• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

RSJPD Harapan Kita Jadi RS Pertama Gunakan Operasi Jantung Robotik di Indonesia

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Jumat, 15 November 2024 - 00:42
in Nasional
Dudy-Hanafy

(kiri ke kanan) dr. Dudy Hanafy, Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan Azhar Jaya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Direktur Utama Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah (RSJPD) Harapan Kita Iwan Dakota, dan dr. Sudhir Prem Srivastava , MD, dalam konferensi pers tentang operasi jantung robotik pertama di Indonesia, di Jakarta, Jumat (15/11/2024). Foto : Antara/Mecca Yumna.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah (RSJPD) Harapan Kita menjadi rumah sakit pertama di Indonesia yang melakukan operasi jantung menggunakan metode robotik, sebagai salah satu upaya peningkatan kualitas layanan, sejalan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan di Jakarta, Jumat, bahwa teknologi tersebut dapat meningkatkan kualitas hidup pasien, karena minimal invasif. Hal tersebut, kata Budi, karena menggunakan teknik endoskopi, di mana sayatan yang dihasilkan lebih kecil.

BacaJuga:

Dua Angling Listrik Meluncur di TMII, Paiton Energy Dorong Wisata Rendah Emisi

Bima Arya Dorong Tata Kelola Pembangunan Daerah Berbasis Iklim

Resmi Berdiri, Ditjen Pesantren Perkuat Perencanaan Program dan Penganggaran

“Jadi kan, itu kualitas yang lebih baik untuk pasien. Yang kedua, saya harapkan ini bisa mempersingkat prosedur. Karena kan, tidak perlu membelah dada. Harusnya bisa lebih cepat. Kalau dia bisa lebih cepat, dalam satu hari, dokter-dokternya bisa menangani lebih banyak pasien,” dia menambahkan.

Di Indonesia, lanjutnya, penyakit jantung penyebab kematian terbesar kedua setelah stroke. Tercatat, penyakit jantung menyebabkan sekitar 250 ribu kematian per tahun, katanya, sementara stroke menyebabkan 300 ribu kematian tiap tahunnya. Oleh karena itu, teknologi ini diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kesehatan jantung untuk 280 juta penduduk RI, melalui operasi jarak jauh.

Budi pun menyampaikan apresiasinya pada RSJPD Harapan Kita atas pencapaian itu, dan meminta agar ilmu operasi jantung robotik itu disebarkan oleh RS tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama RSJPD Harapan Kita dr. Iwan Dakota mengatakan bahwa mereka senang dan bangga karena akhirnya sudah ada operasi bedah jantung robotik pertama di Indonesia, yang dikerjakan oleh timnya, yang dipimpin oleh dipimpin oleh dr. Dudy Hanafy, beserta proctor oleh dokter asal India yang berpengalaman dalam bidang operasi robotik dan minimal invasif di Amerika, serta pendiri Alliance Hospital di Texas Barat.

“Ini merupakan operasi bedah jantung di Indonesia lebih khusus ada berbagai macam operasi robotik jantung, baik katup jantung, lubang jantung, maupun bypass jantung koroner secara total (TECAB),” kata Iwan.

Dia menjelaskan, terkait TECAB, operasi ini juga menjadi operasi bedah jantung robotik bypass koroner pertama di Asia Tenggara. Iwan menyebutkan, tindakan bedah jantung robotik biasanya terkonsentrasi di negara-negara yang sistem kesehatannya berkembang dengan baik dan memiliki akses kepada teknologi yang terbaru.

Saat ini, katanya, hanya beberapa negara yang mampu melakukan operasi bypass jantung robotik di dunia, termasuk Indonesia.

Iwan menyebutkan sejumlah keunggulan metode robotik dibandingkan teknik bedah konvensional, seperti menurunkan tingkat kesakitan, serta mempercepat pemulihan pasien dalam aktivitas kesehariannya karena tidak adanya tulang yang dibelah atau sela iga yang dilebarkan.

Dia menyoroti waktu yang dibutuhkan pasien untuk bisa beraktivitas secara normal setelah operasi konvensional, yakni tiga bulan.

Iwan menambahkan, ada paling sedikit 5 pasien yang dijadwalkan mendapatkan tindakan terkini dalam bedah jantung di minggu ini.

“Semua jenis teknik operasi khususnya pergantian dan perbaikan katup, kasus ASD dan VSD yang bukan pediatrik dan bedah pintas arteri koroner bisa dilakukan dengan teknik robotik jantung ini,” kata dr. Dudy Hanafy.

Dudy menambahkan, luka sayatan dari teknik konvensional sekitar 25-30 cm, namun dengan metode robotik hanya dibutuhkan kira-kira lebar sayatan 2 cm di beberapa titik. Oleh karena itu, katanya, risiko infeksi luka operasi yang didapat lebih kecil.

Selain itu, dia menyebut waktu pemulihan pasien menjadi lebih singkat, sekitar 3,2 hari, yang sebelumnya sekitar seminggu yang dibutuhkan untuk pasien.
Sejumlah keuntungan lain yang dia sebutkan adalah presisi dan kontrol yang lebih baik, visualisasi yang ditingkatkan, serta mengurangi kelelahan ahli bedah.

Dia menilai, adanya operasi jantung dengan sistem robotik ini di kemudian hari akan mendukung adanya telebedah atau operasi jantung jarak jauh, sehingga memungkinkan pemerataan akses layanan kesehatan hingga ke tempat terpencil. (aro)

Tags: jantungkesehatanpenyakit

Berita Terkait.

Sesudah OTT KPK, Apa yang Berubah?
Nasional

Dua Angling Listrik Meluncur di TMII, Paiton Energy Dorong Wisata Rendah Emisi

Rabu, 16 September 2026 - 17:04
Buka LRT Manggarai-Kelapa Gading, Prabowo Selipkan Doa dan Penanganan KMP Virgo Transport 8
Nasional

Bima Arya Dorong Tata Kelola Pembangunan Daerah Berbasis Iklim

Rabu, 16 September 2026 - 16:34
Sesudah OTT KPK, Apa yang Berubah?
Nasional

Resmi Berdiri, Ditjen Pesantren Perkuat Perencanaan Program dan Penganggaran

Rabu, 16 September 2026 - 16:04
Sesudah OTT KPK, Apa yang Berubah?
Nasional

Sesudah OTT KPK, Apa yang Berubah?

Rabu, 16 September 2026 - 15:13
titoo
Nasional

Mendagri Tegaskan Reforma Agraria untuk Kepentingan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 - 13:03
mtq
Nasional

Aspirasi Komunitas Tuli hingga Masuk MTQ Nasional, Kemenag Kembangkan Al-Qur’an Isyarat

Rabu, 16 September 2026 - 12:32

OLAHRAGA

FC Seoul vs Persib: Kabar Rotasi Jadi Angin Segar Buat Maung Bandung
Olahraga

FC Seoul vs Persib: Kabar Rotasi Jadi Angin Segar Buat Maung Bandung

Editor Laurens Dami
Rabu, 16 September 2026 - 15:43

INDOPOSCO.ID – Persib Bandung langsung mendapat ujian berat saat membuka perjalanan mereka di AFC Champions League 2 (ACL Two) 2026/2027....

SelengkapnyaDetails
hardiyanto

Cetak Sejarah Juara Umum Popprov DKI 2026, Atlet Jakarta Barat Banjir Bonus dari Kenneth

Rabu, 16 September 2026 - 09:30
Gantikan Purbaya, Suahasil Nazara Hadapi Tantangan Jaga Kredibilitas APBN

Lepas 6 Karateka ke Asian Games 2026, Forki Bidik 2 Emas dan Tantang Jepang

Selasa, 15 September 2026 - 09:45
Pegadaian Championship Musim 2026/27 Resmi Digelar, Bukti Komitmen Pegadaian Tak Henti Dukung Generasi Muda Lewat Sepak Bola Nasional

Pegadaian Championship Musim 2026/27 Resmi Digelar, Bukti Komitmen Pegadaian Tak Henti Dukung Generasi Muda Lewat Sepak Bola Nasional

Senin, 14 September 2026 - 14:45
Minus Uilliam Barros, Persib Dipastikan Siap Tempur di Kandang FC Seoul

Minus Uilliam Barros, Persib Dipastikan Siap Tempur di Kandang FC Seoul

Senin, 14 September 2026 - 13:50

BERITA POPULER

  • Minus Uilliam Barros, Persib Dipastikan Siap Tempur di Kandang FC Seoul

    Minus Uilliam Barros, Persib Dipastikan Siap Tempur di Kandang FC Seoul

    1659 shares
    Share 664 Tweet 415
  • Persib Kalah 1-2, Igor Tolic Sindir Persija Serasa Juara Liga Champions

    1512 shares
    Share 605 Tweet 378
  • Ekonom Sebut Pencopotan Purbaya Hanya Berdampak Sesaat terhadap Rupiah

    1157 shares
    Share 463 Tweet 289
  • Dilema Revitalisasi Sekolah di Lebak: Terima Bantuan, Kepala Sekolah Malah Tertekan

    947 shares
    Share 379 Tweet 237
  • Bea Cukai Ngurah Rai Gagalkan Ekspor Ilegal 10,4 kg Emas Batangan Senilai Rp26 Miliar

    935 shares
    Share 374 Tweet 234
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.