• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

4 Langkah Sukses Wujudkan Indonesia Emas 2045

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Minggu, 8 September 2024 - 12:22
in Ekonomi
podomoro

Wakil Ketua Dewan Pakar Forum Indonesia Emas (Formas) dan Ketua Yayasan Tarumanagara yang juga Pakar Hukum Bisnis dan Perdagangan Internasional, Prof. Dr. Ariawan Gunadi, S.H., M.H, saat tampil di Forum Indonesia Emas bersama Hashim Djojohadikusumo yang juga Ketua Dewan Pembina Forum Indonesia Emas, di Jakarta, Sabtu (7/9/2024). Foto: Dokumen Pribadi

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Secara keseluruhan Visi Indonesia 2045 adalah mewujudkan tingkat kesejahteraan rakyat Indonesia yang lebih baik dan merata dengan kualitas manusia yang lebih tinggi, ekonomi Indonesia yang meningkat menjadi negara maju dan salah satu dari 5 kekuatan ekonomi terbesar dunia, pemerataan yang berkeadilan di semua bidang.

Wakil Ketua Dewan Pakar Forum Indonesia Emas (Formas) dan Ketua Yayasan Tarumanagara yang juga Pakar Hukum Bisnis dan Perdagangan Internasional, Prof. Dr. Ariawan Gunadi, S.H., M.H mengatakan setidaknya ada 4 langkah yang harus ditempuh pemerintah untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.

BacaJuga:

Koperasi Kekuatan Baru Transformasi Ekonomi Pancasila

BTN Gelontorkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Percepat Produksi Maung MV3 dan Amunisi Nasional

Era Baru Devisa Ekspor Dimulai, Pemerintah Wajibkan DHE SDA Tetap di Dalam Negeri

“Peran pendidikan bagi development sumber daya manusia sekitar 70 persen sumber daya manusia (SDM) di Indonesia yang akan mencapai fase produktif pada tahun 2045, merupakan fondasi perekonomian nasional atau Generasi Emas 2045. Usia produktif ini perlu dilakukan development agar memiliki daya saing tinggi. Generasi muda harus siap untuk bertransformasi dan upgrade daya saing industrial berbasis teknologi, menuju Generasi Emas 2045,” jelas Prof. Ariawan saat tampil di Forum Indonesia Emas bersama Hashim Djojohadikusumo yang juga Ketua Dewan Pembina Forum Indonesia Emas, di Jakarta, Sabtu (7/9/2024).

Menurutnya, pemerintah perlu segera menyusun strategi peningkatan SDM melalui pendidikan dengan 4 langkah yaitu inovasi akademik melalui dengan menyusun mata kuliah akademik yang inovatif dan multidispliner, melakukan kolaborasi dengn industri dengan menyusun kurikulum yang relevan dan ‘applied’ ke industri, internasionalisasi SDM yang up-to-date dengan perekonomian global dan siap bekerja sama dengan negara lain serta entrepreneurship dan inovasi kreatif untuk menghasilkan SDM yang memiliki mindset untuk menciptakan lapangan kerja melalui inovasi bisnis lokal yang kreatif.

“Saat ini beberapa sistem akademik di Indonesia masih menekankan pada single-discipline, sehingga akan menciptakan gap dan jarak dengan kebutuhan industri yang dinamis. Untuk itu perlu di create program studi yang up to date dengan visi Indonesia Emas 2045 seperti digital economy and law, program studi real estate, finance and law, program studi sustainable architecture and urban planning, dan Program studi digital engineering and metaverse yang merupakan kolaborasi ilmu teknik, sistem komputer, arsitektur, big data, dan ilmu design visual,” ungkap Prof. Ariawan.

Lebih lanjut Guru Besar Universitas Tarumanagara ini mengatakan, pemerintah juga perlu menyiapkan pendidikan yang berkolaborasi dengan industri (Industry Based Collaboration) yang bertujuan membantu mengisi kesenjangan antara pendidikan dan dunia kerja, memastikan bahwa lulusan memiliki keterampilan yang relevan dan siap menghadapi tantangan global untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045.

“Kolaborasi bisa dilakukan dengan penyelarasan kurikulum dengan kebutuhan industri, Program Magang dan Work-Integrated Learning, Program Up-skilling dan Re-skilling bagi Tenaga Kerja, Kolaborasi Triple Helix antara Pemerintah, Akademisi, dan Industri dan Penyediaan Fasilitas R&D Berbasis Industri,” kata Prof. Ariawan.

Internasionalisasi pendidikan, sambungnya, juga sangat penting untuk meningkatkan keterlibatan lembaga pendidikan Indonesia dalam komunitas global, baik melalui kolaborasi akademik, pertukaran pelajar, maupun penyesuaian kurikulum agar sesuai dengan standar global.

“Kita perlu mengikuti tren pasar di Asia Tenggara melalui sistem pendidikan,” imbuhnya.

Langkah keempat yang tak kalah penting adalah Entrepreneurship dan Bisnis Inovatif. Menurutnya, dengan spirit peningkatan dana riset di pemerintahan, maka sistem pendidikan harus bisa menekankan mindset entrepreneurship dan penciptaan bisnis yang inovatif dalam SDM. Riset yang dihasilkan oleh institusi pendidikan harus dapat dikembangkan lebih lanjut bagi masyarakat sehingga dapat menciptakan lapangan pekerjaan.

“Sumber Daya Manusia Indonesia melalui sistem pendidikan perlu bertransformasi dengan inovasi akademik, kolaborasi industri, internasionalisasi, dan bisnis kreatif untuk mewujudkan Generasi Emas 2045,” ujar Prof. Ariawan. (rmn)

Tags: Ariawan GunadiForum Indonesia EmasIndonesia EmasVisi Indonesia 2045Yayasan Tarumanagara

Berita Terkait.

Jakarta 499 Tahun: Saatnya Betawi Punya Rumah dalam Kebijakan
Ekonomi

Koperasi Kekuatan Baru Transformasi Ekonomi Pancasila

Senin, 1 Juni 2026 - 18:05
btn
Ekonomi

BTN Gelontorkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Percepat Produksi Maung MV3 dan Amunisi Nasional

Senin, 1 Juni 2026 - 16:08
Purbaya Yudhi Sadewa
Ekonomi

Era Baru Devisa Ekspor Dimulai, Pemerintah Wajibkan DHE SDA Tetap di Dalam Negeri

Senin, 1 Juni 2026 - 15:05
cabai
Ekonomi

Pemerintah Klaim Harga Pangan Pasca-Iduladha 2026 Stabil di Tengah Gejolak Global

Senin, 1 Juni 2026 - 10:09
Fleksibilitas Kerja ASN Dorong Efisiensi dan Percepat Digitalisasi Birokrasi
Ekonomi

EPN Rampungkan PLTS Atap di Pabrik Astra Komponen Indonesia, Tekan Emisi 900 Ton CO2 per Tahun

Minggu, 31 Mei 2026 - 18:17
Pertamina Drilling-Halliburton Indonesia
Ekonomi

Pertamina Drilling Gandeng Halliburton, Bidik Proyek Migas hingga Timur Tengah

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:07

BERITA POPULER

  • APTISI dan SURGE Bangun Jaringan Digital Nasional untuk Ribuan PTS

    Film “Pesta Babi” dan “Teman Tegar Maira”, DPD RI: Itu Suara Kesadaran tentang Papua

    3503 shares
    Share 1401 Tweet 876
  • Segel Trofi Pertama di Persib, Eliano Reijnders Sebut Atmosfer Bandung Lewati Eropa

    2539 shares
    Share 1016 Tweet 635
  • Ungkapan Kebahagiaan Trio Naturalisasi Usai Bawa Persib Juara Super League

    5695 shares
    Share 2278 Tweet 1424
  • Hunian Rp500 Jutaan di Tengah Kota, BTN dan KAI Siapkan 5.400 Unit TOD

    1239 shares
    Share 496 Tweet 310
  • Pertumbuhan Pelanggan Tumbuh Tinggi, KAI: Relasi Yogyakarta-Jakarta Tersibuk di Pulau Jawa

    1041 shares
    Share 416 Tweet 260
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.