• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

KKP Kembangkan Produktivitas Perikanan dengan One Stop Aquaculture SFV

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Jumat, 6 Desember 2024 - 18:18
in Nasional
kkp

Kolam-kolam perikanan di SFV BRPI, yang berisi salah satunya Ikan Gurami Bima, dengan pakan alami seperti sayur kangkung dan lainnya / dok KKP

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan Perikanan (BPSDM KP) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengembangkan produktifitas perikanan melalui program Smart Fisheries Village (SFV). Salah satunya dengan mengadaptasi gagasan inovatif One Stop Aquaculture 2024.

Kepala BPPSDMKP, I Nyoman Radiarta, mengatakan bahwa program SPV dengan mengadaptasi gagasan inovatif One Stop Aquaculture di Badan Riset Pemuliaan Ikan (BRPI), memungkinkan masyarakat umum untuk dapat memanfaatkan hasil inovasi ini secara luas, termasuk untuk meningkatkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

BacaJuga:

Manfaatkan 46 Perjanjian Dagang, Mendag Genjot Ekspor Industri Padat Karya

DPR Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi, RUU Perampasan Aset Terus Dimatangkan

Cegah Gesekan, Langkah Kapolri Temui Jaksa Agung Dinilai Strategis

“Secara keseluruhan, konsep One Stop Aquaculture ini menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi berbagai pihak. Program ini adalah langkah nyata dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat berbasis sumber daya lokal, menuju masa depan perikanan yang lebih tangguh dan berdaya saing tinggi,” kata Nyoman.

Kepala Badan Riset Pemuliaan Ikan (BRPI), Agus Cahyadi menjelaskan bahwa One Stop Aquaculture adalah sebuah pendekatan terpadu dalam budi daya ikan yang menghubungkan berbagai tahap produksi dari hulu ke hilir, mulai dari pembenihan hingga pembesaran, serta penyediaan pakan alami.

“Konsep ini juga melibatkan elemen eduwisata yang memungkinkan pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum untuk belajar tentang dunia perikanan sambil menikmati alam yang asri. Dengan demikian, One Stop Aquaculture bukan hanya tentang produksi ikan, tetapi juga mengintegrasikan berbagai aspek ekologis, pendidikan, dan rekreasi,” jelasnya.

Dalam pengaplikasiannya, konsep One Stop Aquaculture memanfaatkan aset kolam-kolam yang ada di BRPI dengan komoditas ikan unggulan, seperti Ikan Mas Mustika, Lele Mutiara, Nila Srikandi, dan Patin Perkasa. Air limbah budidaya di kolam tersebut dimanfaatkan sebagai pengairan untuk tanaman yang menjadi sumber pakan alami ikan. Tanaman tersebut mendapat nutrisi alami dari air bekas budi daya, sehingga terbentuk siklus yang saling mendukung.

“One Stop Aquaculture juga menggunakan teknologi. Seperti teknologi Recirculating Aquaculture System (RAS) pada kolam Nila Srikandi, sementara kolam lainnya memanfaatkan teknologi Recirculation Water Flow (RWF) yang mampu menjaga kualitas air,” ujarnya.

Selain kolam, BRPI juga mengembangkan area khusus untuk pakan alami, dengan tanaman seperti sente, ubi cilembu, kangkung, dan pepaya yang daunnya dapat dimanfaatkan sebagai pakan alternatif untuk ikan gurami. Area ini bukan hanya sekadar penyedia pakan alternatif, tetapi juga bagian dari ekosistem terpadu yang menunjang keberlanjutan perikanan di BRPI.

Dalam upaya memperluas dampak edukatif dari SFV, BRPI juga mengadakan pelatihan berbasis konsep Teaching Factory (TEFA) bagi Taruna Politeknik Kelautan dan Perikanan, dengan memberikan pengalaman langsung mengenai teknologi dan praktik budi daya ikan. Program ini tidak hanya memberikan keterampilan praktis tetapi juga memupuk semangat inovasi di kalangan generasi muda.

Diketahui, Implementasi konsep One Stop Aquaculture pada SFV BRPI di tahun 2024 ini pun telah membuktikan dampak signifikan terhadap peningkatan nilai PNBP. Pada tahun 2023, PNBP yang dihasilkan BRPI tercatat sebesar Rp494.236.607. Namun, dengan penerapan pendekatan terintegrasi dari hulu ke hilir yang menyeluruh, nilai PNBP BRPI mengalami peningkatan pada tahun 2024, sebesar Rp678.486730. Dengan konsep One Stop Aquaculture pun membuktikan bahwa terlaksana efisiensi dan produktivitas yang lebih tinggi, sehingga aset dan sumber daya lokal dapat dioptimalkan dan memberikan nilai tambah yang lebih besar. (ney)

Tags: Kementerian Kelautan dan PerikananKKPOne Stop Aquaculture SFVperikanan

Berita Terkait.

Mendag
Nasional

Manfaatkan 46 Perjanjian Dagang, Mendag Genjot Ekspor Industri Padat Karya

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:46
Saan-Mustopa
Nasional

DPR Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi, RUU Perampasan Aset Terus Dimatangkan

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:35
Kapolri
Nasional

Cegah Gesekan, Langkah Kapolri Temui Jaksa Agung Dinilai Strategis

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:02
Mendagri
Nasional

Mendagri Minta Pemda Perkuat Pasokan dan Distribusi demi Jaga Inflasi Tetap Terkendali

Selasa, 14 Juli 2026 - 20:45
Sonny
Nasional

LPSK Beber Penyebab Permohonan Justice Collaborator Sony Sonjaya Ditolak

Selasa, 14 Juli 2026 - 19:00
Aher
Nasional

DPR Minta Kades Jangan Hambat PTSL: Warga Berhak Dapat Sertifikat Tanah Gratis

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:45

BERITA POPULER

  • messi

    Piala Dunia: Jelang Semifinal Kontra Inggris, Messi Pamitan dari Markas Argentina di Kansas

    5694 shares
    Share 2278 Tweet 1424
  • Suzuki Fronx Kuasai 35 Persen Pasar SUV Kompak di Indonesia

    1889 shares
    Share 756 Tweet 472
  • Kondisi Terkini Mbappe Usai Cedera di Laga Prancis vs Maroko

    1525 shares
    Share 610 Tweet 381
  • Eks Jampidsus Febrie Ardiansyah Resmi Ditetapkan Jadi Tersangka

    1171 shares
    Share 468 Tweet 293
  • Piala Dunia 2026: Wasit Kontroversial AS Pimpin Semifinal Argentina vs Inggris

    1098 shares
    Share 439 Tweet 275
Timnas-Prancis
Olahraga

Semifinal Piala Dunia 2026: Prancis Takkan Biarkan Spanyol Dominasi Bola

Editor Laurens Dami
Selasa, 14 Juli 2026 - 21:13

INDOPOSCO.ID - Pelatih Timnas Prancis Didier Deschamps menyatakan bahwa timnya tidak akan membiarkan Timnas Spanyol mendominasi penguasaan bola dalam laga...

SelengkapnyaDetails
Mbappe

Piala Dunia 2026: Sempat Cedera, Mbappe Dipastikan Fit Hadapi Spanyol

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:26
Yamal

Jelang Semifinal Piala Dunia 2026, Yamal Tegaskan Spanyol Tak Gentar Hadapi Prancis

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:06
unai

Unai Simon Tolak Drama Adu Penalti, Pilih Spanyol Menang Telak atas Prancis

Selasa, 14 Juli 2026 - 08:22
Julian-Alvarez

Jelang Laga Semifinal Kontra Inggris, Argentina Fokus Pemulihan Fisik

Senin, 13 Juli 2026 - 11:03
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.