• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Awalnya Diragukan Lantas Diandalkan, Cerita 80 Tahun Lapangan Minas

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Jumat, 13 Desember 2024 - 10:20
in Ekonomi
PERTACO

Pompa angguk tertua di Minas sekaligus menandai temuan sumur minyak pertama. Foto: Dokumen PHR

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Lapangan Minas di Pertamina Hulu Rokan (PHR) memiliki perjalanan panjang, selama 80 tahun sumber minyak yang bersejarah ini masih terus produktif sebagai jantung operasi yang memompa energi bagi Indonesia.

Andai saja kesabaran itu benar-benar setipis kertas, mungkin Lapangan Minas tak pernah ditemukan. Sejarah temuan sumber migas di Wilayah Kerja Rokan, khususnya di Minas penuh dengan lika liku. Kalau bukan karena keteguhan dan upaya yang tidak kenal menyerah dari tim Geolog asal Amerika Serikat, Minas atau bahkan PHR tidak menjadi bagian dalam sejarah awal eksplorasi minyak di Riau.

BacaJuga:

Air Melimpah dan Modal Terjamin, Pokdakan Ngupoyo Mino Sleman Siap Ekspansi Pasok Ikan di Jogja

PHR Zona 4 Pacu Produksi Migas, GNK-115 Jadi Bukti Inovasi Pengeboran

Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda, BRI Peduli Dukung Gerai CERDAS PeKA di Unair

Pada tahun 1924 para geolog mencoba peruntungannya di Hindia Belanda setelah menempuh 35 hari perjalanan menggunakan kapal dari San Fransisco. Mereka adalah salah satu tim pertama yang datang. Untuk bisa beroperasi, mereka mendirikan perusahaan bernama NPPM (Netherlandsche Pacific Petroleum Maatschappij) pada 1930.

Sempat dicibir karena setelah 10 tahun tidak mampu menghasilkan minyak, para geolog NPPM tetap teguh pada keyakinannya jika suatu hari hasil jerih payah mereka akan terbayar lunas. Pasalnya, pada 1930 geolog Belanda membuat kebijakan bertajuk ‘Policy of Prudence’. Salah satu informasi pentingnya yakni menyatakan tidak ada sumber minyak di area Sumatera Tengah – sekarang Riau.

Kawasan itu, menurut para Geolog Belanda merupakan lapisan tanah didominasi endapan batuan granit. Dengan kata lain, mustahil mengandung hidrokarbon. Kebijakan itu ditengarai bertujuan melindungi kepentingan Perusahaan Belanda, terutama Royal Dutch Shell sekaligus menghambat masuknya Perusahaan asing lain ke Hindia Belanda.

Meski demikian, data yang terungkap justru menyatakan hal sebaliknya. Pada 1938, setelah melakukan pengeboran di sekitar 3 ribu sumur, geolog NPPM menemukan cekungan (dome) besar di area Minas.

Hasilnya, titik pertama ditemukan di Sebanga, hulu Sungai Sebanga, di Bengkalis. Temuan rembesan gas di Sebanga adalah pertanda awal adanya kandungan minyak di area itu. Inilah penemuan migas pertama di Riau. Kemudian sekitar 7 bulan berselang, potensi minyak lain juga ditemukan di Lapangan Duri, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau.

Dari temuan awal itu, pada 1941 dibangunlah anjungan pengeboran di lokasi yang disebut Minas, Siak. Investasi peralatan bernilai jutaan dollar pun kemudian dipasang. Sayang, momen berikutnya harus tertunda karena kedatangan Jepang sehingga pengeboran urung selesai dilakukan.

Kerja keras para geolog pada akhirya diambil alih tentara Jepang saat momen Perang Dunia II pecah. Minas sempat ditinggalkan dan Jepang mengambil alih dengan membawa unit teknis khusus untuk mendulang minyak sebanyak mungkin. Tepat pada 1 Desember 1943 Jepang menemukan sumur minyak Minas #1. Baru kemudian pada tahun 1944 dicatat Sejarah baru, Lapangan Minas resmi ditemukan setelah tantara Jepang mengebor minyak hingga kedalaman 2.107 kaki atau sekitar 700 meter.

Nama Minas diambil dari nama perkampungan suku Sakai yang berdekatan dengan lokasi ditemukannya Lapangan Minas. Konon menurut informasi warga, Minas adalah nama pohon Minei yang buahnya dikenal sebagai bahan baku minyak goreng.

Setelah ditemukan pada 1941 dan mulai berproduksi pada 1954, area yang memiliki luas 67,28 kilometer persegi (km2) di Provinsi Riau ini telah menghasilkan lebih dari 2,75 miliar barel minyak mentah. Menasbihkan diri sebagai salah satu ladang minyak paling besar dan produktif di Indonesia, meski sumur di Minas dikenal tua.

Sebagai sumur minyak tua, Minas telah melewati tantangan zaman dan alam meskipun mengalami penurunan produksi alamiah. PHR mampu menahan laju penurunan di Minas, dari rata-rata 11 persen per tahun menjadi 6 persen. Sejumlah inovasi teknologi diterapkan.

Diantaranya, PHR WK Rokan akan meningkatkan produksi minyak dari Blok Rokan melalui rencana pengembangan Chemical Enhanced Oil Recovery (CEOR) Minas Stage-1. Langkah ini diambil setelah Direktur Utama PHR, Rubi Mulyawan, menyetujui Final Investment Decision (FID) CEOR Minas pada 30 Juni 2024 lalu.

Rencananya, injeksi pertama akan dilkakukan pada 2025 Desember mendatang dengan potensi produksi puncak dari CEOR Minas mencapai lebih dari 2 ribu barel minyak per hari dengan penambahan perolehan meinyak dari Blok Rokan sebesar 2,1 juta barrel. Salah satu yang teranyar, yakni penerapan Advanced Reservoir Management berbasis Artificial Intelligence (AI) Expert System.

Alhasil, lapangan Minas kini memiliki nilai tambah (value creation) sebesar Rp200 miliar dengan evaluasi yang dilakukan pada 150 sumur lama tanpa mengebor sumur baru. Melalui teknologi VENUS, sebuah aplikasi teknologi lanjutan dari inovasi e-MARS bekerja dengan proses evaluasi sub-surface pertama di Indonesia, bahkan pertama di dunia dengan basis Advance Reservoir Management (RM) dan AI. Kemunculan e-MARS dan VENUS berawal dari gagasan banyaknya sumur idle di WK Rokan dan rendahnya minyak dengan metode lama, utamanya di Minas.

“Para perwira PHR membuktikan teknologi dan cara berpikir baru dapat mengungkap cadangan minyak dari lapangan tua,” ujar Executive Vice President (EVP) Upstream Business Andre Wijanarko.

PHR dikenal sebagai produsen minyak berkualitas tinggi. Minas, adalah penghasil minyak ringan dengan kualitas baik rendah sulfur atau dikenal sebagai Sumatran Light Crude (LSC). Sementara di Duri, minyak berat mengandung tar dan aroma belerang.

Kini, lebih dari 11 miliar barel minyak mentah telah diproduksi tidak hanya dari lapangan Minas, tapi juga sejumlah lapangan-lapangan besar, di antaranya Duri, Bangko, Bekasap, Balam South, Kotabatak, Petani, Pematang, Petapahan dan Pagar. Dengan kegiatan pengeboran yang aktif, produksi minyak Pertamina Hulu Rokan saat ini mencapai 160 ribu barrel oil per hari. (srv)

Tags: industri hulu migasLapangan Minaspertamina hulu rokanPHR

Berita Terkait.

Air Melimpah dan Modal Terjamin, Pokdakan Ngupoyo Mino Sleman Siap Ekspansi Pasok Ikan di Jogja
Ekonomi

Air Melimpah dan Modal Terjamin, Pokdakan Ngupoyo Mino Sleman Siap Ekspansi Pasok Ikan di Jogja

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:07
phr
Ekonomi

PHR Zona 4 Pacu Produksi Migas, GNK-115 Jadi Bukti Inovasi Pengeboran

Selasa, 20 Oktober 2026 - 04:40
bri3
Ekonomi

Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda, BRI Peduli Dukung Gerai CERDAS PeKA di Unair

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:22
dirut
Ekonomi

Pulihkan Pasokan Energi, Pemerintah dan Pertamina Perkuat Sinergi Distribusi BBM di Bali

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:52
murdiman
Ekonomi

Bangkit dari Krismon 1998, Murdiman Kembangkan 200 Kolam Lele hingga Pasok Program MBG

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:01
bbri
Ekonomi

BRI Raih 2 Penghargaan di BIFA 2026, Dirut Jadi Best CEO Transformasi Ekosistem UMKM

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:12

OLAHRAGA

Jadwal Liga Champions: PSG-Barca Saling Jegal, Arsenal Uji Kekuatan Bayern
Olahraga

Jadwal Liga Champions: PSG-Barca Saling Jegal, Arsenal Uji Kekuatan Bayern

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:40

INDOPOSCO.ID - Persaingan Liga Champions 2026/2027 mulai memasuki fase yang semakin menarik. Matchday ketiga yang berlangsung pada tengah pekan ini...

SelengkapnyaDetails
bultang

Usai Juara Denmark Open 2026, Fikri Ungkap Pelajaran Berharga dari Pengalaman Fajar

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:48
Sabet Gelar Denmark Open 2026 Usai Libas Aaron/Soh, Fajar Ungkap Kunci Kemenangan

Sabet Gelar Denmark Open 2026 Usai Libas Aaron/Soh, Fajar Ungkap Kunci Kemenangan

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:06
Zaskia Putri Salurante

Zaskia Salurante Ukir Prestasi di Polandia, FORKI Soroti Pentingnya Jam Terbang Internasional

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:24
Timnas Futsal Indonesia Gagal Bersinar di Brasil, FFI Soroti Pembenahan Tim dan Tata Kelola

Timnas Futsal Indonesia Gagal Bersinar di Brasil, FFI Soroti Pembenahan Tim dan Tata Kelola

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:39

BERITA POPULER

  • Gandeng Musisi Tanah Air, Kemendikdasmen Kian Menggelorakan Lagu Anak Lewat KICAU

    Gandeng Musisi Tanah Air, Kemendikdasmen Kian Menggelorakan Lagu Anak Lewat KICAU

    2631 shares
    Share 1052 Tweet 658
  • Usai Gempa M4,1 Guncang Bogor, Getaran Susulan hingga Malam

    1391 shares
    Share 556 Tweet 348
  • Kunci Wirausaha Kuat, Ekonomi Melesat Perpres No. 38 Tahun 202

    1261 shares
    Share 504 Tweet 315
  • IWBIF 2026 Digelar di Jakarta, IWAPI Dorong Pengusaha Perempuan Indonesia Go Global

    1154 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Debut Azka Corbuzier di New York Tuai Pujian, Film “Home, Almost” Bikin Penonton Menangis

    1095 shares
    Share 438 Tweet 274
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.