INDOPOSCO.ID – Wakil Ketua Komisi I DPR Sukamta menyambut gembira pembebasan sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang sebelumnya ditahan oleh tentara Israel saat menjalankan misi kemanusiaan di perairan Mediterania Timur sejak Senin (18/5/2026).
Sukamta menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Indonesia yang dinilai telah bekerja secara cepat, intensif, dan efektif dalam mengupayakan pembebasan para WNI tersebut.
“Alhamdulillah, kita menyambut baik dan bersyukur atas pembebasan para aktivis kemanusiaan Indonesia,” kata Sukamta dalam keterangannya, Jakarta, Jumat (22/5/2026).
Ia menegaskan bahwa keberhasilan pembebasan itu merupakan hasil kerja bersama berbagai lembaga negara Indonesia yang bergerak cepat dan terkoordinasi.
Menurutnya, peran aktif Kementerian Luar Negeri melalui komunikasi diplomatik intensif, koordinasi lintas negara, serta pendampingan terhadap para WNI menjadi faktor penting dalam proses pembebasan tersebut.
“Saya mengucapkan penghargaan dan apresiasi kepada Pemerintah Indonesia, khususnya Kementerian Luar Negeri RI, yang telah bekerja keras melakukan langkah-langkah diplomasi dan perlindungan terhadap warga negara Indonesia,” ujar Sukamta.
Ia juga mengapresiasi keterlibatan Kedutaan Besar Republik Indonesia di berbagai negara terkait yang terus melakukan pemantauan, komunikasi, dan fasilitasi selama proses penanganan berlangsung.
Selain itu, koordinasi pemerintah dengan otoritas penerbangan, imigrasi, serta unsur perlindungan WNI dinilai berjalan baik sehingga proses pemulangan dapat dilakukan secara aman.
“Kita melihat bagaimana negara hadir melindungi warga negaranya. Ini menunjukkan kerja sama yang baik antara Kementerian Luar Negeri, perwakilan diplomatik Indonesia di luar negeri, serta berbagai lembaga terkait dalam memastikan keselamatan para aktivis kemanusiaan Indonesia,” tutut Sukamta.
Lebih lanjut, ia menyanjung peran negara-negara sahabat, terutama Turki, atas bantuan dan dukungan yang diberikan selama proses evakuasi dan pemulangan para aktivis.
“Kami juga menyampaikan terima kasih kepada negara-negara sahabat, khususnya Turki, yang turut membantu proses perlindungan dan pemulangan para aktivis kemanusiaan tersebut,” imbuh politikus PKS itu.
Adapun sembilan WNI yang disandera oleh tentara Israel terdiri dari Andi Angga, Bambang Noroyono, Andre Prasetyo, Thoudy Badai, Heru Rahendro, Asad Aras, Hendro Prasetyo, Herman Budiyanto Sudarsono, dan Ronggo Wirasano. (dan)










