• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Pemerintah Fokus Penanganan Pascabencana Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Minggu, 24 November 2024 - 03:41
in Nusantara
Sejumlah pengungsi anak pasca-erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki bernyanyi dan bermain bersama yang difasilitasi oleh Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPKBP3A) Flores Timur, di Pos Lapangan (Poslap) Bokang Wolomatang, Flores Timur, NTT, Sabtu (23/11/2024). (Antara)

Sejumlah pengungsi anak pasca-erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki bernyanyi dan bermain bersama yang difasilitasi oleh Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPKBP3A) Flores Timur, di Pos Lapangan (Poslap) Bokang Wolomatang, Flores Timur, NTT, Sabtu (23/11/2024). (Antara)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah kini tengah berfokus pada penanganan pascabencana erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), mulai dari relokasi dan pembangunan hunian sementara (huntara) hingga pemberian dukungan psikososial bagi kelompok rentan.

“Kondisi para pengungsi saat ini semakin membaik dan stabil, dengan kebutuhan logistik yang terjamin,” kata Kepala Dinas Sosial Flores Timur Benediktus B. Herin dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, seperti dilansir Antara, Sabtu (23/11/2024).

BacaJuga:

Bea Cukai dan Satgaspam Lanudal Juanda Gagalkan Penyelundupan Narkotika Melalui Bandara Juanda

328 Korban Sudah Ditemukan, Operasi Pencarian KMP Mutiara Sentosa II Resmi Berakhir

Bea Cukai Papua Dorong Investasi Energi, Hadirkan Manfaat Nyata bagi Masyarakat Papua

Berbagai pihak juga terus bekerjasama untuk memberikan dukungan psikososial kepada para korban dampak erupsi, terutama anak-anak dan perempuan yang merupakan kelompok paling terpengaruh akibat bencana itu.

Dukungan psikososial dilakukan melalui berbagai kegiatan, termasuk psikoterapi yang meliputi katarsis mental, konseling, intervensi krisis, dan pemberian motivasi hidup. Selain itu, terdapat terapi bermain untuk anak-anak yang melibatkan sulap dan permainan interaktif yang dapat meredakan stres mereka.

“Fokus kami adalah memulihkan kondisi emosional anak-anak melalui kegiatan seperti bermain dan konseling,” kata Pendamping dari Yayasan Fren Rafael Keraf.

Menurut Rafael, trauma healing baru dilakukan setelah analisa dan asesmen awal terhadap kondisi anak-anak dilakukan.

Kegiatan yang diadakan petugas dari Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPKBP3A) Kabupaten Flores Timur pada Sabtu termasuk salah satu contoh bentuk dukungan psikososial yang diberikan kepada korban.

Beberapa kegiatan di Posko Pengungsian Desa Bokang Wolomatang, Kecamatan Titehena itu seperti bernyanyi, bercanda, serta beraktivitas bersama para pengungsi, khususnya anak-anak dan perempuan.

Metode itu diharapkan dapat mengurangi kecemasan dan panik yang dialami oleh pengungsi, terutama anak-anak, setelah bencana besar tersebut. Selain itu, kegiatan yang menyenangkan ini juga membantu mereka melupakan trauma sementara waktu.

Dukungan psikososial juga dilaksanakan di Posko Cabang SDI Bokang Wolomatang, di mana relawan turut memberikan dukungan psikososial bagi ratusan anak-anak pengungsi yang ada di posko tersebut.

Bono Nobo, seorang siswa berusia 12 tahun yang duduk di bangku kelas 6 SD, mengaku cukup trauma setelah erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki terjadi pada 3 November lalu. Ia dan keluarganya terpaksa mengungsi dan meninggalkan rumahnya yang rawan roboh akibat material letusan.

“Saya senang di sini karena banyak aktivitas yang membantu saya semangat, teman-teman juga banyak yang mengalami hal yang sama, tapi kami banyak dibantu oleh pemerintah dan relawan,” kata dia.

Tak hanya Bono, Celin seorang anak pengungsi lainnya yang berusia 10 tahun, juga mengaku semula merasa sedih karena kesulitan yang mereka alami. Namun, aktivitas yang ada di posko membuatnya merasa lebih baik. Ia berharap bencana ini segera berakhir agar kehidupan mereka kembali normal.

“Sekolah tetap ada meski di sekolah darurat, dan alat tulis juga disediakan, jadi kami tidak perlu repot mengambilnya di rumah yang dipenuhi abu gunung,” tutur dia.

Per 22 November 2024 pukul 20.00 WITA, data dari posko tanggap darurat mencatatkan jumlah pengungsi mencapai 12.962 jiwa.

Sebagian besar pengungsi tinggal di enam pos lapangan (poslap) dengan jumlah 5.599 jiwa, sementara sisanya tinggal di rumah warga atau keluarga mereka dengan jumlah 7.363 jiwa.

Sejak erupsi pada 3 November 2024, tercatat sembilan korban meninggal dunia dan empat orang terluka yang dirawat di RSUD Larantuka.

Poslap pengungsian yang dibangun oleh pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kementerian Sosial (Kemensos), TNI-Polri, serta para pemangku kepentingan (stakeholders) lainnya memiliki fasilitas yang cukup lengkap, seperti tenda pengungsian, dapur umum, fasilitas kesehatan, dan MCK.

Selain itu, hiburan edukatif yang dilengkapi dengan perangkat multimedia dan jaringan telekomunikasi juga sudah tersedia dengan baik berkat koordinasi antara Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) serta berbagai pihak terkait. (dam)

Tags: Erupsi Gunung Lewotobi Laki-lakiGunung Lewotobi Laki-Laki

Berita Terkait.

bc
Nusantara

Bea Cukai dan Satgaspam Lanudal Juanda Gagalkan Penyelundupan Narkotika Melalui Bandara Juanda

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:48
kmp
Nusantara

328 Korban Sudah Ditemukan, Operasi Pencarian KMP Mutiara Sentosa II Resmi Berakhir

Rabu, 5 Agustus 2026 - 08:25
Bea Cukai Papua Dorong Investasi Energi, Hadirkan Manfaat Nyata bagi Masyarakat Papua
Nusantara

Bea Cukai Papua Dorong Investasi Energi, Hadirkan Manfaat Nyata bagi Masyarakat Papua

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:07
Bea Cukai Jambi Gagalkan Penimbunan Rokok Ilegal di Telanaipura, Pelaku Bayar Denda Rp250 Juta
Nusantara

Bea Cukai Jambi Gagalkan Penimbunan Rokok Ilegal di Telanaipura, Pelaku Bayar Denda Rp250 Juta

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:05
PLN EPI Perkuat Komitmen ESG lewat Rumah Bibit Mangrove Berbasis IoT di Cilacap
Nusantara

PLN EPI Perkuat Komitmen ESG lewat Rumah Bibit Mangrove Berbasis IoT di Cilacap

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:05
Gempa Bumi Dangkal Hantam Poso di Sulteng Pagi Ini, Pusat Hiposenter Hanya 2 Km
Nusantara

Gempa Bumi Dangkal Hantam Poso di Sulteng Pagi Ini, Pusat Hiposenter Hanya 2 Km

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:25

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2105 shares
    Share 842 Tweet 526
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2394 shares
    Share 958 Tweet 599
  • Mutasi Besar Polri: 146 Perwira Pati dan Pamen Berganti Jabatan

    1151 shares
    Share 460 Tweet 288
  • Blak-blakan Soal Keputusannya Gabung Persib, Mariano Peralta Tegaskan Hal Ini

    1082 shares
    Share 433 Tweet 271
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    997 shares
    Share 399 Tweet 249
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.