• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Pengalaman Kelola 3 Reaktor Riset, BRIN Tegaskan SDM Indonesia Siap Terapkan PLTN

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 9 September 2026 - 11:05
in Nasional
Ilustrasi reaktor nuklir/ Dokumen INDOPOSCO

Ilustrasi reaktor nuklir/ Dokumen INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pondasi riset, teknologi, dan sumber daya manusia (SDM) nuklir Indonesia dinilai telah cukup kuat untuk menopang pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) pertama. Namun, kebutuhan tenaga ahli akan melonjak hingga sekitar 870 personel ketika pembangkit memasuki fase komisioning.

Wakil Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Amarulla Octavian mengatakan, Indonesia memiliki pengalaman panjang dalam penguasaan teknologi nuklir. Salah satu modal utama berasal dari kemampuan mengelola tiga reaktor riset BRIN secara mandiri.

BacaJuga:

Rosan Masuk Dua Besar Menteri Berkinerja Terbaik, Akademisi: Berbasis Capaian Nyata

Transformasi Pelayanan Reserse Polri, Inovasi AKSARA Jadi Jalan Baru Perkuat Kepercayaan Publik

Penyaluran Dana Otsus Papua Tahap II Mandek, Kemendagri Desak Pemda Percepat Administrasi

“Fondasi riset dan penguasaan teknologi nuklir yang kita miliki didukung oleh pengalaman pengelolaan tiga reaktor riset BRIN serta keterlibatan para ahli lintas institusi membuktikan bahwa kapasitas SDM Indonesia sudah sangat siap,” ujar Amarulla dalam keterangan, Rabu (9/9/2026).

Ketiga reaktor riset tersebut, menurutnya, selama ini menjadi pusat berbagai kegiatan, mulai dari uji coba sains, produksi radioisotop, hingga pelatihan operator. Pengalaman mengoperasikan reaktor selama puluhan tahun dinilai menjadi bagian penting dalam membangun kemampuan nasional di bidang teknologi nuklir.

“Kesiapan SDM tetap menjadi perhatian utama karena kebutuhan tenaga kerja akan berubah di setiap tahapan pembangunan PLTN,” katanya.

Pada fase pengembangan, lanjut dia, kebutuhan SDM diperkirakan mencapai sekitar 105 personel. Mereka akan menangani berbagai pekerjaan, seperti studi kelayakan, perizinan tapak, hingga perancangan dasar.

Jumlah tersebut, masih ujar dia, meningkat menjadi sekitar 470 personel saat memasuki tahap konstruksi. Tenaga kerja pada fase ini dibutuhkan untuk mendukung manajemen proyek, pengawasan mutu, serta pembangunan sipil dan mekanikal.

“Kebutuhan terbesar diperkirakan terjadi pada fase komisioning. Sekitar 870 personel diperlukan untuk menjalankan pengujian sistem, inspeksi keselamatan, dan uji coba praoperasi sebelum PLTN beroperasi,” ungkapnya.

Lebih jauh ia mengungkapkan, setelah memasuki fase operasi, kebutuhan SDM diproyeksikan berada di kisaran 820 personel. Tenaga tersebut akan menangani pengoperasian reaktor, pemeliharaan rutin, manajemen limbah, serta proteksi radiasi.

“Pembangunan PLTN adalah demi kesejahteraan masyarakat dan syarat mutlak Indonesia Maju. Tantangan ke depan adalah bagaimana menyatukan langkah lintas sektoral dan membangun komunikasi publik yang objektif serta transparan,” tegas Amarulla.

Karena itu, dikatakan dia, BRIN menempatkan kesiapan SDM sebagai salah satu komponen pengendali risiko utama atau schedule critical path dalam pembangunan PLTN.

Amarulla mengatakan, Indonesia membutuhkan kerangka pengembangan SDM nuklir yang terintegrasi atau integrated nuclear HRD framework. Kerangka tersebut tidak hanya berbicara mengenai jumlah tenaga kerja, tetapi juga mencakup pendidikan, pelatihan, kualifikasi, dan kompetensi yang disesuaikan dengan setiap tahapan proyek.

Ia menyebut, perguruan tinggi ditempatkan sebagai salah satu pilar penting. Program Studi Teknik Nuklir UGM bersama Politeknik Teknologi Nuklir Indonesia, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), serta pusat pelatihan seperti PLN Pusdiklat diproyeksikan berperan dalam membangun sistem pendidikan, pelatihan, dan kualifikasi yang terstandarisasi.

“Perguruan tinggi pun ditempatkan sebagai salah satu pilar penting dalam penyiapan SDM,” katanya.

Ia menuturkan, peran kampus tidak berhenti pada mencetak tenaga ahli. Perguruan tinggi juga didorong menjadi simpul kolaborasi untuk membangun pemahaman dan penerimaan publik terhadap teknologi nuklir melalui penyebarluasan informasi sains secara objektif.

“Kami menilai pembangunan PLTN membutuhkan kolaborasi erat antara lembaga riset, perguruan tinggi, industri, dan regulator seperti Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN),” katanya. (nas)

Tags: BRINenergi nuklirPLTN IndonesiaSDM Nuklir

Berita Terkait.

Rosan Masuk Dua Besar Menteri Berkinerja Terbaik, Akademisi: Berbasis Capaian Nyata
Nasional

Rosan Masuk Dua Besar Menteri Berkinerja Terbaik, Akademisi: Berbasis Capaian Nyata

Rabu, 9 September 2026 - 11:31
Reza Rahadian dan Dian Sastro Bintangi Film “Descendants of the Sun” Versi Indonesia
Nasional

Transformasi Pelayanan Reserse Polri, Inovasi AKSARA Jadi Jalan Baru Perkuat Kepercayaan Publik

Rabu, 9 September 2026 - 10:30
Penyaluran Dana Otsus Papua Tahap II Mandek, Kemendagri Desak Pemda Percepat Administrasi
Nasional

Penyaluran Dana Otsus Papua Tahap II Mandek, Kemendagri Desak Pemda Percepat Administrasi

Rabu, 9 September 2026 - 10:07
Kemendukbangga Perkuat Kolaborasi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional
Nasional

Kemendukbangga Perkuat Kolaborasi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional

Rabu, 9 September 2026 - 08:35
Jadikan Beranda Depan NKRI, Komisi II Dorong Penguatan BNPP dan Pansus Perbatasan
Nasional

Jadikan Beranda Depan NKRI, Komisi II Dorong Penguatan BNPP dan Pansus Perbatasan

Selasa, 8 September 2026 - 22:05
Percepat Penyaluran Bantuan Bencana NTT, Tito Minta Pemda Segera Penuhi Kebutuhan Warga
Nasional

Kejagung Tidak Tebang Pilih, Pakar Hukum: Penetapan Tersangka Kasus Transfer Pricing Tuntas

Selasa, 8 September 2026 - 21:45

OLAHRAGA

Hasil Liga Champions: Madrid-City Menang, Tim Calvin Verdonk Tumbang
Olahraga

Hasil Liga Champions: Madrid-City Menang, Tim Calvin Verdonk Tumbang

Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 9 September 2026 - 09:57

INDOPOSCO.ID - Liga Champions 2026/2027 langsung menyajikan drama pada matchday pertama fase liga 2026/2027. Enam pertandingan yang digelar Selasa (8/9/2026)...

SelengkapnyaDetails
atlet

Atlet Akuatik Klungkung Borong 5 Medali di Ajang Gajahmada Swimming Competition 2026

Selasa, 8 September 2026 - 11:11
Dari DOGSO hingga Pergantian Pemain, Ini Wajah Baru Aturan Super League 2026/27

Dari DOGSO hingga Pergantian Pemain, Ini Wajah Baru Aturan Super League 2026/27

Jumat, 4 September 2026 - 15:30
aza

Buktikan Kualitas Local Pride, Persebaya dan AZA Luncurkan Jersey Anyar

Jumat, 4 September 2026 - 13:13
league

Jadwal Super League Pekan Pertama: Persija Hadapi Laga Berat, Persib Pede 3 Poin

Jumat, 4 September 2026 - 13:03

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.