INDOPOSCO.ID – Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus melakukan upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) konstruksi di Indonesia.
Direktur Jenderal Bina Konstruksi Kementerian PU, Abdul Muis mengatakan, salah satu bentuk nyata upaya peningkatan kualitas SDM konstruksi di Tanah Air ini dilakukan melalui gelaran kompetisi. Tentu kompetisi di sini tak hanya sekedar ajang pencarian juara, tapi lebih dari itu.
“Kompetisi ini juga diharapkan bisa jadi sarana untuk meningkatkan kualitas SDM konstruksi yang akan menjadi tulang punggung pembangunan infrastruktur Indonesia ke depan,” ujar Abdul Muis, didampingi Pejabat Tinggi Pratama di Direktorat Jenderal Bina Konstruksi Kementerian PU saat memberikan penghargaan kepada para pemenang Kompetisi Tenaga Kerja Konstruksi Dalam Rangka Konstruksi Indonesia 2024, Jumat (8/11/2024), di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten.
Dalam hal ini, ia mendorong para tenaga kerja konstruksi untuk tidak hanya Agile, tapi juga memiliki kapasitas untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan tuntutan industri yang terus berkembang.
Kompetisi yang diikuti tenaga kerja konstruksi, baik ahli maupun terampil ini dilaksanakan dalam beberapa kategori dan jabatan kerja bidang konstruksi. Dua hari terakhir ini telah menjadi saksi dari kerja keras, dedikasi dan semangat luar biasa para peserta kompetisi.
“Semua telah membuktikan bahwa mereka adalah tenaga kerja konstruksi yang kompeten. Saya merasa sangat bangga dan terhormat dapat menyaksikan secara langsung bagaimana para peserta berkompetisi untuk meraih prestasi terbaik di bidangnya masing-masing,” tutur Abdul Muis.
Adapun pemenang kompetisi pada kategori alat berat excavator juara 1 Sumatera Selatan, juara 2 Kalimantan Selatan dan juara 3 Riau. Kategori surveyor juara 1 Daerah Istimewa Yogyakarta, juara 2 Kalimantan Selatan, juara 3 Sumatera Selatan. Kategori Building Information Modelling (BIM) juara 1 Jakarta, juara 2 Lampung, juara 3 Jawa Timur.
Selain itu, ada juga kategori membangun rumah mini, kategori membangun rumah mini (lanjutan) dan seterusnya. (arm)











