• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Pengurus PMI Daerah Sebut Munas Cenderung Otoriter dan Tak Demokratis

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Senin, 9 Desember 2024 - 21:01
in Nasional
Munas-PMI

Pernyataan sikap pengurus dan Ketua Umum PMI terpilih Agung Laksono pada Munas ke-XXII PMI Foto: Nasuha/ INDOPOS.CO.ID & INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) tandingan disebabkan oleh rasa kekecewaan pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) terhadap penyelenggaraan Munas ke-XXII PMI.

Pernyataan tersebut diungkapkan Ketua Umum (Ketum) PMI Agung Laksono versi Munas tandingan ditemui indopos.co.id, Senin (9/12/2024).

BacaJuga:

Kasus ISPA Naik, DPR RI Minta Pelindungan Kelompok Rentan Diperkuat

Delegasi 36 Provinsi Hadir, Permabudhi: Munas Perkuat Persatuan Umat Buddha

Bencana Karhutla Kalimantan, Ketua DPD RI Minta Peran Badan Restorasi Gambut Diperkuat

Ia menuturkan, pada penyelenggaraan Munas ke-XXII PMI pengurus PMI Daerah tidak diberi ruang untuk menyampaikan aspirasi. Sehingga, para pengurus tersebut menyelenggarakan Munas sendiri.

“Mereka (pengurus) tetap menghargai PMI sebagai institusi yang tetap dihormati. Mereka tidak mau ribut-ribut, sehingga melaksanakan Munas sendiri,” katanya.

Sebelumnya, Pengurus PMI Pusat Muhammad Munas mengaku, Munas ke-XXII PMI telah selesai diselenggarakan. Dan Agung Laksono terpilih secara aklamasi sebagai Ketum PMI periode 2024-2029.

“Indonesia itu negara yang sangat demokratis, jadi tidak benar apabila ada orang tidak boleh menjadi calon,” katanya.

“Pemilihan rektor perguruan tinggi terbuka, juga pemilihan ketua KNPI terbuka. Ini untuk mencari kandidat yang terbaik,” imbuhnya.

Ia menegaskan, agar seluruh pengurus PMI tidak melemahkan organisasi kemanusiaan tersebut. Sebab, organisasi kemanusiaan internasional bulan sabit merah melarang organisasi kemanusiaan di suatu negara hanya digunakan oleh satu kekuasaan.

“PMI bukan partai politik, jadi tidak boleh menggunakannya untuk sarang penyamun. PMI harus digunakan agar masyarakat Indonesia memiliki rasa perikemanusiaan,” ungkap dia.

“Organisasi ini bukan milik orang perorang, tapi milik pemerintah. Semua orang punya hak untuk membangun satu persahabatan kemanusiaan,” imbuhnya.

Di tempat yang sama, Pengurus PMI Provinsi Sulawesi Utara Mercy Rampengan mengungkapkan, penyelenggaraan Munas ke-XXII PMI dilakukan secara otoriter. Peserta Munas tidak diberikan hak bicara.

“Kita organisasi kemanusiaan, tapi pengurus pusat mengambil langkah otoriter. Mix saat Munas disembunyikan, sehingga pengurus dari daerah tidak bisa menyampaikan aspirasi,” katanya.

Ia mengatakan, dinamika pada Munas ke-XXII PMI serupa terjadi saat Ketum PMI Jusuf Kalla menjadi Ketua Umum terpilih saat itu. “Kami menginginkan organisasi ini hidup, jadi kalau ada dinamika yang sama itu itu bukan hal yang “haram”,” terangnya.

“Tidak benar kalau Munas peserta tidak diberikan ruang. Mereka punya hak menyampaikan aspirasi,” imbuhnya.

Ia menyebut, bahwa calon ketua umum (Caketum) Agung Laksono mendapatkan dukungan dari lebih 240 peserta dari 392 peserta Munas ke-XXII yang hadir. “Jadi tidak benar kalau Pak Agung hanya mendapat dukungan kurang dari 20 persen (6 persen),” tegasnya.

Diketahui, Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla kembali diminta untuk menjabat Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) periode 2024-2029. JK mengatakan tidak ada nama lain selain dia sebagai calon Ketua Umum PMI.

“Ya, dari semua peserta mau aklamasi seperti itu, namun perlu formalitasnya nanti. Tidak ada calon lain, tidak ada calon lain,” kata JK seusai pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) ke-XXII PMI di Jakarta. (nas)

Tags: Agung LaksonoMunas ke-XXII PMIPalang Merah Indonesia

Berita Terkait.

ispa
Nasional

Kasus ISPA Naik, DPR RI Minta Pelindungan Kelompok Rentan Diperkuat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 04:04
budha
Nasional

Delegasi 36 Provinsi Hadir, Permabudhi: Munas Perkuat Persatuan Umat Buddha

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:30
karhutla
Nasional

Bencana Karhutla Kalimantan, Ketua DPD RI Minta Peran Badan Restorasi Gambut Diperkuat

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:02
abdul
Nasional

Dampak Kahurtla, Kemendikdasmen Terbitkan SE Protokol Pembelajaran Darurat

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 21:11
kalteng
Nasional

Usai dari Kalbar, Mendagri Tito Bersama Presiden Bertolak ke Kalteng Bahas Penguatan Penanganan Karhutla

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:02
wo
Nasional

Mendagri Tito Dampingi Presiden Prabowo Tinjau Penanganan Karhutla di Kalimantan Barat

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:25

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.