• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Ucapan Prabowo tentang Dolar Tuai Kecamam, Ini Kata Pengamat dan Ekonom

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Senin, 18 Mei 2026 - 20:10
in Headline
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sambutan saat groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri serta launching operasional 166 SPPG Polri Tahun 2026 di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Foto: BPMI Setpres

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sambutan saat groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri serta launching operasional 166 SPPG Polri Tahun 2026 di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Foto: BPMI Setpres

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pernyataan Presiden Prabowo Subianto terkait warga desa yang disebut tidak memegang dolar AS memantik kecaman publik yang terus meluas. Pernyataan tersebut dianggap tidak pantas dilontarkan oleh seorang presiden yang seharusnya paham tentang ekonomi global dan segala dampaknya.

Ekonom sekaligus analis pasar modal Ferry Latuhihin menilai, pernyataan Prabowo tidak tepat karena kenaikan dolar AS berdampak langsung pada harga kebutuhan pokok yang dikonsumsi masyarakat sehari-hari, termasuk warga desa.

BacaJuga:

Prabowo Ungkap Alasan Tak Segera Datang ke NTT Usai Gempa M 7,7

Waow, Rendang 2,2 Ton Meluncur ke Korban Terdampak Gempa Bumi di NTT

Prabowo Ungkap Operasi Besar Pemerintah Redam Karhutla di Sejumlah Wilayah

“Salah Pak, kalau dolar naik Pak, semua orang kena Pak bukan cuma orang desa aja, orang utan juga kena. Bapak inget, impor BBM bayarnya pakai apa, kalau bukan dolar? Kalau dollar naik, apalagi harga minyak naik, semua orang kena Pak,” kata Ferry dalam video yang diunggah akun X Hendri Satrio, @satriohendri.

Ferry mencontohkan kenaikan harga minyak goreng yang disebutnya sudah melonjak sekitar 25 persen, dari Rp36 ribu menjadi Rp45 ribu per liter. Menurut dia, kondisi itu menjadi gambaran nyata bagaimana penguatan dolar ikut memengaruhi harga barang di pasar domestik.

Tak hanya minyak goreng, ia juga menyinggung sejumlah komoditas impor lain seperti gula, kedelai untuk bahan tahu dan tempe, jagung, hingga beras yang transaksinya menggunakan dolar AS. Dampaknya, kenaikan nilai tukar dolar disebut akan ikut mendorong harga kebutuhan masyarakat di desa-desa.

“Jadi Bapak salah kalau Bapak billing orang desa, orang kampung tidak megang dolar tuh enggak berpengaruh (harga dolar naik) kepada mereka. Memang mereka enggak megang dolar, megang rupiah aja kadang-kadang kok namanya orang desa tidak punya income tetap. Tapi kalau bapak bilang orang desa tidak pegang dolar dan tidak jadi korban (kenaikan harga) dolar bapak salah,” tegas Ferry.

Berbeda dengan pendapat para ekonom, analis komunikasi politik Hendri Satrio justru berpendapat yang paling beda. Dia menilai pernyataan Prabowo sarat nuansa nasionalisme. Menurut pria yang akrab disapa Hensa itu, Prabowo sedang mencoba membangun keyakinan bahwa fondasi ekonomi masyarakat Indonesia masih bertumpu pada rupiah dan kekuatan domestik.

“Dari sisi komunikasi publik, ini nasionalis, pernyataan ini efektif untuk membangun narasi bahwa pemerintah memahami dan dekat dengan kehidupan masyarakat bawah. Ini cara nasionalis untuk menenangkan khawatir publik soal fluktuasi dolar, sekaligus mengajak fokus pada produksi dalam negeri,” ujar Hensa melalui gawai, Senin (18/5/2026).

Menurutnya, penyederhanaan isu ekonomi seperti ini lazim dipakai pemimpin politik agar persoalan rumit lebih mudah dipahami masyarakat akar rumput. Meski demikian, Hensa mengingatkan agar pesan semacam itu tetap dibarengi penjelasan yang utuh supaya tidak menimbulkan tafsir keliru di tengah publik. (her)

Tags: Dampak Harga PokokdolarFerry LatuhihinHendri SatrioHensaKritik Kebijakan Ekonominilai tukar rupiah

Berita Terkait.

Prabowo Ungkap Alasan Tak Segera Datang ke NTT Usai Gempa M 7,7
Headline

Prabowo Ungkap Alasan Tak Segera Datang ke NTT Usai Gempa M 7,7

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:56
Warga-Terdampak
Headline

Waow, Rendang 2,2 Ton Meluncur ke Korban Terdampak Gempa Bumi di NTT

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:20
Prabowo
Headline

Prabowo Ungkap Operasi Besar Pemerintah Redam Karhutla di Sejumlah Wilayah

Rabu, 26 Agustus 2026 - 07:49
Prabowo Bicara Maulid Nabi dari Bali: Jangan Hanya Berdoa, Kita Harus Berkarya
Headline

Prabowo Bicara Maulid Nabi dari Bali: Jangan Hanya Berdoa, Kita Harus Berkarya

Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:30
Prabowo Bicara Maulid Nabi dari Bali: Jangan Hanya Berdoa, Kita Harus Berkarya
Headline

Korban Meninggal Gempa NTT Bertambah Jadi 103 Orang, Perempuan Terbanyak 

Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:05
Revaldo
Headline

Tak Kapok, Aktor Revaldo Kembali Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:09
Persija
Olahraga

TC di Thailand Usai, Shin Tae-yong Pamerkan Persija yang Berbeda

Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:02

INDOPOSCO.ID - Dua pekan di Thailand bukan sekadar perjalanan pramusim bagi Persija. Dari panasnya latihan fisik di Hua Hin hingga...

SelengkapnyaDetails
Pemain-Persib

Persib Rilis 32 Pemain untuk 4 Kompetisi, Duo Timnas Turut Hiasi Skuad

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:40
Gustavo Almeida Cabut, Persija Mulai Era Baru di Lini Depan

Gustavo Almeida Cabut, Persija Mulai Era Baru di Lini Depan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:40
Hasil Liga Inggris: City Comeback Dramatis, Liverpool Selamat di Ujung Laga

Hasil Liga Inggris: City Comeback Dramatis, Liverpool Selamat di Ujung Laga

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:56
Luis-Diaz

Bekuk Dortmund di Signal Iduna Park, Bayern Angkat Trofi Piala Super Jerman 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:02

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.