• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

KPK Ungkap Fakta Pahit MBG: Warga Cuma Dapat Makan, Uang Berputar di Kota Besar

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 21 Mei 2026 - 11:52
in Headline
Tray

Petugas dapur MBG sedang mengangkat ompreng berisi makanan sebelum didistribusikan ke penerima manfaat. Foto: Dok BGN

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kajian Direktorat Monitoring Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menunjukkan hal berbeda dari klaim pemerintah terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG). KPK menilai program tersebut belum tentu berdampak positif bagi perekonomian daerah.

“Kami sampaikan di sini masalah bahwa dampak program MBG ini nanti akan berputar ekonomi kerakyatan di desa, di kecamatan, di kabupaten. Tapi hasil kajian kami menunjukkan tidak seperti itu ya nanti ada datanya,” kata Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK Aminudin di Jakarta dikutip Kamis (21/5/2026).

BacaJuga:

Aset Hasil Kejahatan Dibidik, DPR Kebut UU Perampasan Aset

Temui Massa Aksi, Aher: Semua Punya Kecintaan yang Sama untuk Indonesia

Kerusuhan Pecah di Slipi: Pos Polisi Dibakar, Gas Air Mata Ditembakkan

Berdasarkan hasil kajian tersebut, KPK mengungkapkan bahwa perputaran uang dari program MBG di tingkat daerah masih sangat minim. Sebaliknya, perputaran uang terbesar dari program ini justru kembali mengalir ke kota-kota besar.

“Hasil kajian kami menunjukkan bahwa uang yang kembali ke daerah itu jumlahnya sangat minim di bawah 5 persen. Mayoritas perputaran uangnya itu kembali ke kota-kota besar ya,” ujar Aminudin.

Menurutnya, dampak ekonomi yang diharapkan muncul di daerah tidak akan terjadi karena sebagian besar pemasok program MBG masih didominasi oleh pihak-pihak dari kota besar.

“Jadi justru harapan alih-alih nanti perputaran ekonomi itu di daerah sehingga menimbulkan dampak ekonomi yang yang bagus buat wilayah itu, itu tidak terjadi karena sebagian besar ternyata supplier-nya masih didominasi oleh mereka yang ada di kota-kota besar,” kritiknya.

Ia menambahkan, dampak keberadaan program tersebut terhadap ekonomi masyarakat sekitar hampir tidak ada. Sejauh ini, hanya terbatas pada pemberian makan satu kali sehari per orang.

“Jadi dampaknya ke masyarakat sekitar ya mereka hanya bagian makan saja satu ompreng per orang per hari tapi dampak ekonomi yang lainnya enggak ada pun kalau ada sangat kecil sekali,” imbuhnya.

Ia menjelaskan bahwa kajian tersebut menggunakan beberapa metode yang lazim diterapkan oleh Direktorat Monitoring, meliputi Focus Group Discussion (FGD), wawancara dengan berbagai pihak, kunjungan lapangan (field review), serta analisis Corruption Risk Assessment (CRA) terhadap regulasi yang ada.

Kajian KPK mengenai program andalan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto itu dilakukan secara berkesinambungan sejak tahun 2025 dan difokuskan pada penganggaran sepanjang tahun 2026.(dan)

Tags: KPKmbgPerekonomian Daerah

Berita Terkait.

Habiburokhman
Headline

Aset Hasil Kejahatan Dibidik, DPR Kebut UU Perampasan Aset

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:42
Aher
Headline

Temui Massa Aksi, Aher: Semua Punya Kecintaan yang Sama untuk Indonesia

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:21
Pos-Polisi
Headline

Kerusuhan Pecah di Slipi: Pos Polisi Dibakar, Gas Air Mata Ditembakkan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:50
AMPB
Headline

Aksi di DPR Jadi Alarm Demokrasi, Akademisi: Jangan Dibalas Represi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:40
rupiah
Headline

Rupiah Tertekan, Demo DPR dan Sentimen Pemerintah Jadi Pemicu Pelemahan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 17:37
dasco
Headline

RUU Perampasan Aset Jadi Taruhan, Pimpinan DPR Siap Mundur Jika Gagal Disahkan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:16
RF
Olahraga

Jakarta Jadi Saksi, RF ONLINE NEXT Bawa Kejutan Besar untuk Player Indonesia

Editor Laurens Dami
Kamis, 27 Agustus 2026 - 23:03

INDOPOSCO.ID - Jakarta menjadi titik temu antara pengembang dan komunitas RF ONLINE NEXT. Netmarble menggelar “RF ONLINE NEXT, Event Apresiasi...

SelengkapnyaDetails
Persija

TC di Thailand Usai, Shin Tae-yong Pamerkan Persija yang Berbeda

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:02
Pemain-Persib

Persib Rilis 32 Pemain untuk 4 Kompetisi, Duo Timnas Turut Hiasi Skuad

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:40
Gustavo Almeida Cabut, Persija Mulai Era Baru di Lini Depan

Gustavo Almeida Cabut, Persija Mulai Era Baru di Lini Depan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:40
Hasil Liga Inggris: City Comeback Dramatis, Liverpool Selamat di Ujung Laga

Hasil Liga Inggris: City Comeback Dramatis, Liverpool Selamat di Ujung Laga

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:56

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.