• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Survei KedaiKOPI: Kedermawanan Masyarakat Indonesia Bisa Bantu Makan Bergizi Gratis

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Rabu, 8 Januari 2025 - 20:50
in Nasional
kpi

Direktur Riset dan Komunikasi Lembaga Survei KedaiKOPI Ibnu Dwi Cahyo. Foto: Dokumen KedaiKOPI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Indonesia kembali meraih predikat sebagai negara paling dermawan di dunia menurut World Giving Index (WGI) 2024 yang dirilis oleh Charities Aid Foundation (CAF). Ini adalah tahun ketujuh berturut-turut Indonesia menduduki posisi teratas, setelah berhasil menyalip Myanmar pada tahun 2017. Survei yang dilakukan pada tahun 2023 ini melibatkan 145.702 peserta dari 142 negara dan wilayah.

Berdasarkan itu, Lembaga Survei KedaiKOPI melakukan riset dan hasil dari survei tersebut menunjukkan semangat berbagi yang tinggi di kalangan masyarakat Indonesia.

BacaJuga:

Wamenag: Penguatan Pendidikan Vokasi di Madrasah Penuhi Kebutuhan Dunia Industri

Label Nutri Level Dinilai Setengah Hati, Kemenkes Terlalu Kompromistis dengan Industri

Komisi X DPR: TKA Jadi Kunci Pemetaan Pendidikan Nasional, Tapi Perlu Evaluasi Menyeluruh

Direktur Riset dan Komunikasi Lembaga Survei KedaiKOPI Ibnu Dwi Cahyo menjelaskan, survei yang dilakukan pada bulan Desember 2024 melibatkan 1.116 responden, di mana 92,6 persen di antaranya melakukan donasi sepanjang tahun 2024. Bahkan, 77,8 persen dari sektor informal juga berpartisipasi dalam kegiatan donasi.

“Dari seluruh responden, 95,1 persen menilai bahwa donasi sangat penting. Jadi, tidak mengherankan bila masyarakat Indonesia menempati posisi pertama dalam World Giving Index selama tujuh tahun berturut-turut,” kata Ibnu dalam keterangan persnya, Rabu (8/1/2025).

Menurutnya, tingginya angka kedermawanan masyarakat Indonesia menjadi hal positif yang dapat membantu sesama, bahkan berpotensi mendukung program-program pemerintah.

Ibnu menambahkan, masyarakat Indonesia memiliki sejarah panjang dalam membantu negara, mulai dari masa kemerdekaan hingga saat ini.

“Masyarakat kita yang sangat dermawan ini punya rekam sejarah dalam membantu negara. Jadi, saat program pro-rakyat pemerintah seperti makan bergizi gratis mengalami kendala, saya yakin masyarakat akan membantu,” ujarnya.

“Belum lagi, Presiden Prabowo memberi teladan dengan menggunakan uang pribadinya dalam percobaan makan bergizi gratis di beberapa daerah,” sambungnya.

Ibnu juga menekankan keikutsertaan masyarakat dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) harus tetap sesuai dengan aturan yang ada.

Bantuan donasi tidak hanya berupa uang, tetapi juga tenaga dan peralatan yang berguna dalam pelaksanaan program tersebut.

“Dari hasil survei kami, terlihat masyarakat sudah biasa membantu dengan apa yang mereka miliki. Donasi uang mencapai 87,4 persen, donasi barang 65,1 persen, dan mendonasikan waktu serta tenaga sebagai relawan sebesar 29,6 persen. Ini menunjukkan semangat gotong royong masyarakat Indonesia yang masih tinggi, yang merupakan modal bagus untuk menjaga kerukunan dan kesatuan bangsa,” tegasnya.

Ibnu menambahkan pemerintah sebaiknya membuka peluang bagi masyarakat yang ingin membantu program MBG, dengan membuat mekanisme yang jelas.

“Dorongan masyarakat untuk berbagi dan berdonasi di dalam negeri sangat besar, dengan keinginan mereka membantu mencapai angka 98,2 persen. Tentu pemerintah bisa mengajak berbagai lembaga kemanusiaan untuk bersama masyarakat menyukseskan program MBG ini,” terangnya.

Lebih lanjut, alumnus Ibnu menyatakan kedermawanan masyarakat Indonesia yang tinggi juga dapat menjadi alat diplomasi bagi pemerintah.

Masyarakat Indonesia menunjukkan kepedulian terhadap isu kemanusiaan di berbagai belahan dunia, termasuk di Timur Tengah.

“Kepedulian masyarakat Indonesia terhadap isu kemanusiaan tidak hanya disalurkan melalui media sosial, tetapi juga melalui bantuan yang banyak disalurkan oleh lembaga kemanusiaan. Ini seharusnya menjadi alat diplomasi yang kuat bagi pemerintah, khususnya Kementerian Luar Negeri. Menlu Sugiono dapat merangkul banyak elemen masyarakat dalam menyukseskan tercapainya perdamaian dunia, sesuai cita-cita founding father kita,” jelas Ibnu. (dil)

Tags: Makan Bergizi GratisSurvei KedaiKOPIWorld Giving Index

Berita Terkait.

kemenag
Nasional

Wamenag: Penguatan Pendidikan Vokasi di Madrasah Penuhi Kebutuhan Dunia Industri

Minggu, 19 April 2026 - 17:17
Air-Minum-Dalam-Kemasan
Nasional

Label Nutri Level Dinilai Setengah Hati, Kemenkes Terlalu Kompromistis dengan Industri

Minggu, 19 April 2026 - 15:02
Viral Napi Korupsi Terlihat Ngopi di Kafe, DPR Dorong Sanksi dan Evaluasi Menyeluruh
Nasional

Komisi X DPR: TKA Jadi Kunci Pemetaan Pendidikan Nasional, Tapi Perlu Evaluasi Menyeluruh

Minggu, 19 April 2026 - 06:45
Viral Napi Korupsi Terlihat Ngopi di Kafe, DPR Dorong Sanksi dan Evaluasi Menyeluruh
Nasional

Perkuat Riset Nasional, Kemendiktisaintek dan BRIN Dorong Penguatan Peta Jalan

Minggu, 19 April 2026 - 05:14
Viral Napi Korupsi Terlihat Ngopi di Kafe, DPR Dorong Sanksi dan Evaluasi Menyeluruh
Nasional

Viral Napi Korupsi Terlihat Ngopi di Kafe, DPR Dorong Sanksi dan Evaluasi Menyeluruh

Minggu, 19 April 2026 - 04:23
miinuman
Nasional

DPR RI Soroti Risiko Bias Kebijakan Label Gizi di Pangan Siap Saji, jika Pengawasan Lemah

Sabtu, 18 April 2026 - 15:55

BERITA POPULER

  • Prabowo

    Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    908 shares
    Share 363 Tweet 227
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    757 shares
    Share 303 Tweet 189
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    765 shares
    Share 306 Tweet 191
  • ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2528 shares
    Share 1011 Tweet 632
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.