• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

6 Juta Warga Haiti Alami Krisis Kemanusiaan Serius, PBB: Butuh Bantuan

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Kamis, 23 Januari 2025 - 23:58
in Internasional
haiti

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Rabu (22/1/2025) melaporkan lebih dari 6 juta orang di Haiti, atau sekitar setengah dari penduduk negara tersebut, sangat membutuhkan bantuan kemanusiaan. Foto : Antara/Anadolu/py

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Rabu (22/1/2025) melaporkan lebih dari 6 juta orang di Haiti, atau sekitar setengah dari penduduk negara tersebut, sangat membutuhkan bantuan kemanusiaan.

“Krisis keamanan yang memburuk secara signifikan telah memengaruhi kerja Perserikatan Bangsa-Bangsa,” ujar Maria Isabel Salvador, Perwakilan Khusus Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres untuk Haiti, dalam pertemuan Dewan Keamanan PBB.

BacaJuga:

Tuntut AS Bebaskan Kapal Touska, Iran Ingatkan Konsekuensi Besar

Berpacu dengan Waktu, Pakistan Menanti Kepastian Iran Terkait Dialog Damai dengan AS

Arogan! Trump Ancam Gempur Iran di Tengah Rapuhnya Upaya DiplomasiI

Memperingatkan bahwa krisis kemanusiaan telah mencapai “tingkat yang mengkhawatirkan,” Salvador menjelaskan:

“Lebih dari 6 juta orang — hampir setengah populasi — memerlukan bantuan kemanusiaan, dengan 3,9 juta di antaranya menjadi target penerima bantuan,”.

“Jumlah orang yang mengungsi di dalam negeri telah meningkat tiga kali lipat menjadi lebih dari 1 juta, dengan lebih dari separuhnya adalah anak-anak.”

Dia menambahkan bahwa lokasi pengungsian kekurangan layanan dasar seperti air bersih, sanitasi, dan pendidikan, sementara ketahanan pangan memengaruhi 48 persen populasi.

“Hampir 2 juta orang berada dalam kondisi darurat (fase IPC 4) dan 6.000 orang dalam kondisi bencana (fase IPC 5),” katanya.
Salvador juga menyoroti bahwa situasi semakin diperburuk oleh meluasnya kekerasan..

“Sebagai tanggapan atas penangguhan penerbangan ke Port-au-Prince dan kekerasan yang meluas, PBB memutuskan untuk sementara mengurangi kehadirannya di ibu kota,” jelasnya.

Meskipun menghadapi tantangan tersebut, ia menyebutkan bahwa PBB tetap melanjutkan misi penyelamatan jiwa, dengan 700 misi telah dilakukan hanya dalam tiga bulan terakhir.

“PBB tetap berkomitmen untuk meningkatkan kehadirannya segera setelah kondisi keamanan memungkinkan,” ujar Salvador.

Ia juga menyerukan kepada para donor untuk memberikan kontribusi yang signifikan terhadap Rencana Tanggap Kemanusiaan 2025, yang membutuhkan dana sebesar 908 juta dolar AS (sekitar Rp14,8 triliun).

Haiti telah menghadapi gelombang kekerasan geng selama beberapa tahun terakhir, yang diperburuk oleh pembunuhan Presiden Jovenel Moise pada 2021.

Geng-geng kekerasan menguasai hingga 80 persen wilayah Port-au-Prince dan meneror penduduk melalui pembunuhan, penculikan, serta pemerkosaan, tanpa tanda-tanda bahwa situasi ini akan segera berakhir seperti dilansir Antara.

Menurut PBB, Kepolisian Nasional Haiti hanya memiliki sekitar 9.000 petugas untuk menjaga keamanan bagi lebih dari 11 juta penduduk. (aro)

Tags: Haitikelaparanpbb

Berita Terkait.

Tuntut AS Bebaskan Kapal Touska, Iran Ingatkan Konsekuensi Besar
Internasional

Tuntut AS Bebaskan Kapal Touska, Iran Ingatkan Konsekuensi Besar

Rabu, 22 April 2026 - 00:31
Berpacu dengan Waktu, Pakistan Menanti Kepastian Iran Terkait Dialog Damai dengan AS
Internasional

Berpacu dengan Waktu, Pakistan Menanti Kepastian Iran Terkait Dialog Damai dengan AS

Selasa, 21 April 2026 - 23:49
Arogan! Trump Ancam Gempur Iran di Tengah Rapuhnya Upaya DiplomasiI
Internasional

Arogan! Trump Ancam Gempur Iran di Tengah Rapuhnya Upaya DiplomasiI

Selasa, 21 April 2026 - 23:21
bagher
Internasional

Iran Kecam Diplomasi Paksa Trump: Negosiasi Bukan Berarti Penyerahan Diri

Selasa, 21 April 2026 - 09:38
Tak Hanya Jadi Penonton, Alumni PMII Harus Berikan Manfaat Nyata bagi Masyarakat 
Internasional

Rusia Desak AS-Iran Lanjutkan Dialog demi Stabilitas Global

Senin, 20 April 2026 - 23:59
Kasus Longsor Bantargebang, KLH Tetapkan Mantan Kadis LH Jakarta Tersangka
Internasional

China Peringatkan AS Usai Penyitaan Kapal Kargo Iran di Selat Hormuz

Senin, 20 April 2026 - 20:01

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1264 shares
    Share 506 Tweet 316
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    874 shares
    Share 350 Tweet 219
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    758 shares
    Share 303 Tweet 190
  • Catat Tanggalnya! Dividen BBRI Rp52,1 Triliun Siap Dibagikan untuk Pemegang Saham

    735 shares
    Share 294 Tweet 184
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    731 shares
    Share 292 Tweet 183
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.