• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Daerah

HARPA dari Kitabisa Luncurkan Beasiswa Tunas untuk Pelajar dan Mahasiswa di Mempawah, Kalimantan Barat

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Jumat, 8 November 2024 - 08:05
in Daerah
Program Harapan Alam (HARPA) dari Kitabisa meluncurkan Beasiswa Tunas untuk para pelajar dan mahasiswa di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Minggu (3/11/2024). Foto: Dokumen HARPA dari Kitabisa

Program Harapan Alam (HARPA) dari Kitabisa meluncurkan Beasiswa Tunas untuk para pelajar dan mahasiswa di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Minggu (3/11/2024). Foto: Dokumen HARPA dari Kitabisa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Program Harapan Alam (HARPA) dari Kitabisa meluncurkan Beasiswa Tunas untuk para pelajar dan mahasiswa di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat.

Beasiswa ini merupakan sebuah program beasiswa holistik yang tidak hanya fokus pada pendidikan, tetapi juga pelestarian lingkungan. Peluncuran program ini dilakukan di Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat, Minggu (3/11/2024).

BacaJuga:

Wamendagri Desak Forkopimda Kaltim Perkuat Sinergi Tangani Karhutla

Pertamina Minta Warga Bali Tak Panic Buying dan Menimbun BBM Bersubsidi

Gubernur dan Kapolda Banten Irjen Hendra Kurniawan Perkuat Sinergi, Prioritaskan Pelayanan Masyarakat 

Peluncuran program yang diadakan di Rumah Gesit Mempawah ini, menandai dimulainya perjalanan 10 anak muda terpilih yang akan mendapatkan dukungan pendidikan komprehensif selama setahun ke depan. Mereka terdiri dari empat mahasiswa dan enam siswa SMA/SMP yang berasal dari empat kecamatan di Kabupaten Mempawah: Jungkat, Sungai Pinyuh, Mempawah Timur, dan Sadaniang.

Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Lembaga Pengembangan Masyarakat Swadaya dan Mandiri (GEMAWAN), lembaga lingkungan, orang tua siswa, dan Kitabisa.org bagian dari ekosistem Kitabisa. Pendekatan kolaboratif ini memungkinkan program untuk menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat, baik dari sisi pendidikan maupun pelestarian alam.

Dewan Pengurus Gemawan Hermawansyah menjelaskan, Beasiswa Tunas lahir dari pemahaman bahwa pelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat tidak bisa dipisahkan. Pihaknya melihat bagaimana himpitan ekonomi keluarga petani dan nelayan seringkali menghalangi akses pendidikan bagi anak-anak mereka.

“Beasiswa Tunas hadir untuk menjembatani kesenjangan ini, memberikan peluang yang lebih baik untuk pendidikan dan masa depan yang lebih sejahtera. Ini langkah awal untuk masa depan yang lebih sejahtera, untuk anak-anak dan alam Kalimantan. Kami berharap para penerima Beasiswa Tunas akan menjadi pionir di komunitas mereka, menunjukkan bahwa kesejahteraan ekonomi dapat tercapai tanpa mengorbankan kelestarian alam,” ujarnya.

Ketua Yayasan Kitabisa Edo Irfandi menambahkan, masalah kompleks seperti deforestasi dan kesenjangan pendidikan memerlukan solusi yang komprehensif dan berkelanjutan.

“Dengan bekerja sama, kita dapat menciptakan dampak yang lebih besar, membawa perubahan positif yang dapat bertahan dalam jangka panjang,” ucapnya.

Kerja Sama untuk Dampak Berkelanjutan

Salah satu penerima beasiswa, Adit Pradana (16), memberikan contoh nyata bagaimana pendidikan dan pelestarian alam saling terkait. Wasandi (47), ayah Adit, seorang nelayan sekaligus aktivis pelestarian mangrove, telah mengembangkan metode inovatif menggunakan selongsong bambu untuk melindungi bibit bakau dari terpaan ombak.

Di pesisir pantai yang dipenuhi bakau muda, Wasandi menceritakan dampak perubahan lingkungan terhadap mata pencaharian mereka.

“Dulu, kami bisa menangkap ikan dekat pantai. Sekarang, abrasi mengharuskan kami untuk berlayar lebih jauh, yang menghabiskan lebih banyak bahan bakar dan waktu,” ujarnya.

Namun, dengan kearifan lokal, Wasandi menemukan solusi yang sederhana tetapi efektif. Dirinya menanam mangrove menggunakan selongsong bambu untuk melindungi bibit bakau dari ombak.

“Setiap pohon yang tumbuh adalah harapan untuk masa depan anak-anak kami. Ketika mangrove tumbuh kuat, ikan akan kembali, dan kami tidak perlu berlayar terlalu jauh, tetap dekat dengan keluarga,” ujarnya.

Adit menuturkan, Beasiswa Tunas lebih dari sekadar membantu biaya sekolahnya. “Ini tentang melanjutkan perjuangan ayah saya dalam menjaga alam. Saya ingin membuktikan bahwa pendidikan dan pelestarian lingkungan bisa berjalan seiring, saling mendukung,” kata Adit.

Beasiswa Tunas dirancang sebagai program percontohan selama satu tahun, dengan visi memberikan keberlanjutan. Jika berhasil, program ini akan dilanjutkan dengan menyasar pelajar dan mahasiswa di daerah lain.

Selain dukungan pendidikan, program ini juga mencakup pendampingan keluarga dan pengembangan mata pencaharian alternatif yang ramah lingkungan, untuk memastikan kesejahteraan jangka panjang bagi masyarakat.

Lebih lanjut, Beasiswa Tunas tidak hanya memberikan dukungan finansial untuk biaya pendidikan, tetapi juga menawarkan pendampingan akademis, edukasi mengenai konservasi alam, serta pengembangan keterampilan berkelanjutan bagi penerima beasiswa.

Dengan mengintegrasikan tiga elemen utama-pendidikan, kesadaran lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat-program ini bertujuan untuk menciptakan dampak yang lebih luas dan berkelanjutan bagi penerima beasiswa dan komunitas mereka. (ibs)

Tags: Beasiswa TunasKitabisaPelestarian AlamProgram Harapan Alam

Berita Terkait.

wiyagus
Daerah

Wamendagri Desak Forkopimda Kaltim Perkuat Sinergi Tangani Karhutla

Kamis, 15 Oktober 2026 - 23:13
spbu
Daerah

Pertamina Minta Warga Bali Tak Panic Buying dan Menimbun BBM Bersubsidi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:02
Gubernur dan Kapolda Banten Irjen Hendra Kurniawan Perkuat Sinergi, Prioritaskan Pelayanan Masyarakat 
Daerah

Gubernur dan Kapolda Banten Irjen Hendra Kurniawan Perkuat Sinergi, Prioritaskan Pelayanan Masyarakat 

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:32
Gagalkan Penyelundupan 5 Kg Sabu di Perbatasan Malaysia, Patroli Bersama Bea Cukai dan TNI Jaga Sambas
Daerah

Bea Cukai Blitar Gagalkan Pengiriman 196 Ribu Batang Rokok Ilegal di Kanigoro

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:32
Gagalkan Penyelundupan 5 Kg Sabu di Perbatasan Malaysia, Patroli Bersama Bea Cukai dan TNI Jaga Sambas
Daerah

Gagalkan Penyelundupan 5 Kg Sabu di Perbatasan Malaysia, Patroli Bersama Bea Cukai dan TNI Jaga Sambas

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:42
Istri-Anak Jadi Korban Amukan akibat Judol, DPR Desak Perlindungan Menyeluruh
Daerah

Istri-Anak Jadi Korban Amukan akibat Judol, DPR Desak Perlindungan Menyeluruh

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:07

OLAHRAGA

esi
Olahraga

PB ESI 2026–2030 Fokus Ubah Potensi Generasi Digital Jadi Prestasi Dunia

Editor Laurens Dami
Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:07

INDOPOSCO.ID - Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI) resmi melantik kepengurusan baru untuk masa bakti 2026–2030. Langkah itu menjadi momentum...

SelengkapnyaDetails
Gempa Bumi Getarkan Banyumas di Jawa Tengah, Pusat Episenter 25 Km dari Kota

Hasil Liga Champions: Liverpool Pesta Gol, PSG Mengamuk di Markas City

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:57
Anggota DPR Kecam Kekerasan terhadap Tim EPA Persib Bandung di Batang

Mandalika Mendunia, Pertamina Apresiasi Kolaborasi di Balik Sukses MotoGP 2026

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:51
Anggota DPR Kecam Kekerasan terhadap Tim EPA Persib Bandung di Batang

Anggota DPR Kecam Kekerasan terhadap Tim EPA Persib Bandung di Batang

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:40
Tobat Ekologis, Menag Ajak Umat Bersahabat dengan Alam

5 Emas Asian Games Jadi Alarm Evaluasi, Okto Dorong Pembenahan Sistem Olahraga

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:30

BERITA POPULER

  • Daftar Harga Mobil Elektrifikasi Wuling 2026, dari Aira EV hingga Wuling Darion EV

    Daftar Harga Mobil Elektrifikasi Wuling 2026, dari Aira EV hingga Wuling Darion EV

    945 shares
    Share 378 Tweet 236
  • Gempa Bumi Getarkan Banyumas di Jawa Tengah, Pusat Episenter 25 Km dari Kota

    929 shares
    Share 372 Tweet 232
  • Gandeng Musisi Tanah Air, Kemendikdasmen Kian Menggelorakan Lagu Anak Lewat KICAU

    736 shares
    Share 294 Tweet 184
  • Pengusaha Pilihan

    727 shares
    Share 291 Tweet 182
  • Darion dan Eksion PHEV Wuling Raih Pengakuan di FCR 2026

    890 shares
    Share 356 Tweet 223
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.