INDOPOSCO.ID – Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari menuturkan, merujuk prakiraan cuaca selama dasarian pertama di Februari 2025, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi sebagian besar wilayah Indonesia masih berpeluang terjadi hujan dengan kriteria rendah hingga tinggi antara 50 – 200 mm.
Menurut dia wilayah tersebut di antaranya mencakup selatan Sumatera, Kalimantan bagian tengah, hampir seluruh Pulau Jawa, Sulawesi bagian selatan, sebagian besar wilayah gugusan kepulauan Sunda Kecil dan Papua bagian tengah.
“Gelombang tinggi air laut 1,25-2,5 Meter juga masih berpotensi terjadi hingga 5 Februari 2025 mendatang. Meliputi beberapa wilayah perairan meliputi Selat Malaka bagian utara, Samudera Hindia bagian barat Aceh dan Kepulauan Mentawai,” beber Abdul Muhari dalam keterangan, Minggu (2/2/2025).
Selain itu, masih ujar Muhari, potensi gelombang juga terjadi di Laut Natuna bagian utara, Selat Karimata, Laut Jawa, Laut Bali, Laut Sumbawa, Laut Flores, Selat Makassar, Laut Sulawesi bagian barat dan timur, Laut Maluku dan Laut Seram.
Ia juga menyebut, untuk tinggi gelombang air laut antara 2,5-4.0 meter berpeluang terjadi di Samudera Hindia bagian barat Bengkulu dan Lampung, Samudera Hindia bagian barat Banten hingga Jawa Barat, Samudera Pasifik utara Maluku hingga Papua, Laut Banda dan Laut Arafuru.
“Masyarakat dan pemerintah daerah harus senantiasa meningkatkan kewaspadaan, kesiapsiagaan dan upaya mitigasi,” katanya. (nas)










