• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Pengamat: Layanan ‘Lapor Mas Wapres’ Potensi Ganggu Hubungan dengan Presiden

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Selasa, 12 November 2024 - 13:09
in Headline
Layanan pengaduan "Lapor Mas Wapres". Foto: Instagram/@gibran_rakabuming

Layanan pengaduan "Lapor Mas Wapres". Foto: Instagram/@gibran_rakabuming

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka membuka layanan pengaduan “Lapor Mas Wapres” untuk masyarakat. Menanggapi hal ini, pengamat komunikasi politik Emrus Sihombing mengaku pesimistis program itu bisa berjalan.

“Saya apresiasi ide tersebut, namun saya skeptis itu bisa terwujud untuk menyelesaikan segala permasalahan masyarakat yang dilaporkan,” kata Emrus, kepada Indopos.co.id, Selasa (12/11/2024).

BacaJuga:

Menteri P2MI: Kerja Sama dengan Jerman Jadi Tonggak Penting PMI Sektor Formal di Eropa

Rupiah Tertekan, DPR Ingatkan Ancaman Kenaikan Harga dan Kelangkaan Obat

Kemenkeu Kantongi Restu Pagu Rp49,8 Triliun, Purbaya Dorong Penghapusan Silo-Silo Organisasi

Komunikolog dari Universitas Pelita Harapan ini menjelaskan bahwa ada dua hal yang bisa ditelisik dari layanan “Lapor Mas Wapres” ini.

“Pertama adalah persoalan teknis mengenai time schedule atas layanan pelaporan itu, dan kedua apakah sudah mendapat kewenangan dari presiden untuk berkordinasi dengan kementrian atau lembaga pemerintahan yang ada,” ucapnya.

Persoalan teknis yang dimaksud adalah berapa lama laporan masyarakat itu direspon hingga diselesaikan. “Kalo bicara komunikasi pelayanan, maka harus jelas waktunya mulai dari penerimaan pengaduan, verifikasi datanya hingga hasilnya. Inikan seperti tidak jelas tersampaikan ke masyarakat,” ujarnya.

“Selain itu, namanya pengaduan layanan masyarakat itu kan harus 24 jam dan setiap hari. Jangan dibatasi seperti halnya dari hari Senin – Jumat dan waktunya dari jam 8 pagi sampai jam 2 siang,” sambungnya.

Kemudian kendala lainnya adalah Gibran selaku wakil presiden tidak memiliki kewenngan melakukan kordinasi dengan para menteri ataupun kepala daerah.

“Dari segi struktur pemerintahan, bukankan memteri-menteri bertanggungjawab langsung kepada presiden. Sementara kepala daerah dibawah kementerian dalam negeri. Jadi Gibran ataupun tim di kantor wapres tidak bisa melakukan eksekusi atas pelaporan masyarakat jika tidak mendapat SK dari Presiden Prabowo,” tegasnya.

Jika ternyata Gibran melakukan tindakan memanggil para menteri untuk menyelesaikan aduan masyarakat yang diterima dari program “Lapor Mas Wapres” ini, maka Emrus meyakini akan menggangu hubungan dengan Preisden Prabowo.

“Selaku wakil presiden, apakah Mas Gibran punya kuasa bisa mendeteksi itu (laporan) di lapangan, kecuali pak Prabowo memberikan mandat ke Mas Gibran. Shgga menteri menteri bisa menerima perintah dari mereapon pelayanan itu dengan baik di setiap kementerian. Jika tidak, maka ini justru yang bisa menggangu hubungan dengan Prabowo, “tandasnya.

“Dan saya tiak paham ini usulan murni datang dari Mas Gibran atau timnya. Kalau menurut saya lebih baik perkuat saja badan atau lembaga yang ada yang tupoksinya pengaduan masyarakat, Karena kerja Kantor Wapres ini seperti tumpang tindih dengan lembaga Ombudsman,” pungkasnya menambahkan.

Diketahui, mulai, Senin (11/11/2024) Wapres Gibran Rakabumjng Raka mulai membuka layanan pengaduan masyarakat bernama ‘Lapor Mas Wapres’.

“Kepada yang saya cintai, seluruh warga negara Indonesia, mulai besok, saya akan membuka pengaduan dari masyarakat Indonesia secara terbuka untuk umum,” tulis Gibran melalui akun resmi Instagram-nya @gibran_rakabuming, Minggu (10/11/2024). Gibran bilang, dirinya terbuka untuk didatangi oleh seluruh masyarakat dari hari Senin sampai dengan hari Jumat.

Aduan masyarakat bisa disampaikan malalui WhatsApp 08111 704 2207 atau datang langsung ke Istana Wakil Presiden di Jalan Kebon Sirih, Nomor 14, Jakarta Pusat.

Orang nomor dua di Indonesia itu menyatakan, dirinya akan menerima masyarakat sejak pukul 08.00 pagi hingga pukul 14.00 siang.

“Bapak Ibu dapat langsung datang ke Istana Wakil Presiden ya. Jadwalnya dari hari Senin-Jumat, jam 08.00-14.00 WIB,” tulis dia. (dil)

Tags: Gibran Rakabuming RakaLapor Mas WapresWapres Gibran

Berita Terkait.

Menteri P2MI: Kerja Sama dengan Jerman Jadi Tonggak Penting PMI Sektor Formal di Eropa
Headline

Menteri P2MI: Kerja Sama dengan Jerman Jadi Tonggak Penting PMI Sektor Formal di Eropa

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:31
Obat
Headline

Rupiah Tertekan, DPR Ingatkan Ancaman Kenaikan Harga dan Kelangkaan Obat

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:05
purbaya
Headline

Kemenkeu Kantongi Restu Pagu Rp49,8 Triliun, Purbaya Dorong Penghapusan Silo-Silo Organisasi

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:30
WIHAJI
Headline

Berpikir Kritis, Miliki Literasi Digital Kuat dan Kokoh di Era Digital Tuntutan untuk Gen Z

Selasa, 16 Juni 2026 - 08:21
Students Set Friday Deadline for Government to Respond to Demands After Meeting Gibran
Headline

Students Set Friday Deadline for Government to Respond to Demands After Meeting Gibran

Selasa, 16 Juni 2026 - 00:30
Usai Temui Gibran, Mahasiswa Beri Batas Waktu Realisasi Tuntutan hingga Jumat
Headline

Usai Temui Gibran, Mahasiswa Beri Batas Waktu Realisasi Tuntutan hingga Jumat

Selasa, 16 Juni 2026 - 00:15

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7117 shares
    Share 2847 Tweet 1779
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1775 shares
    Share 710 Tweet 444
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1042 shares
    Share 417 Tweet 261
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1094 shares
    Share 438 Tweet 274
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    993 shares
    Share 397 Tweet 248
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.