• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Eksplorasi Migas Makin Diminati dalam 3 Tahun Terakhir dan Raih 23 Kontrak Migas Baru

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Selasa, 15 Oktober 2024 - 08:26
in Ekonomi
Deputi Eksplorasi Pengembangan dan Manajemen Wilayah Kerja Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Benny Lubiantara, dalam acara Indonesia Exploration Forum (IEF) bertajuk "Framing the Future of Indonesia’s Oil and Gas: Massive Exploration for Indonesia Energy Security", di Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur, Senin (14/10/2024). Foto: Dokumen SKK Migas

Deputi Eksplorasi Pengembangan dan Manajemen Wilayah Kerja Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Benny Lubiantara, dalam acara Indonesia Exploration Forum (IEF) bertajuk "Framing the Future of Indonesia’s Oil and Gas: Massive Exploration for Indonesia Energy Security", di Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur, Senin (14/10/2024). Foto: Dokumen SKK Migas

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Indonesia Exploration Forum (IEF) bertajuk “Framing the Future of Indonesia’s Oil and Gas: Massive Exploration for Indonesia Energy Security” membuka fakta dalam 3 tahun terakhir minat investor untuk masuk ke eksplorasi migas di Indonesia terus meningkat. Pemerintah menyampaikan bahwa minat investor untuk melakukan eksplorasi migas di Indonesia terus meningkat dalam 3 tahun terakhir.

Tingginya minat investor masuk ke eksplorasi disampaikan Direktur Pembinaan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ariana Soemanto saat menjadi narasumber pada diskusi panel di acara IEF tersebut,

BacaJuga:

Negara Kendalikan Impor Minyak dan LPG, Mampukah Tekan Beban Subsidi Energi?

Minerba Convex 2026 Jadi Ajang Kolaborasi Pemerintah dan Pelaku Industri Tambang

Daihatsu Kumpul Sahabat Digelar di Denpasar, Perkuat Kebersamaan dengan Warga Bali

Ariana menyampaikan dalam 3 tahun, ada 23 kontrak migas baru, termasuk 2 yang ditandatangani hari ini yaitu blok Amanah dan Melati.

“Saat ini ada tabungan eksplorasi sekitar Rp4,3 triliun dan Rp11 triliun untuk pengembangan,” imbuhnya.

Ariana menambahkan fokus area eksplorasi kedepan adalah di wilayah timur yang terdapat di 5 area yaitu Buton, Timor, Seram, Aru dan Papua. Untuk wilayah barat, fokusnya ada di Sumatera Utara, Sumatera Selatan dan Jawa Timur.

“Di wilayah timur sudah ada sekitar 5 join study, dan ada 1 yang jadi blok migas baru. Untuk wilayah barat, ada 1 yang sudah mulai mengarah ke joint study. Adanya Tim Kepmen Eksplorasi, saat ini dari barat hingga timur, memiliki 34 joint study,” terangnya.

Ariana menyampaikan upaya Pemerintah untuk mempercepat dukungan terhadap eksplorasi hulu migas yang sudah dilakukan antara lain Fleksibilitas PSC, split sampai 50 persen, Bank garansi yang lebih murah, penawaran langsung tanpa joint study, perubahan komitmen eksplorasi ke area terbuka, tambahan periode eksplorasi dan penambahan masa periode pasca-POD 1.

Deputi Eksplorasi Pengembangan dan Manajemen Wilayah Kerja Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Benny Lubiantara menyampaikan pada sesi tersebut, bahwa eksplorasi yang lebih masif membutuhkan dukungan regulasi yang lebih kuat lagi.

Saat ini kebanyakan proyek yang ada di long term plan (LTP) tidak ekonomis, oleh karenanya bagaimana agar hasil eksplorasi dapat diproduksikan maka butuh payung hukum yang kuat yaitu penyelesaian Rancangan Undang-Undang Minyak dan Gas Bumi (RUU Migas).

“Industri hulu migas membutuhkan terobosan-terobosan agar ada split yang lebih bagus, jika ada kegiatan di open area kenapa tidak beri kemudahan-kemudahan,” imbuhnya.

Terkait upaya mempercepat penemuan menjadi produksi, Benny menyampaikan saat ini dari aspek teknis dan non teknis, hambatan dan tantangan terbesar adalah faktor non teknis.

Dia menyampaikan untuk urusan teknis bisa dipercepat, seperti saat ini dalam hitungan bulan plan of development (POD) sudah bisa diselesaikan, tetapi untuk non teknis seperti perizinan, amdal dan lainnya penyelesaiannya tidak dapat diprediksikan.

“Akibatnya meskipun POD sudah disetujui, sering proyek itu delay terus tidak onstream penyebabnya umumnya di perizinan, amdal, pengadaan yang lama, dukungan pemerintah di daerah yang lama. Ketika sekali molor proyek tersebut, maka dipastikan pencapaian target LTP juga akan mundur,” ujar Benny.

Direktur Eksplorasi Pertamina Hulu Energi (PHE) Muharram Jaya Panguriseng menyampaikan, Pertamina terus melakukan kegiatan eksplorasi secara masif dan agresif. Diluar upaya yang lain, dia menegaskan bahwa peningkatkan produksi kontribusi eksplorasi tetap adalah paling utama dan signifikan.

Dia menyampaikan Pertamina telah meningkatkan target penemuan migas. Untuk lokasi yang masuk kategori mature, dari statistik 10 tahun terakhir, hanya sekitar 10 MMBOE. Dalam 2 tahun terakhir PHE telah tingkatkan menjadi 15 MMBOE di tahun ini. Untuk tahun 2025 bahwa hanya prospek diatas 30 MMBOE yang di bor.

“Kami juga melakukan cara-cara yang out of the box, di tempat yang lama dijalankan dengan cara baru. Kita baru saja discovery di sumur Astrea Rokan yaitu 3 ribu barrel oil per day (BOPD) per hari tanpa air, 100 persen adalah minyak,” ucap Muharram.

Dia menambahkan strategi kedua adalah strategi untuk bertumbuh, ibaratnya ketika ditargetkan mencari paus maka harus di laut dalam dan bukan di kolam.

“Saat ini Pertamina agresif di WK baru salah satunya di Sulawesi dan akan terus melakukan itu di area frontier yang potensial lainnya,” tutur Muharram. (rmn)

Tags: eksplorasi migasIndonesia Exploration Forumindustri hulu migasKontrak MigasSKK Migas

Berita Terkait.

Negara Kendalikan Impor Minyak dan LPG, Mampukah Tekan Beban Subsidi Energi?
Ekonomi

Negara Kendalikan Impor Minyak dan LPG, Mampukah Tekan Beban Subsidi Energi?

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:50
Minerba Convex 2026 Jadi Ajang Kolaborasi Pemerintah dan Pelaku Industri Tambang
Ekonomi

Minerba Convex 2026 Jadi Ajang Kolaborasi Pemerintah dan Pelaku Industri Tambang

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:25
Daihatsu Kumpul Sahabat Digelar di Denpasar, Perkuat Kebersamaan dengan Warga Bali
Ekonomi

Daihatsu Kumpul Sahabat Digelar di Denpasar, Perkuat Kebersamaan dengan Warga Bali

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:51
PEVS 2026 Resmi Dibuka, Pemerintah Targetkan Indonesia Jadi Pemain Utama Kendaraan Listrik
Ekonomi

PEVS 2026 Resmi Dibuka, Pemerintah Targetkan Indonesia Jadi Pemain Utama Kendaraan Listrik

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:37
Kementerian Ekraf Sulap Potensi Musisi Jalanan Jadi Peluang Ekonomi
Ekonomi

Kementerian Ekraf Sulap Potensi Musisi Jalanan Jadi Peluang Ekonomi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:03
Teken 7 Kesepakatan di FOREK Hulu Migas 2026, PGN Perkuat Ketahanan Pasokan Gas Nasional
Ekonomi

Donor Darah PLN EPI dan PLN EG Libatkan 161 Peserta, 134 Kantong Berhasil Dikumpulkan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 04:21

OLAHRAGA

Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting
Olahraga

Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

Editor Nelly Marinda Situmorang
Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:13

INDOPOSCO.ID – Persaingan Super League 2026/2027 semakin memanas. Memasuki pekan kedelapan, sejumlah duel menarik siap tersaji pada 30 Oktober hingga...

SelengkapnyaDetails
Wamendagri Tegaskan Kepercayaan Masyarakat Jadi Modal Utama Kepemimpinan Kepala Daerah

Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:57
catur

Borong 17 Medali, Percasi DKI Jakarta Kembali Rajai Kejurnas Catur 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:43
timnas

Laga Indonesia Vs Yordania Terancam Batal, Erick Thohir Beber Kekhawatiran PSSI

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:22
liverpool

Liverpool vs Chelsea: Iraola Isyaratkan Rotasi, The Reds Siap Tempur

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:27

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    5150 shares
    Share 2060 Tweet 1288
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    1262 shares
    Share 505 Tweet 316
  • Lahan Perhutanan Sosial Seluas 638 Hektar di Humbang Hasundutan Resmi Dikelola Kelompok Tani

    988 shares
    Share 395 Tweet 247
  • Gempa Bumi Dangkal Getarkan Aceh Tenggara, BMKG: Kedalaman Hiposenter 3 Km

    942 shares
    Share 377 Tweet 236
  • APK Kuliah Baru 35 Persen, Alumni Perguruan Tinggi Diminta Ikut Perluas Akses Pendidikan

    915 shares
    Share 366 Tweet 229
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.