• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

PISA 2025 Indonesia Naik, P2G: Skor Matematika Justru Turun 

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Rabu, 9 September 2026 - 14:30
in Nasional
Ilustrasi siswa tengah mengikuti kegiatan belajar mengajar di kelas. Foto: Dok INDOPOSCO

Ilustrasi siswa tengah mengikuti kegiatan belajar mengajar di kelas. Foto: Dok INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

BacaJuga:

Kasus Bayi Diduga Dikubur di Semarang, DPR: Tragedi Ini Alarm Pentingnya Pembinaan Remaja 

Kemenkes Belum Tahu Penyebab Siswi Amnesia Usai Keracunan MBG di Karo

Rosan Masuk Dua Besar Menteri Berkinerja Terbaik, Akademisi: Berbasis Capaian Nyata

INDOPOSCO.ID – Hasil Programme for International Student Assessment (PISA) 2025 menunjukkan skor Indonesia mengalami peningkatan pada aspek membaca dan sains. Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) mengapresiasi capaian tersebut, meski masih menyoroti sejumlah persoalan dalam sistem pendidikan nasional.

Kornas P2G Satriwan Salim mengatakan, hasil PISA 2025 skor membaca Indonesia naik tujuh poin menjadi 365, sedangkan sains meningkat enam poin menjadi 389. Namun, skor matematika justru turun dua poin menjadi 364.

“Yang menggembirakan pada PISA 2025 adalah skor Indonesia justru meningkat dalam membaca naik tujuh poin dan sains naik enam poin,” kata Satriwan dalam keterangan, Rabu (9/9/2026).

Menurut dia, kenaikan skor tersebut patut diapresiasi, terlebih ketika rata-rata skor negara-negara OECD justru mengalami penurunan pada ketiga aspek yang diujikan.

“Rata-rata OECD untuk matematika turun sembilan poin menjadi 465, membaca turun 14 poin menjadi 463, dan sains turun tiga poin menjadi 484,” bebernya.

Meski demikian, Satriwan mengingatkan skor Indonesia secara keseluruhan masih berada di bawah rata-rata OECD. Karena itu, capaian PISA 2025 harus menjadi bahan evaluasi sekaligus pijakan untuk memperbaiki kualitas pendidikan.

P2G menilai kenaikan skor PISA menjadi indikasi adanya upaya serius Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dalam melakukan pemulihan pembelajaran atau learning recovery pascapandemi Covid-19.

“Kebijakan Mendikdasmen untuk membenahi kualitas pembelajaran sudah tepat,” ujarnya.

Dia mencontohkan pendekatan Pembelajaran Mendalam yang kini tengah diperkuat pemerintah. Menurutnya, pendekatan tersebut harus benar-benar dipahami guru agar dapat diterapkan secara efektif dalam proses pembelajaran di kelas.

Di sisi lain, ia juga meminta peningkatan skor sains terus diperkuat melalui pendekatan Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics (STEAM) yang dikombinasikan dengan ilmu sosial dan humaniora.

“Penguatan ini bisa dimulai sejak pendidikan dasar, bahkan diperkenalkan pada jenjang pendidikan anak usia dini,” ungkapnya.

Sementara untuk aspek membaca, lanjut dia, kenaikan skor harus diikuti dengan penguatan budaya literasi. Guru dan orang tua dinilai memiliki peran penting dalam membiasakan anak membaca buku fiksi maupun nonfiksi serta memahami berbagai bentuk teks.

“Pembiasaan dan pembudayaan membaca buku fiksi, nonfiksi, dan ragam jenis teks itu adalah tugas semua guru mata pelajaran, bukan hanya guru matematika dan bahasa Indonesia,” tegasnya.

Ia mendorong pemerintah memprioritaskan penyediaan buku bacaan berkualitas di perpustakaan sekolah. Menurut Satriwan, budaya membaca akan lebih optimal apabila sekolah memiliki fasilitas perpustakaan yang memadai.

Sementara itu, penurunan skor matematika menjadi catatan tersendiri. P2G meminta pembelajaran matematika tidak hanya menekankan kemampuan menghafal angka maupun rumus.

“Jadi yang dipelajari di kelas itu hendaknya bermakna, membangun nalar kritis murid, mereka dapat menyelesaikan persoalan riil menggunakan pendekatan matematika,” jelasnya. (nas)

Tags: Literasi PendidikanP2GPendidikan IndonesiaPISA 2025

Berita Terkait.

Kasus Bayi Diduga Dikubur di Semarang, DPR: Tragedi Ini Alarm Pentingnya Pembinaan Remaja 
Nasional

Kasus Bayi Diduga Dikubur di Semarang, DPR: Tragedi Ini Alarm Pentingnya Pembinaan Remaja 

Rabu, 9 September 2026 - 14:15
Kemenkes Belum Tahu Penyebab Siswi Amnesia Usai Keracunan MBG di Karo
Nasional

Kemenkes Belum Tahu Penyebab Siswi Amnesia Usai Keracunan MBG di Karo

Rabu, 9 September 2026 - 13:15
Rosan Masuk Dua Besar Menteri Berkinerja Terbaik, Akademisi: Berbasis Capaian Nyata
Nasional

Rosan Masuk Dua Besar Menteri Berkinerja Terbaik, Akademisi: Berbasis Capaian Nyata

Rabu, 9 September 2026 - 11:31
Pameran Seafood di Jepang Bawa Potensi Transaksi Rp3,49 Triliun
Nasional

Pengalaman Kelola 3 Reaktor Riset, BRIN Tegaskan SDM Indonesia Siap Terapkan PLTN

Rabu, 9 September 2026 - 11:05
Reza Rahadian dan Dian Sastro Bintangi Film “Descendants of the Sun” Versi Indonesia
Nasional

Transformasi Pelayanan Reserse Polri, Inovasi AKSARA Jadi Jalan Baru Perkuat Kepercayaan Publik

Rabu, 9 September 2026 - 10:30
Penyaluran Dana Otsus Papua Tahap II Mandek, Kemendagri Desak Pemda Percepat Administrasi
Nasional

Penyaluran Dana Otsus Papua Tahap II Mandek, Kemendagri Desak Pemda Percepat Administrasi

Rabu, 9 September 2026 - 10:07

OLAHRAGA

Hasil Liga Champions: Madrid-City Menang, Tim Calvin Verdonk Tumbang
Olahraga

Hasil Liga Champions: Madrid-City Menang, Tim Calvin Verdonk Tumbang

Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 9 September 2026 - 09:57

INDOPOSCO.ID - Liga Champions 2026/2027 langsung menyajikan drama pada matchday pertama fase liga 2026/2027. Enam pertandingan yang digelar Selasa (8/9/2026)...

SelengkapnyaDetails
atlet

Atlet Akuatik Klungkung Borong 5 Medali di Ajang Gajahmada Swimming Competition 2026

Selasa, 8 September 2026 - 11:11
Dari DOGSO hingga Pergantian Pemain, Ini Wajah Baru Aturan Super League 2026/27

Dari DOGSO hingga Pergantian Pemain, Ini Wajah Baru Aturan Super League 2026/27

Jumat, 4 September 2026 - 15:30
aza

Buktikan Kualitas Local Pride, Persebaya dan AZA Luncurkan Jersey Anyar

Jumat, 4 September 2026 - 13:13
league

Jadwal Super League Pekan Pertama: Persija Hadapi Laga Berat, Persib Pede 3 Poin

Jumat, 4 September 2026 - 13:03

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.