• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Asosiasi: Upaya Pemerataan Dokter hingga ke Daerah Harus Diperkuat

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Minggu, 13 Oktober 2024 - 04:33
in Nasional
Ketua Umum AIPKI Budi Santoso usai menghadiri Pertemuan Ilmiah dan Mukernas XIV PDUI di Jakarta, Sabtu (12/10/2024). Foto: ANTARA

Ketua Umum AIPKI Budi Santoso usai menghadiri Pertemuan Ilmiah dan Mukernas XIV PDUI di Jakarta, Sabtu (12/10/2024). Foto: ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ketua Umum Asosiasi Institusi Pendidikan Kedokteran Indonesia (AIPKI) Budi Santoso mengatakan, upaya pemerataan dokter hingga ke daerah-daerah harus ditingkatkan kembali sehingga turut memperkuat sistem kesehatan primer di Indonesia.

Budi dalam Pertemuan Ilmiah dan Mukernas XIV PDUI di Jakarta Sabtu (12/10) mengatakan, tidak harus semua dokter spesialis berada di layanan primer mengingat produksi dokter spesialis membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Oleh sebab itu, peran dokter umum di layanan primer harus terus dioptimalkan, sehingga daerah-daerah terpencil tidak kekurangan dokter.

BacaJuga:

Prabowo Dorong Pelayanan Publik Harus Masuk ke Genggaman, Bukan Lagi Antrean Panjang

Ratusan Flora Terancam Punah, BRIN: Indonesia Masih Minim Koleksi Cadangan di Kebun Raya

Pembuktian Terbalik Dipersoalkan, DPR Minta RUU Perampasan Aset Tak Langgar HAM

“Kita ini adalah negara dengan banyak pulau mulai dari Sabang sampai Merauke, dan ini merupakan sebuah tantangan. Berapapun jumlah dokter yang diproduksi, kalau tidak dilakukan sebuah distribusi yang baik maka kita akan tetap mengatakan bahwa itu kekurangan,” katanya.

Budi mengingatkan, negara harus hadir untuk mendistribusikan para dokter hingga ke daerah terpencil, baik dokter umum maupun dokter spesialis. Para dokter yang bersedia mengabdikan diri di daerah-daerah terpencil juga harus diberikan penghargaan atau insentif tertentu, sehingga kesejahteraannya terjamin.

Ia juga menggarisbawahi tantangan peningkatan kualitas lulusan dokter seiring dengan jumlah fakultas kedokteran (FK) yang terus bertambah. Pada tahun ini, tercatat ada sebanyak 117 fakultas kedokteran, naik signifikan dibandingkan tahun 2022 yang tercatat sebanyak 92 fakultas kedokteran.

“Apa yang kita pertanyakan? Adalah bagaimana kualitas yang diproduksi oleh fakultas kedokteran baru, harus sama dengan fakultas-fakultas kedokteran yang lebih awal. Itu adalah tuntutannya,” ujarnya.

Budi mengingatkan, fakultas kedokteran yang baru berdiri harus mampu menghasilkan lulusan dengan kualitas yang sama seperti fakultas kedokteran yang telah lama eksis. Dengan begitu, lulusan dokter yang dihasilkan memiliki standar kompetensi minimal yang bisa memberikan pelayanan kesehatan yang baik bagi masyarakat di Indonesia.

Sementara itu, Presidium Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI) Imelda Datau mengatakan bahwa sebaiknya ada standar tertentu yang harus dipenuhi perguruan tinggi untuk mendirikan fakultas kedokteran. Tidak hanya standar izin pendirian, tetapi juga mempertimbangkan ketersediaan dosen dan fasilitas pendukung. Dengan begitu, diharapkan terjadi peningkatan kualitas lulusan dokter.

Ia juga mengamini bahwa distribusi dokter harus menjangkau hingga wilayah terpencil dan tidak hanya terpusat di kota-kota besar. Namun permasalahannya, menurut Imelda, kesejahteraan dokter yang mengabdi di daerah terpencil belum terjamin.

“Harus seimbang. Kita menuntut mereka bekerja dan mengabdi pada negara dan bangsa, tapi tolong juga diperhatikan kesejahteraannya. Sebetulnya banyak dokter yang sudah mengabdi tanpa memikirkan bayaran, banyak. Hanya itu tidak diangkat -mendapat sorotan-,” kata Imelda. (bro)

Tags: AIPKIdokterPemerataan Dokter

Berita Terkait.

Prabowo
Nasional

Prabowo Dorong Pelayanan Publik Harus Masuk ke Genggaman, Bukan Lagi Antrean Panjang

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:04
Kebun-Raya-Cibodas
Nasional

Ratusan Flora Terancam Punah, BRIN: Indonesia Masih Minim Koleksi Cadangan di Kebun Raya

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:33
RUU
Nasional

Pembuktian Terbalik Dipersoalkan, DPR Minta RUU Perampasan Aset Tak Langgar HAM

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:32
Budi-P
Nasional

Kondisi Darurat: KPK Beberkan Alasan OTT Kepala Daerah Masih Terus Terjadi

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:01
ikan
Nasional

Keren, Peneliti BRIN Temukan Spesies Baru Ikan Gobi Udang di Banyuwangi

Selasa, 21 Juli 2026 - 06:06
brian
Nasional

Program Aksara Mahasiswa 2026, Mendiktisaintek: Kampus Hadirkan Solusi Nyata bagi Masyarakat

Selasa, 21 Juli 2026 - 05:05

BERITA POPULER

  • messi

    Piala Dunia: Jelang Semifinal Kontra Inggris, Messi Pamitan dari Markas Argentina di Kansas

    12555 shares
    Share 5022 Tweet 3139
  • Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3168 shares
    Share 1267 Tweet 792
  • Suzuki Fronx Kuasai 35 Persen Pasar SUV Kompak di Indonesia

    2882 shares
    Share 1153 Tweet 721
  • Spanyol vs Argentina: De la Fuente Tuntut Wasit Pimpin Final dengan Sangat Ketat

    1412 shares
    Share 565 Tweet 353
  • Sah Jadi WNI, Mitchell Baker Bawa Postur Tinggi dan Insting Gol Mumpuni

    1083 shares
    Share 433 Tweet 271
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.