• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Diberhentikan dari Ketum Ndaru, Aditya Yusma: Bentuk Ketaatan Kepada Guru Habib Luthfi

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 6 Desember 2024 - 23:58
in Nasional
adit

Aditya Yusma (kiri), pendiri dan mantan Ketua Umum Perkumpulan Ndaru (Nderek Guru) ditemui Indoposco di Jakarta. (Herry Rosadi/INDOPOSCO.ID)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dalam pernyataan terbaru yang cukup mengejutkan, Aditya Yusma, pendiri dan mantan Ketua Umum Perkumpulan Ndaru (Nderek Guru), mengklarifikasi kabar mengenai pengunduran dirinya. Menurutnya, ia tidak mengundurkan diri sebagai ketua umum, tetapi diberhentikan berdasarkan keputusan internal organisasi.

“Saya tidak mengundurkan diri sebagai Ketua Umum, tetapi Alhamdulillah saya diberhentikan. Saya menerima keputusan tersebut dengan lapang dada. Sebagai tindak lanjut, saya juga memutuskan untuk mengundurkan diri dari keanggotaan Ndaru sepenuhnya,” ujar Aditya ditemui indopos.co.id di Jakarta, Jumat (6/12/2024).

BacaJuga:

Perundungan Siswa Kembali Terjadi, Komisi X Dorong Perlindungan Anak dalam RUU Sisdiknas

BRIN Kembangkan Teknologi Surya Biomassa, Kayu Murah Bisa Jadi Produk Premium

Banjir Padang Rendam Ratusan Rumah, 672 Warga Mengungsi

Keputusan ini, menurut Aditya, adalah bentuk ketaatan kepada perintah guru spiritualnya, Maulana Habib Lutfi bin Yahya, yang merupakan sosok sentral di balik pendirian Ndaru.

Aditya mengaku bahwa perjalanan bersama Ndaru merupakan bagian penting dari hidupnya. Sebagai pendiri dan inisiator, ia menggambarkan organisasi ini seperti anak yang ia lahirkan, besarkan, dan biayai hingga menjadi besar. Di bawah kepemimpinannya, Ndaru berkembang pesat dengan membangun 30 DPW di tingkat provinsi, lebih dari 100 DPC di kabupaten/kota, hingga memiliki perwakilan di Amerika Serikat.

“Saya mendirikan, menggagas, dan membesarkan Ndaru dari nol. Jadi, wajar jika ada rasa sedih ketika saya harus meninggalkan sesuatu yang telah menjadi bagian hidup saya,” ungkapnya.

Dalam Pilpres 2024, dikatakan dia, Ndaru menjadi salah satu elemen pendukung pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Aditya menjelaskan bahwa seluruh kegiatan kampanye yang dilakukan Ndaru dibiayai secara mandiri oleh para anggota dan simpatisan, tanpa menerima dana dari Tim Kampanye Nasional (TKN).

“Kami tidak meminta dana dari TKN, dan tidak ada sepeser pun dana yang diberikan. Kami bergerak dengan dana pribadi, berkat dukungan keluarga, dewan pembina, dan simpatisan. Semua ini adalah bentuk cinta kepada guru kami, Maulana Habib Lutfi, yang mendukung pasangan Prabowo-Gibran,” jelasnya.

Kampanye Ndaru yang masif tersebar di berbagai wilayah, mulai dari Jawa, Sumatera, Kalimantan, hingga Papua, dilakukan atas dasar gotong royong dan loyalitas kepada ajaran sang guru.

Ia menerima pemberhentian dirinya tanpa pertanyaan, sanggahan, atau pembelaan. Ia menyebut perintah itu datang dari Dewan Pembina Ndaru, yang dikoordinasikan oleh Habib Soleh Alatas. “Ketika perintah itu datang, saya hanya bisa menjawab sami’na wa atho’na (kami mendengar dan kami patuh). Tidak ada ruang untuk bertanya, apalagi membantah. Ini adalah perintah guru, dan kami wajib tegak lurus,” tegasnya.

Namun, ia juga melihat momen ini sebagai waktu untuk fokus pada keluarga. “Setahun terakhir saya terlalu sibuk dengan Ndaru. Waktu untuk anak-anak dan istri hampir habis. Sekarang, saya ingin kembali ke rumah, menjadi ayah yang hadir, suami yang mendampingi, dan mengejar hobi sederhana seperti berbincang dengan alam,” katanya.

Dia berharap agar Ndaru terus berkembang dan memberikan manfaat untuk masyarakat Indonesia. Ia juga menyatakan dukungan tegaknya kepada pasangan Prabowo-Gibran, dengan keyakinan bahwa guru spiritualnya merestui langkah tersebut.

“Ndaru adalah anak saya, dan saya ingin melihatnya terus tumbuh besar. Meski tidak lagi menjadi bagian dari organisasi ini, saya tetap mendoakan yang terbaik. Kepada pasangan Prabowo-Gibran, saya tegak lurus, mengikuti arahan guru kami, Maulana Habib Lutfi,” pungkasnya. (her)

Tags: Aditya YusmaHabib LuthfiKetum Ndaru

Berita Terkait.

Perundungan Siswa Kembali Terjadi, Komisi X Dorong Perlindungan Anak dalam RUU Sisdiknas
Nasional

Perundungan Siswa Kembali Terjadi, Komisi X Dorong Perlindungan Anak dalam RUU Sisdiknas

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:17
BRIN Kembangkan Teknologi Surya Biomassa, Kayu Murah Bisa Jadi Produk Premium
Nasional

BRIN Kembangkan Teknologi Surya Biomassa, Kayu Murah Bisa Jadi Produk Premium

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:36
Banjir Padang Rendam Ratusan Rumah, 672 Warga Mengungsi
Nasional

Banjir Padang Rendam Ratusan Rumah, 672 Warga Mengungsi

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:00
MyClinic Resmi Hadir di Jakarta, Klinik Estetika Medis Asal Malaysia
Nasional

Wamendikdasmen: Digitalisasi PAUD Harus Tingkatkan Mutu Pembelajaran

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:45
KKP Dukung Koperasi di Bima hingga Sukses Produksi Garam Merah Putih
Nasional

KKP Dukung Koperasi di Bima hingga Sukses Produksi Garam Merah Putih

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:08
Sediakan Payung, Hujan Mendominasi Prakiraan Cuaca di Jakarta Libur Akhir Pekan Ini 
Nasional

Cegah Stunting dari Rumah, Wamen Isyana Dorong Akses Sanitasi Layak di Sukabumi

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:07

OLAHRAGA

Dari Morbidelli hingga Veda Ega, Panggung Pertamina Jadi Magnet Penggemar MotoGP
Olahraga

Dari Morbidelli hingga Veda Ega, Panggung Pertamina Jadi Magnet Penggemar MotoGP

Editor Ali Rachman
Minggu, 11 Oktober 2026 - 19:28

INDOPOSCO.ID – Deru mesin bukan satu-satunya daya tarik Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. Di luar lintasan, antusiasme penggemar juga...

SelengkapnyaDetails
Kapolri Mutasi Jajaran Polda Banten, Ini Daftar Lengkapnya

Bukan Sekadar Rebut Gelar, Turnamen Biliar FWUMKM Perkuat Sinergi Wartawan dan Pemerintah

Minggu, 11 Oktober 2026 - 16:34
Hadi-Tj

Hadi Tjahjanto Sebut Negara Eropa Jadi Pesaing Terberat Karateka Indonesia di Polandia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:48
forki

Bekal Juara di Vietnam, Hadi Tjahjanto Optimistis Timnas Karate Bidik 6 Emas di Polandia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:09
PB FORKI Berangkatkan 11 Atlet Karate Indonesia ke Kejuaraan Dunia di Polandia

PB FORKI Berangkatkan 11 Atlet Karate Indonesia ke Kejuaraan Dunia di Polandia

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:07

BERITA POPULER

  • Todotua

    Asian Games 2026 Ditutup Manis, Kontingen Indonesia Bawa Pulang 39 Medali dan Catat Hasil Optimal

    2716 shares
    Share 1086 Tweet 679
  • Hendra Kurniawan Pimpin Polda Banten, Hengki Lanjut ke Jabar

    1058 shares
    Share 423 Tweet 265
  • Jelang Final, Jay Idzes Terus Suntikkan Semangat untuk Skuad Garuda

    982 shares
    Share 393 Tweet 246
  • Cetak 5 Gol ke Gawang Bangladesh, Mitchell Baker Samai Rekor Iswadi Idris

    1212 shares
    Share 485 Tweet 303
  • Darion dan Eksion PHEV Wuling Raih Pengakuan di FCR 2026

    888 shares
    Share 355 Tweet 222
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.