• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Bawaslu Ajak Pemuda dan Mahasiswa Perangi Politik Uang

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Rabu, 13 November 2024 - 10:46
in Nasional
Anggota Bawaslu Herwyn JH Malonda memberikan sambutan dalam Rombong Kalua' Mengintegrasikan Nilai-Nilai Kearifan Lokal dalam Pemilihan Menuju Pilkada Tana Toraja dan Toraja Utara yang damai dan Demokratis, di Toraja Utara, Selasa (12/11/2024). Foto: Dok. Bawaslu

Anggota Bawaslu Herwyn JH Malonda memberikan sambutan dalam Rombong Kalua' Mengintegrasikan Nilai-Nilai Kearifan Lokal dalam Pemilihan Menuju Pilkada Tana Toraja dan Toraja Utara yang damai dan Demokratis, di Toraja Utara, Selasa (12/11/2024). Foto: Dok. Bawaslu

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Herwyn JH Malonda mengajak pemuda dan mahasiswa memerangi politik uang. Minimal, kata dia, menjaga lingkungan sekitar dan keluarga agar tidak terjadi praktik politik uang dalam Pemilihan serentak 2024.

“Mari kita bersama-sama meminimalisir berbagai potensi atau perbuatan politik uang dan menjadikan politik uang menjadi musuh bersama. Politik uang akan memberikan dampak yang tidak baik dalam proses demokrasi di Indonesia,” katanya dalam ‘Rombong Kalua’ Mengintegrasikan Nilai-Nilai Kearifan Lokal dalam Pemilihan Menuju Pilkada Tana Toraja dan Toraja Utara yang damai dan Demokratis, di Toraja Utara, Selasa (12/11/2024).

BacaJuga:

Kemenko Polkam, BSSN, dan Telkom Perkuat Kolaborasi Nasional Hadapi Ancaman Era Komputasi Kuantum

BNPP RI Kembali Raih WTP, Jadi yang ke-12 Berturut-turut untuk Laporan Keuangan 2025

Fasilitas dari Bea Cukai Tanjung Priok Dukung Kelancaran GIIAS 2026

Dia juga meminta tokoh agama, tokoh pemuda, dan semua elemen masyarakat mengambil peran untuk mencegah terjadinya transaksi politik uang di lingkungannya. Tujuannya, kata dia, demi menghasilkan kepala daerah yang amanah, jujur, dan berintegritas

“Mari kita berperan aktif dalam menjaga lingkungan sekitar dari hal-hal yang tidak diinginkan, termasuk diantaranya politik uang. Harapannya, dapat terpilih pemimpin yang amanah, sesuai dengan keinginan masyarakat di Tana Toraja dan Toraja Utara ini,”jelasnya.

Dalam kesempatan itu dia mengingatkan untuk menerapkan kearifan lokal Toraja tentang budaya malu, tidak menerima sesuatu yang bukan haknya serta mengingatkan ancaman pidana dalam UU Pemilihan Nomor 10 Tahun 2016 sanksi politik uang dapat dijerat kepada setiap orang, baik itu pemberi maupun penerima.

“Pasal 187A Ayat (1) Setiap orang yang dengan sengaja melakukan perbuatan melawan hukum menjanjikan atau memberikan uang atau materi lainnya sebagai imbalan kepada warga negara Indonesia baik secara langsung ataupun tidak langsung untuk mempengaruhi pemilih agar tidak menggunakan hak pilih, menggunakan hak pilih dengan cara tertentu sehingga suara menjadi tidak sah, memilih calon tertentu, atau tidak memilih calon tertentu sebagaimana dimaksud pada Pasal 73 ayat(4) dipidana dengan pidana penjara paling singkat 36 bulan dan paling lama 72 bulan dan denda paling sedikit Rp200 juta dan paling banyak Rp1 miliar.”

Ayat duanya, kata dia, ‘Pidana yang sama diterapkan kepada pemilih yang dengan sengaja melakukan perbuatan melawan hukum menerima pemberian atau janji sebagaimana dimaksud pada ayat (1)’

“Ancaman sanksi pidananya diberikan kepada setiap orang, baik pemberi maupun penerima,” tegasnya.

Akademisi yang juga Ketua Yayasan Pendidikan Kristen Toraja (YPKT), Ishak Pasulu menjelaskan politik transaksional dapat menghambat demokrasi yang sehat. Selain itu, kata dia, dapat meningkatkan biaya politik.

“Dampaknya yakni pemerintahan yang lebih berpihak pada kepentingan segelintir pihak dan membuka peluang bagi praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme,” jelasnya. (dil)

Tags: BawaslumahasiswapemudaPolitik Uang

Berita Terkait.

Rakor
Nasional

Kemenko Polkam, BSSN, dan Telkom Perkuat Kolaborasi Nasional Hadapi Ancaman Era Komputasi Kuantum

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:07
WTP
Nasional

BNPP RI Kembali Raih WTP, Jadi yang ke-12 Berturut-turut untuk Laporan Keuangan 2025

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:07
GIIAS-2026
Nasional

Fasilitas dari Bea Cukai Tanjung Priok Dukung Kelancaran GIIAS 2026

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:06
saham
Nasional

Pemerintah Pacu Reformasi Pasar Modal, Likuiditas hingga Tata Kelola Jadi Sorotan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:03
ahy
Nasional

AHY Tegaskan Ketahanan Air Jadi Prioritas Utama Pemerintah

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:22
doli
Nasional

Doli Tegaskan RUU Masyarakat Adat Bukan untuk Melemahkan Otsus

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:02

BERITA POPULER

  • Erick-Thohir

    PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2465 shares
    Share 986 Tweet 616
  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2206 shares
    Share 882 Tweet 552
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1997 shares
    Share 799 Tweet 499
  • Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

    1379 shares
    Share 552 Tweet 345
  • Honda Scoopy Modifikasi Jadi Magnet di Jakarta Sneakers Day 2026, Booth Honda Sedot Ratusan Pengunjung

    1279 shares
    Share 512 Tweet 320
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.