• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

KPU Angkat Bicara Soal Dugaan Pencatutan KTP Warga Dukung Dharma-Kun

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Jumat, 16 Agustus 2024 - 22:43
in Megapolitan
Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu KPU DKI Jakarta Dody Wijaya memberikan keterangannya saat rapat pleno verifikasi faktual kesatu di KPU DKI Jakarta. (Dok. KPU DKI Jakarta)

Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu KPU DKI Jakarta Dody Wijaya memberikan keterangannya saat rapat pleno verifikasi faktual kesatu di KPU DKI Jakarta. (Dok. KPU DKI Jakarta)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta tidak lugas merespons dugaan pencatutan identitas untuk syarat dukungan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Dharma Pongrekun-Kun Wardana Abyoto. KPU dianggap sudah membuka tanggapan masyarakat.

Menurut Ketua Divisi Teknis Pemilu KPU DKI Jakarta Dody Wijaya, masyarakat bisa memberikan tanggapan melalui portal infopemilu atau datang langsung ke kantor KPU Kabupaten/Kota atau KPU Provinsi.

BacaJuga:

Jakbar Dijuluki ‘Gotham City’, DPRD Desak Pemprov DKI Pulihkan Keamanan

Pigai Larang Begal Ditembak, Polisi: Keselamatan Warga yang Utama!

Polisi Sita 8 Senpi hingga Puluhan Sajam dari Tangan 173 Penjahat Jalanan

“Nah, ini menyikapi informasi yang kami terima dari teman-teman media maupun netizen, kami langsung melakukan pengecekan,” kata Dody di Jakarta, Jumat (16/8/2024).

Kemudian akan dilakukan tahapan klarifikasi. Jika benar ditemukan pencautat data warga Jakarta yang tidak merasa memberi dukungan, maka bisa berdampak terhadap calon independen.

“Kalau klarifikasi itu benar, maka data tersebut bisa mengurangi jumlah dukungan pendukung bakal pasangan calon perseorangan,” ujar Dody.

Alih-alih berupaya menyelesaikan persoalan tersebut, ia malah meminta warga merasa datanya disalahgunakan bertanya langsung kepada yang bersangkutan, Dharma-Kun.

Sebab, tanggapan masyarakat yang dimaksudnya telah melewati batas waktu yang ditentukan KPU. Itu seharusnya dilakukan pada 13 Mei sampai 26 Juli. Tahapan tersebyt tertuang dalam PKPU Nomor 8.

“Bisa ditanyakan ke bakal paslon, sumbernya dari mana, bagaimana cara mengumpulkan. Itu di luar dari kewenangan atau jangkauan kami,” ucap Dody.

Mengingat tugas KPU dalam konteks menerima calon perorangan, hanya melakukan verifikasi administrasi dan verifikasi faktual. Itu dilakukan sepanjang ada data pribadi dan pernyataan dukungan.

“Kami verfak, dicocokkan KTP-nya, dicocokkan mendukung atau tidak mendukung. Nah, sekarang, persoalannya sudah lewat tahapannya, tahapan verfak sudah selesai,” jelas Dody.

Pencatutan data pribadi pertama kali muncul di media sosial X. Sebagian netizen merasa dirugikan karena seolah mendukung calon independen Dharma-Kun. Seperti dialami mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan komplain dalam akun X miliknya @aniesbaswedan Jumat (16/8/2024) pukul 10.50 WIB.

Anies turut mengunggah tangkapan layar dari web infopemilu KPU yang menampilkan identitas kedua anaknya tercatat sebagai pendukung Dharma-Kun untuk maju independen di Pilkada Jakarta. (dan)

Tags: Dharma PongrekunDharma-KunDugaan Pencatutan KTPKPU DKI JakartaKun Wardana Abyoto

Berita Terkait.

jakbar
Megapolitan

Jakbar Dijuluki ‘Gotham City’, DPRD Desak Pemprov DKI Pulihkan Keamanan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:12
pigai
Megapolitan

Pigai Larang Begal Ditembak, Polisi: Keselamatan Warga yang Utama!

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:02
Belajar dari Kasus Jemaah Hilang, Pemerintah Minta Petugas Haji Lebih Peka
Megapolitan

Polisi Sita 8 Senpi hingga Puluhan Sajam dari Tangan 173 Penjahat Jalanan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:17
Pelecehan
Megapolitan

Diduga Lecehkan Penumpang, Pria Mabuk di Stasiun Cikini Diamuk Massa

Jumat, 22 Mei 2026 - 23:25
Polisi
Megapolitan

Begal di Jakbar Kian Meresahkan, Polisi Klaim Sudah Berusaha Maksimal

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:12
Dari Promo hingga Safety, Ini Risiko Aturan Baru Potongan Ojol 8 Persen
Megapolitan

MAN IC Serpong Jadi Pertama Madrasah di Indonesia yang Sandang IB World School 

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:01

BERITA POPULER

  • Pemain-Persib

    Ungkapan Kebahagiaan Trio Naturalisasi Usai Bawa Persib Juara Super League

    3324 shares
    Share 1330 Tweet 831
  • Daftar Lengkap Timnas Indonesia: Diwarnai Debutan dan Kembalinya Pemain Lama

    1516 shares
    Share 606 Tweet 379
  • Menteri Trenggono: Hasil Panen BUBK Kebumen Menuju Kebangkitan Udang Indonesia Berkualitas Ekspor

    1412 shares
    Share 565 Tweet 353
  • Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jaksel dan Jaktim

    1299 shares
    Share 520 Tweet 325
  • Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    2831 shares
    Share 1132 Tweet 708
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.