• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Pernyataan KPK Soal Dugaan Gratifikasi Kaesang, Pakar Sebut KPK Tidak Profesional

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 10 September 2024 - 06:06
in Headline
kpkco

Ilustrasi KPK. Dokumen INDOPOS.CO.ID & INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pakar Hukum Money Laundry yang juga Akademisi dari Universitas Trisakti Yenti Garnasih menegaskan, pernyataan komisioner KPK menunjukkan lembaga anti rasuah tersebut sudah tak lagi kolektif kolegial.

“Komisioner KPK sudah tidak profesional, sudah tidak benar dan sudah masing-masing,” kata Yenti Garnasih kepada INDOPOS.CO.ID, Senin (9/9/2024).

BacaJuga:

DPR Soroti Kenaikan Pertamax, Minta Tarif Listrik hingga Gas Melon Tetap Terjangkau

Pertemuan Menteri Ekraf–Dubes Korsel Bahas Kemitraan Strategis Percepat Kolaborasi Bidang Ekonimi Kreatif

Aksi Demo Mahasiswa di Jakpus, 4.151 Personel Aparat Gabungan Dikerahkan

Ia mengatakan, KPK sepenuhnya bertanggung jawab kepada presiden. Namun demikian KPK juga harus bertanggung jawab kepada masyarakat.

“Secara moral bangsa berdemokrasi, KPK bertanggung jawab kepada masyarakat,” terangnya.

Semestinya, menurut dia, KPK harus memanggil Kaesang atas laporan dugaan gratifikasi. Dan selanjutnya melakukan klarifikasi atas laporan masyarakat tersebut.

“Kita lihat kasus lama adik Andi Mallarangeng yang saat itu menerima hadiah ulang tahun, akhirnya menyeret Andi Mallarangeng dalam kasus korupsi,” ungkapnya.

“Pada kasus dugaan gratifikasi Kaesang, masyarakat melihat jangan-jangan berkaitan dengan saudara atau Jokowi ayahnya yang sebagai penyelenggara negara,” imbuhnya.

Ia menegaskan, seharusnya laporan masyarakat tersebut harus ditindaklanjuti dengan mengembangkan ke proses penyelidikan dan penyidikan. “Harusnya KPK mendalami, karena ditemukan ada MoU dari mereka yang terindikasi pemberi hadiah dengan Gibran,” ucapnya.

“Apalagi kemudahan ini sudah lebih dari 1 kali. Harusnya dipanggil dan diklarifikasi. Dan harusnya Kaesang datang untuk memberikan klarifikasi,” imbuhnya.

Sebelumnya Juru Bicaranya Tessa Mahardhika Sugiarto mengaku sudah memproses laporan itu dan menyatakan laporan gratifikasi jet pribadi yang dipakai Kaesang sudah masuk tahap penelaahan di Direktorat Penerimaan Layanan Pengaduan Masyarakat dan sedang memeriksa kelengkapan dokumen pendukung yang diberikan oleh pihak pelapor.

Namun, Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron malah mengatakan Kaesang Pangarep tak wajib laporkan penerimaan gratifikasi. Karena menurutnya, yang wajib lapor soal gratifikasi hanya penyelenggara negara, seperti bupati, wali kota dan gubernur. (nas)

Tags: Dugaan Gratifikasi KaesangKaesangKPKKPK Tidak Profesionalpakar

Berita Terkait.

SPBU
Headline

DPR Soroti Kenaikan Pertamax, Minta Tarif Listrik hingga Gas Melon Tetap Terjangkau

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:41
Teuku-Riefky-Harsya
Headline

Pertemuan Menteri Ekraf–Dubes Korsel Bahas Kemitraan Strategis Percepat Kolaborasi Bidang Ekonimi Kreatif

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:10
Aksi-Demo
Headline

Aksi Demo Mahasiswa di Jakpus, 4.151 Personel Aparat Gabungan Dikerahkan

Jumat, 12 Juni 2026 - 08:39
kaukus
Headline

Kutip Pesan Damai Semua Agama, Doli Kurnia Dorong Diplomasi Parlemen Cegah Konflik Global

Jumat, 12 Juni 2026 - 00:02
bpjs
Headline

BPJS Kesehatan Boncos Rp2 Triliun Sebulan, DPR Ingatkan JKN Jangan Hidup dari ‘Napas Buatan’

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:42
Triliunan untuk MBG: Saut Situmorang Soroti Perencanaan Ambisius dan Risiko Politik
Headline

Triliunan untuk MBG: Saut Situmorang Soroti Perencanaan Ambisius dan Risiko Politik

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:33

BERITA POPULER

  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1228 shares
    Share 491 Tweet 307
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1465 shares
    Share 586 Tweet 366
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    894 shares
    Share 358 Tweet 224
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    875 shares
    Share 350 Tweet 219
  • AFF U-19: Indonesia Cukur Timor Leste, Persaingan Puncak Klasemen Makin Panas

    1175 shares
    Share 470 Tweet 294
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.