• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kasus Bayi Diduga Dikubur di Semarang, DPR: Tragedi Ini Alarm Pentingnya Pembinaan Remaja 

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Rabu, 9 September 2026 - 14:15
in Nasional
Ilustrasi garis polisi. Foto: Dok INDOPOSCO

Ilustrasi garis polisi. Foto: Dok INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

BacaJuga:

PISA 2025 Indonesia Naik, P2G: Skor Matematika Justru Turun 

Kemenkes Belum Tahu Penyebab Siswi Amnesia Usai Keracunan MBG di Karo

Rosan Masuk Dua Besar Menteri Berkinerja Terbaik, Akademisi: Berbasis Capaian Nyata

INDOPOSCO.ID – Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher meminta aparat penegak hukum mengusut kasus penemuan jasad bayi perempuan yang terkubur di area perkebunan di Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang secara tuntas.

“Harus ada penegakan hukum sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” kata Netty di Jakarta, Rabu (9/9/2026).

Ia menyampaikan keprihatinan mendalam atas kasus tersebut. “Ini adalah tragedi yang sangat memprihatinkan. Seorang bayi kehilangan kesempatan untuk hidup dan tumbuh,” ungkapnya.

“Apabila terdapat pelanggaran hukum dan unsur kekerasan, tentu proses hukum harus berjalan secara tegas. Namun, kita juga harus menjadikan peristiwa ini sebagai evaluasi agar tragedi serupa tidak kembali terjadi,” sambung Netty.

Berdasarkan informasi sementara, kepolisian telah mengamankan dua orang yang diduga terkait dengan kasus tersebut. Salah satu pihak masih berusia 17 tahun.

Menurut Netty, kondisi tersebut menunjukkan bahwa persoalan remaja membutuhkan perhatian serius dari keluarga, pemerintah, sekolah, dan lingkungan masyarakat.

“Pelindungan terhadap remaja bukan berarti membenarkan perilaku yang berisiko. Justru pelindungan berarti membimbing, mendampingi, dan membekali generasi muda dengan nilai serta pemahaman yang benar.

“Ini agar mereka mampu menjaga diri dan mengambil keputusan yang bertanggung jawab,” tegasnya.

Netty juga menyoroti pentingnya edukasi kesehatan reproduksi yang disampaikan secara bertanggung jawab dan sesuai dengan usia. “Remaja membutuhkan informasi yang benar mengenai kesehatan reproduksi dan risiko dari perilaku yang dapat membahayakan kesehatan serta masa depan mereka,” ungkapnya.

“Jangan sampai mereka justru mencari informasi dari sumber yang keliru dan lingkungan yang tidak memberikan pendampingan yang baik,” imbuhnya.

Ia menilai edukasi kesehatan reproduksi harus berjalan seiring dengan penguatan pendidikan karakter, nilai agama dan moral, serta pembinaan keluarga. Menurutnya, keluarga harus menjadi benteng pertama dalam melindungi generasi muda.

“Orang tua harus hadir dalam kehidupan anak. Komunikasi antara orang tua dan anak harus diperkuat. Jangan sampai anak menghadapi persoalan besar sendirian karena takut, malu, atau tidak memiliki tempat untuk meminta nasihat dan pertolongan,” ujarnya.

Netty juga mendorong penguatan program pembangunan keluarga dan pembinaan remaja sebagai bagian dari upaya pencegahan. “Jangan menunggu tragedi terjadi baru kita bergerak,” ucapnya.

“Pencegahan harus dimulai dari keluarga, diperkuat melalui sekolah dan lingkungan masyarakat, serta didukung oleh program pemerintah yang benar-benar menjangkau generasi muda,” sambungnya.

Ia menambahkan bahwa keluarga, sekolah, tenaga kesehatan, tokoh agama, pemerintah daerah, dan masyarakat harus membangun sinergi dalam menciptakan lingkungan yang sehat bagi tumbuh kembang remaja.

“Melindungi generasi muda berarti membimbing mereka agar mampu menjaga diri, memiliki karakter yang kuat, memahami risiko dari setiap pilihan, dan tumbuh menjadi generasi yang sehat serta bertanggung jawab,” ujarnya. (nas)

Tags: Edukasi Kesehatan ReproduksiJasad BayiKabupaten SemarangNetty Prasetiyani Aher

Berita Terkait.

Kasus Bayi Diduga Dikubur di Semarang, DPR: Tragedi Ini Alarm Pentingnya Pembinaan Remaja 
Nasional

PISA 2025 Indonesia Naik, P2G: Skor Matematika Justru Turun 

Rabu, 9 September 2026 - 14:30
Kemenkes Belum Tahu Penyebab Siswi Amnesia Usai Keracunan MBG di Karo
Nasional

Kemenkes Belum Tahu Penyebab Siswi Amnesia Usai Keracunan MBG di Karo

Rabu, 9 September 2026 - 13:15
Rosan Masuk Dua Besar Menteri Berkinerja Terbaik, Akademisi: Berbasis Capaian Nyata
Nasional

Rosan Masuk Dua Besar Menteri Berkinerja Terbaik, Akademisi: Berbasis Capaian Nyata

Rabu, 9 September 2026 - 11:31
Pameran Seafood di Jepang Bawa Potensi Transaksi Rp3,49 Triliun
Nasional

Pengalaman Kelola 3 Reaktor Riset, BRIN Tegaskan SDM Indonesia Siap Terapkan PLTN

Rabu, 9 September 2026 - 11:05
Reza Rahadian dan Dian Sastro Bintangi Film “Descendants of the Sun” Versi Indonesia
Nasional

Transformasi Pelayanan Reserse Polri, Inovasi AKSARA Jadi Jalan Baru Perkuat Kepercayaan Publik

Rabu, 9 September 2026 - 10:30
Penyaluran Dana Otsus Papua Tahap II Mandek, Kemendagri Desak Pemda Percepat Administrasi
Nasional

Penyaluran Dana Otsus Papua Tahap II Mandek, Kemendagri Desak Pemda Percepat Administrasi

Rabu, 9 September 2026 - 10:07

OLAHRAGA

Hasil Liga Champions: Madrid-City Menang, Tim Calvin Verdonk Tumbang
Olahraga

Hasil Liga Champions: Madrid-City Menang, Tim Calvin Verdonk Tumbang

Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 9 September 2026 - 09:57

INDOPOSCO.ID - Liga Champions 2026/2027 langsung menyajikan drama pada matchday pertama fase liga 2026/2027. Enam pertandingan yang digelar Selasa (8/9/2026)...

SelengkapnyaDetails
atlet

Atlet Akuatik Klungkung Borong 5 Medali di Ajang Gajahmada Swimming Competition 2026

Selasa, 8 September 2026 - 11:11
Dari DOGSO hingga Pergantian Pemain, Ini Wajah Baru Aturan Super League 2026/27

Dari DOGSO hingga Pergantian Pemain, Ini Wajah Baru Aturan Super League 2026/27

Jumat, 4 September 2026 - 15:30
aza

Buktikan Kualitas Local Pride, Persebaya dan AZA Luncurkan Jersey Anyar

Jumat, 4 September 2026 - 13:13
league

Jadwal Super League Pekan Pertama: Persija Hadapi Laga Berat, Persib Pede 3 Poin

Jumat, 4 September 2026 - 13:03

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.