• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Bulog Jamin Ketersediaan Beras untuk Program Bantuan Pangan

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Sabtu, 31 Agustus 2024 - 02:22
in Ekonomi
bayu

Direktur Utama Perum Bulog Bayu Krisnamurthi menjawab pertanyaan awak media di kantornya di Jakarta, Jumat (30/8/2024). (Antara)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Perum Bulog menjamin ketersediaan beras untuk program bantuan pangan yang ditujukan bagi keluarga penerima manfaat (KPM) pada Oktober dan Desember 2024, meskipun kemarau panjang diperkirakan akan berlangsung hingga akhir September.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi kondisi kekeringan saat musim kemarau akan mendominasi wilayah Indonesia sampai akhir September.

BacaJuga:

APDESI Merah Putih Dorong Desa Jadi Motor Ekonomi dan Ketahanan Pangan

Menkop: Kemitraan Strategis Swasta dan Koperasi Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Kementerian UMKM Bangun Ekosistem Bisnis Terintegrasi Lewat Bursa Wirausaha Unggulan

Direktur Utama Perum Bulog Bayu Krisnamurthi dalam diskusi media di Jakarta, Jumat (30/8/2024), mengatakan kondisi itu akan menyebabkan musim tanam mundur dari September ke Oktober 2024, sehingga masa panen baru bisa dimulai pada Januari 2025.

Beras hasil panen diperkirakan baru bisa memasuki pasar pada Maret 2025 karena harus melalui proses pengeringan terlebih dahulu.

Akibatnya, persediaan beras baru akan terlambat dan berpotensi menyebabkan kekurangan pasokan dan kenaikan harga menjelang Ramadhan, ketika permintaan terhadap beras bakal meningkat.

“Dinamika ini kami cermati dan kami di Bulog akan berusaha memastikan stok tersebar di gudang-gudang di Indonesia, dan memastikan beras bantuan pangan untuk Oktober dan Desember 2024 dapat tersalurkan dengan baik,” ujarnya seperti dikutip Antara.

Bayu juga memastikan ketersediaan beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) sudah dikemas dan siap didistribusikan.

Ia mengaku cukup percaya diri dalam memenuhi kebutuhan beras nasional hingga akhir tahun ini. Dia menyebut saat ini Bulog memiliki stok beras 1,5 juta ton yang dinilai cukup untuk menunjang berbagai program pemerintah, seperti bantuan pangan, beras SPHP, serta penjualan beras komersial.

Bulog juga berkomitmen menjaga stabilitas harga beras, khususnya bagi masyarakat berpendapatan rendah. Strategi yang diterapkan adalah targeted price stabilization. Artinya, perusahaan BUMN tersebut akan lebih fokus menjaga harga beras agar tetap terjangkau bagi masyarakat miskin dan menengah ke bawah.

“Mungkin Anda akan melihat kenaikan harga beras di pasaran, tetap kenaikan tersebut lebih banyak terjadi pada beras yang dikonsumsi oleh masyarakat berpendapatan tinggi. Bulog akan terus berupaya memastikan bahwa beras yang kami jual tetap terjangkau bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Bantuan beras 10 kilogram per bulan, yang menyasar 22 juta keluarga penerima manfaat, telah disalurkan pada Januari-Juni 2024. Bantuan tersebut diperpanjang untuk Agustus, Oktober, dan Desember 2024. (dam)

Tags: berasBulogpangan

Berita Terkait.

Rakernas
Ekonomi

APDESI Merah Putih Dorong Desa Jadi Motor Ekonomi dan Ketahanan Pangan

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:06
Menkop: Kemitraan Strategis Swasta dan Koperasi Dukung Pertumbuhan Ekonomi
Ekonomi

Menkop: Kemitraan Strategis Swasta dan Koperasi Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:09
Hanura Bantah Kelola Yayasan MBG, Sebut Tuduhan Afiliasi Dapur SPPG sebagai Hoaks
Ekonomi

Kementerian UMKM Bangun Ekosistem Bisnis Terintegrasi Lewat Bursa Wirausaha Unggulan

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:59
Menkop: Kemitraan Strategis Swasta dan Koperasi Dukung Pertumbuhan Ekonomi
Ekonomi

Harga Pertamax Naik Drastis, Ekonom: Sinyal APBN Kian Terjepit

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:49
Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Berpotensi Tekan Kelas Menengah Bawah
Ekonomi

Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Berpotensi Tekan Kelas Menengah Bawah

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:50
Pro Growth-Pro Welfare, Strategi Baru Pemerintah Percepat Pertumbuhan dan Kesejahteraan
Ekonomi

Pro Growth-Pro Welfare, Strategi Baru Pemerintah Percepat Pertumbuhan dan Kesejahteraan

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:15

BERITA POPULER

  • Timnas-U19

    Piala AFF U-19: Pastikan Rotasi Kontra Timor Leste, Nova Minta Garuda Muda Nikmati Laga

    2227 shares
    Share 891 Tweet 557
  • AFF U-19: Indonesia Cukur Timor Leste, Persaingan Puncak Klasemen Makin Panas

    1175 shares
    Share 470 Tweet 294
  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1159 shares
    Share 464 Tweet 290
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1424 shares
    Share 570 Tweet 356
  • Prakiraan Cuaca Jakarta Didominasi Berawan, Potensi Hujan di Jakbar dan Kepulauan Seribu

    854 shares
    Share 342 Tweet 214
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.