• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Dorong Pencapaian Target Swasembada Pangan dan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen, DJPB KKP Genjot 5 Komoditas Unggulan

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Jumat, 24 Januari 2025 - 09:50
in Ekonomi
bowo

Presiden Probowo Subianto didampingi Menteri Kelautan dan Perikanan (Menteri KP) Sakti Wahyu Trenggono (kanan) dan Wakil Menteri (Wamen) Didit Herdiawan melakukan penebaran benih ikan nila pada saat mengunjungi modeling kawasan Tambak Budi Daya Ikan Nila Salin (BINS) di Balai Layanan Usaha Produksi Perikanan Budi Daya (BLUPPB) Karawang, Jawa Barat. (ist)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus berupaya mendorong pencapaian target swasembada pangan dan pertumbuhan ekonomi 8 persen 2025. Salah satunya melalui subsektor perikanan budi daya, Direktorat Jenderal Perikanan Budi Daya (DJPB) yaitu mengembangkan budi daya air laut, tawar, payau yang berkelanjutan.

DJPB terus mengimplementasikan program ekonomi biru yang diinisiasi Menteri Kelautan dan Perikanan (Menteri KP), Sakti Wahyu Trenggono dengan menempatkan kepentingan ekologi sebagai panglima yaitu melalui program modeling pada 5 komoditas unggulan ekspor yaitu udang, tilapia, rumput laut, lobster dan kepiting.

BacaJuga:

Perkuat Ketahanan Pangan, HIPMI Serukan Hilirisasi Kelapa Sawit

Citroën Lanjutkan Penyerahan Unit Ë-C3 All Electric Tahap II untuk Bisnis PT Express

Kecerdasan Buatan Jadi Akselerator Utama Produktivitas Developer Indonesia

Kinerja sektor perikanan budi daya menorehkan catatan positif di tahun 2024 lalu. Program-program ekonomi biru Menteri Sakti Wahyu Trenggono berhasil meningkatkan produksi perikanan budi daya sebesar 13,64% dari tahun sebelumnya, khususnya untuk lima komoditas unggulan ekspor di antaranya udang, rumput laut, dan nila salin.

Tahun 2024, total produksi ikan hasil budi daya mencapai 6,37 juta ton, meningkat 13,64% dari tahun sebelumnya. Sedangkan produksi rumput laut mencapai 10,80 juta ton, meningkat sebesar 10,82% dari tahun sebelumnya.

1

Kenaikan produksi tersebut diikuti tren positif peningkatan nilai rata-rata pendapatan pembudidaya ikan. Nilai rata-rata pendapatan pembudidaya mencapai Rp 5.136.547 atau meningkat sebesar 4,55% dari tahun sebelumnya. Nilai ini lebih tinggi jika dibandingkan dengan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) di beberapa daerah.

“Ini artinya ada pertumbuhan perekonomian. Kondisi ini memperlihatkan upaya KKP telah melampaui dari tahun sebelumnya dalam mengimplementasikan salah satu pilar kebijakan ekonomi biru, yaitu mengembangkan budi daya air laut, tawar, payau yang berkelanjutan,” papar Direktur Jenderal Perikanan Budi Daya, Tb Haeru Rahayu.

2

Selain itu, upaya DJPB dalam peningkatan produksi perikanan budi adaya yaitu melalui program kampung perikanan budi daya (KPB) yang dilakukan melalui bisnis model pembangunan terintegrasi dari hulu on farm hingga hilir. Serta rencana program revitalisasi tambak idle di wilayah Pantai Utara (Pantura) Jawa akan dimulai tahun 2025. Pada tahap awal, revitalisasi akan dilaksanakan di wilayah Jawa Barat (Bekasi, Karawang, Subang, dan Indramayu).

Pembangunan modeling mengedepankan prinsip keberlanjutan lingkungan serta mengutamakan penyerapan tenaga kerja lokal. Diharapkan dari program pembangunan modeling Budi Daya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) di Kebumen, Jawa Tengah dapat meningkatkan produktivitas, menciptakan lapangan pekerjaan, peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal dan peningkatan PNBP. Harapan yang sama dari Pembangunan Modeling Budi Daya Ikan Nila Salin (BINS) di Karawang, Jawa Barat.

3

Modeling budi daya rumput laut selain telah terbangun di Wakatobi. Saat ini, KKP juga tengah dalam program pembangunan modeling rumput laut di Maluku Tenggara dan Rote Ndao. Pembangunan modeling budi daya lobster di Batam juga diharapkan dapat meningkatkan produktivitas, menciptakan lapangan pekerjaan, peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal dan peningkatan PNBP.

Terakhir, pembangunan modeling budi daya kepiting yang baru selesai pembangunannya di Pasuruan Jawa Timur.

KKP memastikan program revitalisasi tambak akan mengedepankan kelestarian ekologi dengan menekankan sistem budi daya berkelanjutan. Nantinya akan dibangun Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) untuk mengolah air limbah dan juga vegetasi di luaran tambak yang berfungsi sebagai filter agar air yang dialirkan kembali ke laut tidak mencemari lingkungan.

Pada tahun 2024 subsektor perikanan budi daya mencapai tren positif, nilai rata-rata pendapatan pembudidaya mencapai Rp 5.136.547,- atau meningkat sebesar 4,55% dari tahun sebelumnya. Nilai ini lebih tinggi jika dibandingkan dengan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) di beberapa daerah.

Selain itu Berdasarkan data dari Kementerian Keuangan sampai dengan 31 Desember 2024, perolehan PNBP sektor perikanan budi daya mencapai Rp 110,37 miliar, atau melebihi dari target yang sudah ditetapkan.

Perolehan PNBP ini merupakan akumulasi dari PNBP Satuan Kerja Badan Layanan Umum (BLU) sebesar Rp 87,09 miliar dan Satuan Kerja Ditjen Perikanan Budi Daya sebesar Rp 23,28 miliar.

“Upaya menggenjot produksi perikanan budi daya sudah menjadi keharusan KKP dalam mendukung pencapaian target swasembada pangan,” tutupnya. (*)

Tags: DJPB KKPkomoditas unggulanPertumbuhan Ekonomiswasembada pangan

Berita Terkait.

sawit
Ekonomi

Perkuat Ketahanan Pangan, HIPMI Serukan Hilirisasi Kelapa Sawit

Minggu, 26 April 2026 - 09:51
Penyerahan
Ekonomi

Citroën Lanjutkan Penyerahan Unit Ë-C3 All Electric Tahap II untuk Bisnis PT Express

Sabtu, 25 April 2026 - 23:22
Oon-Arfiandwi
Ekonomi

Kecerdasan Buatan Jadi Akselerator Utama Produktivitas Developer Indonesia

Sabtu, 25 April 2026 - 22:41
Penumpang
Ekonomi

Pemerintah Tanggung PPN Tiket Pesawat Ekonomi Selama 60 Hari

Sabtu, 25 April 2026 - 22:21
FIFA-Gift
Ekonomi

FIFA Gift Hadirkan Pengalaman Menonton Piala Dunia 2026 dan Final UCL Lebih dan Berhadiah

Sabtu, 25 April 2026 - 12:39
IPA Convex Ke-50, Pemerintah-Industri Satukan Strategi Amankan Pasokan Energi
Ekonomi

IPA Convex Ke-50, Pemerintah-Industri Satukan Strategi Amankan Pasokan Energi

Sabtu, 25 April 2026 - 11:31

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1353 shares
    Share 541 Tweet 338
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    902 shares
    Share 361 Tweet 226
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    911 shares
    Share 364 Tweet 228
  • House of Representatives Urges Non-Subsidized Fuel Price Hike Not to Burden Public

    695 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Tragedi Kebakaran Tanjung Duren, DPRD Sebut Bukti Kegagalan Pemprov Jakarta

    690 shares
    Share 276 Tweet 173
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.