INDOPOSCO.ID – Kekayaan hayati laut Indonesia kembali bertambah. Tim peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) berhasil mengidentifikasi spesies baru ikan hias laut gobi udang dari genus Tomiyamichthys yang ditemukan di perairan Banyuwangi, Jawa Timur. Spesies tersebut diberi nama Tomiyamichthys oriens (T. oriens).
Penemuan spesies baru ikan gobi ini merupakan hasil penelitian Kunto Wibowo, Hilda M. Pratiwi, Anik B. Dharmayanthi, Agus Priyadi, dan Ruby V. Kusumah dari BRIN yang berkolaborasi dengan Djohan Tjiptadi serta Wiwi Tarmini dari CV Cahaya Baru.
Kajian dilakukan terhadap dua individu ikan gobi udang yang dikoleksi dari perairan Banyuwangi. Tim peneliti kemudian melakukan identifikasi menggunakan pendekatan morfologi serta analisis DNA mitokondria cytochrome c oxidase subunit I (COI).
Peneliti Pusat Riset Biosistematika dan Evolusi, BRIN, Kunto Wibowo menjelaskan, bahwa penetapan spesies baru dilakukan melalui pendekatan taksonomi integratif, sehingga tidak hanya mengandalkan satu metode identifikasi.
“Kami mengombinasikan karakter morfologi dengan analisis DNA untuk memperoleh bukti yang lebih komprehensif. Hasilnya menunjukkan T. oriens memiliki karakter yang konsisten dan berbeda dari spesies terdekatnya sehingga layak ditetapkan sebagai spesies baru,” ujar Kunto dalam keterangan, Senin (20/7/2026).
Hasil penelitian menunjukkan T. oriens memiliki kemiripan dengan Tomiyamichthys hyacinthinus yang berasal dari Jepang. Namun, setelah dilakukan pengamatan lebih rinci ditemukan sejumlah perbedaan mendasar, mulai dari jumlah jari-jari sirip, jumlah sisik, jumlah jari-jari insang, pola warna tubuh, hingga karakter genetiknya.
Analisis DNA juga memperlihatkan adanya perbedaan genetik sebesar 3,1 persen dibandingkan T. hyacinthinus. Selain itu, spesies baru ini memiliki ciri khas berupa lima bercak jingga terang besar di sepanjang tubuh, bercak kuning kecil pada bagian kepala, serta dua filamen memanjang pada sirip punggung pertama ikan jantan.
Kunto mengatakan, nama oriens berasal dari bahasa Latin yang berarti “timur” atau “matahari terbit”. Nama tersebut dipilih karena terinspirasi warna jingga cerah pada tubuh ikan sekaligus merujuk pada Banyuwangi yang dikenal sebagai The Sunrise of Java.
“Penamaan spesies ini juga menjadi bentuk pengakuan terhadap lokasi penemuannya. Kami berharap temuan ini dapat menjadi pemicu penelitian lanjutan untuk mengungkap kekayaan biodiversitas laut Indonesia yang masih sangat besar,” katanya.
Hingga kini, T. oriens baru diketahui menghuni kawasan pesisir Banyuwangi dengan habitat dasar berpasir. Berdasarkan informasi nelayan setempat, ikan tersebut ditemukan di perairan dangkal. Meski demikian, hubungan ekologisnya dengan udang, yang umumnya menjadi pasangan hidup ikan gobi, masih memerlukan penelitian lebih lanjut.
Penemuan T. oriens sekaligus menambah daftar spesies ikan yang berhasil dideskripsikan dari perairan Indonesia. Temuan tersebut memperlihatkan bahwa kawasan pesisir Nusantara masih menyimpan potensi biodiversitas yang sangat besar dan belum sepenuhnya terdokumentasi. (nas)


















