INDOPOSCO.ID – Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid (HNW) meminta kepada pemerintah untuk secepatnya melakukan aksi nyata untuk membebaskan warga negara Indonesia (WNI) yang diculik oleh tentara Israel.
“Pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) sudah mengeluarkan pernyataan keras mengecam aksi penculikan itu. Tapi kami minta jangan hanya pernyataan saja, harus ada aksi nyata,” kata Hidayat kepada indoposco.id, Selasa (19/5/2026).
“Ikan sepat ikan gabus, lebih cepat lebih bagus. Jadi aksi nyata itu tidak menunggu esok hari,” imbuhnya.
Ia menyebut, ada 5 WNI yang diculik oleh tentara zionis, 4 di antaranya pekerja media atau wartawan dan 1 orang lainnya aktivis kemanusiaan.
“Negara zionis Israel telah melakukan pembunuhan terhadap lebih dari 260 orang wartawan. Dan jumlah tersebut lebih besar dari total jumlah korban wartawan tewas saat perang dunia 1, ditambah perang dunia 2, ditambah perang Korea, ditambah perang Afganistan, ditambah perang Irak dan ditambah perang di Ukraina,” bebernya .
“Artinya Israel luar biasa jahatnya terhadap wartawan, termasuk pada penculikan 4 wartawan Indonesia,” imbuhnya.
Ia meminta Indonesia secepatnya untuk melakukan kerja sama dengan negara-negara yang warga negaranya menjadi korban penculikan tersebut. Apalagi negara Indonesia menjadi ketua Dewan HAM PBB.
“Mereka (para wartawan, red) ini berangkat ke sana tidak untuk melakukan kegiatan yang bertentangan dengan hukum internasional,” tegasnya.
Sebelumnya, 5 dari 9 partisipan misi kemanusiaan delegasi Global Sumud Flotila menjadi korban penculikan tentara Israel. Aksi tentara zionis dilakukan di Kapal Global Sumud Flotila yang tengah berlayar di perairan Internasional.(nas)










