• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Berkaca pada Pemilu 2024, Bawaslu Harap Tak Ada Kekerasan Gender dalam Pilkada Serentak 2024

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Selasa, 29 Oktober 2024 - 17:16
in Nasional
bawasluco

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Rahmat Bagja dan Anggota Bawaslu Lolly Suhenti dalam penandatanganan MoU bersama Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR), Kalyanamitra, Cek Fakta, dan Koalisi Perempuan Indonesia di Gedung Bawaslu RI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (29/10/2024). (Indopos.co.id / Dilianto)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Tak ingin proses pelaksanaan Pilkada 2024 yang tinggal 29 hari lagi tercederai, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI menggandeng sejumlah organisasi pemantau pemilu sipil untuk sama-sama melakukan tugas pengawasan.

Hal itu ditandai dengan pendandatangan Nota Kesepahaman (MoU) antara Bawaslu dengan Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR), Kalyanamitra, Cek Fakta, dan Koalisi Perempuan Indonesia. Acara penandatanganan berlangsung di Gedung Bawaslu RI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (29/10/2024).

BacaJuga:

Soal Perampasan Aset, Ketua Komisi III: Antara Target Pemulihan dan Potensi Jadi Alat Kekuasaan

ETLE Punya Keterbatasan, DPR RI: Kombinasi Tilang Manual Dinilai Jadi Solusi

Pengembangan AI untuk Prioritaskan Pasien IGD, BRIN: Akurasi Masih Perlu Ditingkatkan

Menurut Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja, pentingnya pengawasan bersama organisasi sipil pada beberapa tahapan kritis Pilkada.

“Tahapan paling rawan menurut pemetaan kita adalah masa kampanye, masa tenang, hingga pemungutan suara,” ujar Bagja.

“MoU ini adalah langkah konkret untuk mengantisipasi berbagai potensi kerawanan,,” sambung Bagja.

Kata Bagja, dalam kerja sama ini, masing-masing lembaga memiliki peran strategis. Yaitu, JPPR akan berperan sebagai relawan pemantau di lapangan, sementara Cek Fakta membantu mengidentifikasi informasi yang menyesatkan.

Koalisi Perempuan Indonesia juga akan fokus pada pemantauan pelibatan anak-anak dalam kampanye dan memastikan partisipasi perempuan dalam proses pemilu bebas dari politik uang.

Bagja menggarisbawahi beberapa potensi kerawanan, seperti politik uang, kekerasan, dan pemaksaan dalam memilih. Ia juga menyoroti permasalahan teknis di Tempat Pemungutan Suara (TPS), seperti ketidaktahuan pemilih tentang prosedur pencoblosan dan pengawasan daftar pemilih tetap (DPT).

Selain itu, kampanye bermasalah yang melibatkan anak-anak atau kekerasan, serta keterlibatan Aparatur Sipil Negara (ASN) atau kepala desa, turut menjadi perhatian khusus Bawaslu.

“Ini semua adalah bagian dari praktik kerawanan yang kami petakan dan akan kami pantau,”tegas Bagja.

Kerja sama ini, lanjut Bagja, diharapkan mampu memastikan Pilkada 2024 berjalan dengan adil, jujur, dan bebas dari pelanggaran, sehingga hak-hak masyarakat sebagai pemilih dapat terlindungi dengan baik.

Di tempat yang sama, Anggota Bawaslu RI Lolly Suhenty menambahkan, riset yang dilakukan Kalyanamitra dalam pemilu sebelumnya, pemilu presiden dan pemilu legislatif 2024, telah menemukan adanya kekerasan berbasis gender, tidak hanya selama kampanye, tetapi juga saat pemungutan suara. Temuan ini telah diserahkan ke Bawaslu sebagai bahan evaluasi dan penguatan pengawasan pada Pilkada 2024.

“Dalam proses pemilu kemarin, terjadi situasi di mana kekerasan berbasis gender muncul, baik dalam kampanye maupun dalam pemungutan suara,” jelas Lolly.

Kekerasan gender yang dimaksud adalah di antaranya, pemaksaan terhadap istri untuk mencoblos pilihan sesuai keinginan suami, Intimidasi, ataupun seruan agar tidak memilih calon yang berjenis perempuan.

Berdasarkan temuan tersebut, MoU yang ditandatangani Bawaslu bersama Kalyanamitra, JPPR, Cek Fakta, dan Koalisi Perempuan Indonesia fokus memastikan perempuan berperan aktif, tidak hanya sebagai pemilih, tetapi juga sebagai pemantau dan pengawas partisipatif.

Lolly menegaskan, keterlibatan perempuan dalam pengawasan sangat penting agar mereka bisa memantau lingkungan sekitar dan memberikan informasi cepat jika terjadi kekerasan berbasis gender selama tahapan pemilu.

“Dengan menjadi pemantau dan pengawas partisipatif, perempuan akan berperan langsung dalam menjaga pemilu yang aman dan adil,” pungkas Lolly. (dil)

Tags: BawasluKekerasan GenderPemilu 2024Pilkada serentak 2024

Berita Terkait.

Habiburokhman
Nasional

Soal Perampasan Aset, Ketua Komisi III: Antara Target Pemulihan dan Potensi Jadi Alat Kekuasaan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:01
Tilang
Nasional

ETLE Punya Keterbatasan, DPR RI: Kombinasi Tilang Manual Dinilai Jadi Solusi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:47
Cek-Kesehatan
Nasional

Pengembangan AI untuk Prioritaskan Pasien IGD, BRIN: Akurasi Masih Perlu Ditingkatkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:27
TNI
Nasional

Pascaputusan MK, DPR RI Desak Revisi UU Peradilan Militer Tak Tunggu 2 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:05
Program Beasiswa Ini Perluas Akses Pendidikan Tinggi Anak Kurang Mampu
Nasional

Wakil Ketua DPD RI: Kepemimpinan Perempuan Butuh Kesempatan Setara

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:04
Mendikdasmen Perluas Akses PAUD, 888 Ribu Murid TK Terima PIP
Nasional

Mendikdasmen Perluas Akses PAUD, 888 Ribu Murid TK Terima PIP

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:45

OLAHRAGA

BLISPI
Olahraga

Cetak Bintang Sepak Bola dari Daerah, Ketua DPD RI Buka BLISPI Youth Cup V di Bekasi

Editor Nasuha
Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:16

INDOPOSCO.ID - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan B. Najamudin membuka Badan Liga Sepakbola Pelajar Indonesia (BLISPI) Youth Cup...

SelengkapnyaDetails
NOC Indonesia

Menuju Dakar 2026, NOC Indonesia Resmi Lepas 12 Atlet Muda Terbaik

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 02:22
champion

Hasil Liga Champions: MU Dipermak Como, Bayern Gagal Menang Atas Arsenal

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:10
persija

Persija vs Arema: Shin Tae-yong Siapkan Strategi Redam Singo Edan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:51
Hasil Liga Champions: Hujan Gol Tercipta, PSG hingga Liverpool Berpesta

Hasil Liga Champions: Hujan Gol Tercipta, PSG hingga Liverpool Berpesta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:16

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    2772 shares
    Share 1109 Tweet 693
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    917 shares
    Share 367 Tweet 229
  • Bea Cukai Gagalkan Pengangkutan 1,6 Juta Batang Rokok Ilegal di Tol Ciperna

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Atasi Suhu Panas, Pemprov Jakarta Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

    901 shares
    Share 360 Tweet 225
  • Pernyataan Menkes Soal ‘Adaptasi’ Karhutla Tuai Polemik, Kemenkes Klaim Tak Pasrah

    776 shares
    Share 310 Tweet 194
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.