• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Apresiasi INOTEK, Sampoerna dan BRIN, Sandiaga Uno: UMKM Manfaatkan Peluang Ekonomi Digital

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Senin, 14 Oktober 2024 - 17:33
in Ekonomi
Menparekraf Sandiaga Uno (tengah) dalam acara IDEAL di Jakarta, Kamis (10/10/2024). Foto: Ist

Menparekraf Sandiaga Uno (tengah) dalam acara IDEAL di Jakarta, Kamis (10/10/2024). Foto: Ist

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mendorong pelaku UMKM untuk memanfaatkan peluang ekonomi digital yang ditaksir mencapai US$110 miliar pada 2025. Pemerintah saat ini terus berupaya agar pelaku UMKM mendapatkan perlindungan guna bersaing secara adil sehingga bisnisnya berkembang.

Sejalan dengan itu, Sandiaga mengapresiasi upaya konsisten pendampingan kolaboratif melalui Program UMKM Untuk Indonesia (UUI) dari Yayasan Inovasi Teknologi Indonesia (INOTEK), Badan Riset Inovasi Nasional dan didukung penuh oleh Sampoerna Entrepreneurship Training Center (SETC) di bawah Payung Program Keberlanjutan “Sampoerna Untuk Indonesia” (SUI).

BacaJuga:

Tawarkan 65 Cekungan Migas Belum Dieksplorasi, Indonesia Bidik Investasi Global di ADIPEC 2026

PLN EPI Amankan Pasokan LNG Masela 18 Tahun, Capai 600 Kargo

ANTAM Borong 5 Penghargaan di Minerba Convex 2026, Ini Program Unggulannya

“Saya mengapresiasi program yang diinisiasi Sampoerna Entrepreneurship Training Center ini. IDEAL ini program digitalisasi dan inovasi UMKM agar bisa menjadi entrepreneur yang terakselerasi ekonominya menuju ekonomi berkelanjutan,” ujarnya di sela-sela acara IDEAL di Jakarta, Kamis (10/10/2024).

Sebagai konteks, Program UUI telah mendampingi 1.000 UMKM dari DKI Jakarta dan Jawa Barat sejak Februari 2024 lalu. Sebagai acara puncak dari rangkaian Program UUI digelar acara Inovasi dan Digitalisasi Entrepreneur untuk Akselerasi Lanjutan (IDEAL) 2024.

UUI dan IDEAL 2024 merupakan perhelatan kedua setelah dilakukan pertama kali pada 2023 lalu. Pada IDEAL 2024 terpilih 5 UMKM yang keluar sebagai pemenang untuk didampingi lebih lanjut oleh INOTEK, BRIN dan Sampoerna SETC.

Kelima UMKM terpilih itu mulai dari peringkat pertama ialah Batik Gending Amarta, Bogor Sari Nutrisi atau Yess Yoghurt, Imah Teuweul Indonesia, Madu Non Pasteurisasi, dan Mbrebes Mili Food.

Sandiaga berharap pendampingan yang dilakukan lembaga pemerintah dan swasta ini dapat ikut berkontribusi mendorong UMKM naik kelas. Dari 64 juta UMKM nasional, harapnya, lebih banyak lagi UMKM yang bisa membuka peluang usaha dan lapangan kerja dengan memanfaatkan inovasi dan riset yang ditawarkan BRIN.

“Pemerintah tentu terus memberikan penguatan dan perlindungan bagi UMKM agar persaingan yang adil. Kami juga memfasilitasi UMKM untuk masuk ke ekonomi digital karena ada US$110 miliar peluang ekonomi digital pada 2025 dan UMKM harus jadi prioritas,” tambahnya.

Tantangan UMKM

Sandiaga melanjutkan tantangan utama UMKM bukan pendanaan. Menurutnya, tantangan utama pelaku UMKM ialah capacity building atau bagaimana meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) pelaku UMKM.

Berdasarkan pengalaman sebagai pengusaha dan aktif di berbagai organisasi pelaku usaha, Sandiaga mengatakan bahwa pelatihan dan pembinaan SDM sangat penting. UMKM harus mampu menghasilkan produk yang berkualitas dan berkelanjutan yang hanya mungkin jika memiliki SDM yang tangguh.

“Begitu mereka memiliki ilmu, bisa akses peluang, dan oleh karena itu, pendanaan datang sendiri. Saya selalu bilang tantangan pertama itu capacity building. Kedua, pemasaran yang harus didorong melalui promosi. Setelah memiliki produk dalam kapasitas tertentu, baru pendanaan,” jelasnya.

Kepala BRIN, Laksana Tri Handoko yang juga tampil sebagai panelis, mengamini pentingnya kapasitas SDM. Dengan SDM yang mumpuni, pelaku UMKM dapat beradaptasi sekaligus berinovasi untuk menjawab dinamika perubahan kebutuhan konsumen.

“Inovasi terkait dengan kemampuan beradaptasi. Sementara riset itu sangat dekat dengan UMKM. Jangan bayangkan risetnya akademisi. UMKM mengakses riset dari orang lain, itu yang kami tawarkan dari BRIN yakni platform inovasi,” katanya.

BRIN, kata Tri Handoko, membuka diri sehingga para periset bisa mendapatkan masukan dari pelaku UMKM terkait persoalan yang dihadapi dan bisa langsung mencarikan solusi alternatif bagi persoalan yang dihadapi pelaku UMKM.

Atas dasar itu, lanjutnya, BRIN antusias berkolaborasi dengan INOTEK dan SETC untuk mendampingi UMKM. Lewat para periset BRIN, pelaku UMKM bisa mendapatkan solusi relevan atas permasalahan yang dihadapi di lapangan.

“Biasanya UMKM bisa bertahan karena menemukan inovasi baru yang berbeda dengan di pasaran,” jelasnya.

Asisten Deputi Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Kemenko Perekonomian, Herfan Brilianto Mursabdo menambahkan yang paling penting bagi UMKM ialah kapasitas SDM, sementara teknologi hanyalah sarana. Untuk itu pelatihan literasi digital menjadi relevan sembari meningkatkan pemerataan akses infrastruktur teknologi digital.

“Banyak UMKM di daerah mengeluh internet lambat, lalu harga pulsa mahal. Jadi ada dua hal yang harus kita lakukan yakni [pemerataan] infrastrukturnya dan [peningkatan] kapasitas SDM,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Staf Ahli Menteri Bidang Hubungan Antar Lembaga KemenKopUKM Riza Damanik mengatakan bahwa pandemi Covid-19 menjadi momentum lompatan pelaku UMKM untuk mengakses teknologi digital.

Sebelum pandemi, UMKM nasional yang sudah go digital kurang dari 9 juta, sementara saat ini UMKM yang go digital telah lebih dari 25 juta. Diharapkan tahun ini, target target 30 juta UMKM go digital dapat tercapai.

“Tantangan di lapangan itu literasi (digital) yang masih kurang. Tapi UMKM kita juga cepat belajar sehingga jumlah yang go digital meningkat,” katanya.

Riza mengingatkan digitalisasi tidak boleh disempitkan dengan produk UMKM masuk ke lokapasar atau platform e-commerce. Digitalisasi memiliki arti yang lebih luas hingga ke aspek mendorong produktivitas.

Mengutip riset SMSE terbaru, lanjutnya, sebanyak 84% pelaku UKM mengaku digitalisasi meningkatkan penjualan, 62% menyebut digitalisasi memperluas pangsa pasar, 73% UMKM mengaku digitalisasi mendorong efektivitas dan 50% meningkatkan efisiensi.

“Jadi ini hulu-hilir, kita perlu memperluas imajinasi tentang digitalisasi sehingga tidak hanya ramai di e-commerce tapi juga kuat pada sisi produksi,” imbuhnya. (ibs)

Tags: BRINEkonomi DigitalINOTEKkemenparekrafSampoernaSandiaga UnoUMKM

Berita Terkait.

adipec
Ekonomi

Tawarkan 65 Cekungan Migas Belum Dieksplorasi, Indonesia Bidik Investasi Global di ADIPEC 2026

Rabu, 4 November 2026 - 10:39
epi
Ekonomi

PLN EPI Amankan Pasokan LNG Masela 18 Tahun, Capai 600 Kargo

Rabu, 4 November 2026 - 10:20
antam
Ekonomi

ANTAM Borong 5 Penghargaan di Minerba Convex 2026, Ini Program Unggulannya

Rabu, 4 November 2026 - 10:10
np
Ekonomi

Alumni Inggris Kunjungi Muara Karang, PLN NP Buka Ruang Kolaborasi untuk Masa Depan Energi Indonesia

Rabu, 4 November 2026 - 09:49
pertamina
Ekonomi

Perpanjang Kemitraan hingga 2030, Pertamina-Toyota Percepat Transisi Energi

Rabu, 4 November 2026 - 00:30
avep
Ekonomi

Ekspansi ke Timur Tengah, Pertamina Drilling Perkuat Kerja Sama dengan Halliburton

Selasa, 3 November 2026 - 22:32

OLAHRAGA

piala
Olahraga

Ketegangan Timur Tengah Belum Reda, AFC Undur Jadwal Piala Asia 2027

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 3 November 2026 - 23:23

INDOPOSCO.ID - Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) resmi mengundur jadwal penyelenggaraan Piala Asia 2027. Turnamen yang semula dijadwalkan berlangsung pada...

SelengkapnyaDetails
noc

2 Atlet Muda Wafat di Porprov Jateng, NOC Indonesia: Tak Ada Medali Seharga Nyawa

Selasa, 3 November 2026 - 21:21
sty

Tanpa Shin Tae-yong di Awal League Cup, Persija Tetap Optimistis Hadapi PSMS

Selasa, 3 November 2026 - 16:26
Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

Senin, 2 November 2026 - 21:22
bca

Runvestasi 2026 Dimulai, BCA Ajak Masyarakat Lari Sehat Sekaligus Belajar Investasi

Senin, 2 November 2026 - 04:14

BERITA POPULER

  • Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

    Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

    2865 shares
    Share 1146 Tweet 716
  • Heboh Isu Jenderal Polisi Ditangkap terkait Penyadapan Prabowo, Polri Bilang Begini

    2181 shares
    Share 872 Tweet 545
  • Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an Berbuntut Panjang, MUI Layangkan 5 Tuntutan ke Polri

    1870 shares
    Share 748 Tweet 468
  • Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

    1157 shares
    Share 463 Tweet 289
  • Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

    1011 shares
    Share 404 Tweet 253
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.