAllah kita siap,” demikian Gus Irfan membeberkan.

Sebelumnya, biaya haji 2025 sudah mengalami penurunan hingga Rp3 juta, meski begitu BPH juga menyatakan siap menjalankan perintah Presiden Prabowo Subianto untuk kembali menurunkan kembali biaya haji di tahun 2026. (dil)

Tags: BPHhajijemaah

Berita Terkait.

gaza
Headline

KJRI Istanbul Ungkap 9 WNI Misi Gaza Dipukul hingga Disetrum Militer Israel

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:42
wni
Headline

9 WNI Ditahan Israel Bebas, DPR Apresiasi Diplomasi Cepat Pemerintah

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:43
9 WNI dalam Misi Kemanusiaan Gaza yang Ditahan Israel Dibebaskan
Headline

9 WNI dalam Misi Kemanusiaan Gaza yang Ditahan Israel Dibebaskan

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:14
KPK Ungkap Rp12 Triliun Dana MBG Mengendap di Rekening Mitra BGN
Headline

KPK Ungkap Rp12 Triliun Dana MBG Mengendap di Rekening Mitra BGN

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:55
Berikan Kepastian Hukum Dam Haji, Timwas DPR Minta Kajian Ulama dan Pemerintah Disegerakan
Headline

KPK: MBG Belum Matang, Keberhasilan Cuma Diukur dari Kuantitas

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:15
MBG
Headline

KPK Sebut Sektor Pendidikan dan Kesehatan ‘Teriak’ Imbas Anggaran Digeser untuk MBG

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:23

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    2827 shares
    Share 1131 Tweet 707
  • Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jaksel dan Jaktim

    1223 shares
    Share 489 Tweet 306
  • Diduga Terlibat Kasus Narkoba, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Polda Kaltim

    805 shares
    Share 322 Tweet 201
  • Gempa Bumi Dangkal Magnitudo 4,4 Guncang Trenggalek di Jawa Timur

    731 shares
    Share 292 Tweet 183
  • IPA Convex 2026, Momentum Besar Industri Migas Menjawab Ancaman Krisis Energi

    829 shares
    Share 332 Tweet 207
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.