• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Beijing Kecam Komando Militer Baru AS di Jepang

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 31 Juli 2024 - 01:40
in Internasional
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Lin Jian dalam konferensi pers di Beijing, China pada Senin (29/7). (ANTARA)

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Lin Jian dalam konferensi pers di Beijing, China pada Senin (29/7). (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Lin Jian mengecam pembentukan komando militer baru Amerika Serikat (AS) di Jepang dengan latar belakang anggapan bahwa Tiongkok terus meningkatkan kemampuan militernya.

“Keliru menuduh China atas masalah maritim dan menuding kebijakan pengembangan militer dan pertahanan China. Kami menyesalkan adanya pernyataan ‘ancaman China’ dan ketegangan regional, ” kata Lin Jian seperti dikutip Antara, Selasa (30/7/2024).

BacaJuga:

Dorong Kelancaran Arus Perdagangan Dunia, Indonesia Hadiri Forum BRICS 2026 di India

Di Forum Parlemen Dunia, BKSAP DPR Serukan Pemberdayaan Generasi Muda

Tiba di New Delhi, Prabowo Siap Hadiri KTT ke-18 BRICS

Menteri Pertahahan AS Llyod Austin usai perundingan bilateral 2+2 bersama Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken, Menlu Jepang Yoko Kamikawa dan Menhan Jepang Minoru Kihara, Minggu (28/7) menyampaikan AS akan meningkatkan kekuatan pasukannya di Jepang dan menjadikan markas pasukan gabungan ditambah misi dan tanggung jawab operasional yang diperluas.

Dalam pernyataan tersebut mengungkapkan ada struktur komando militer baru yang akan dilaksanakan bersamaan dengan rencana Tokyo membentuk komando gabungan pasukannya pada Maret 2025. Komando tersebut akan mengoordinasikan operasi militer dengan pasukan Jepang, merencanakan latihan bersama, serta berpartisipasi dalam pertahanan Jepang jika terjadi perang.

Langkah itu akan memungkinkan AS untuk menarik pasukannya yang berada di Jepang dari Komando Indo-Pasifik. Komando Indo-Pasifik berada di Kepulauan Hawaii, AS, yang berjarak 5.600 kilometer dari Jepang.

Dalam pernyataan bersamanya, empat menteri AS dan Jepang menyebut perombakan kerja sama militer AS-Jepang itu diduga terkait erat dengan lingkungan keamanan kawasan yang berkembang, juga memerhatikan berbagai risiko tekanan ancaman dari China.

Dalam pernyataan tersebut, AS dan Jepang juga mengkritik perilaku “provokatif” Beijing di Laut China Selatan dan Laut China Timur, latihan militer bersama Rusia, dan peningkatan hingga perluasan senjata nuklir yang pesat.

Menanggapi soal pengembangan pertahanan dan aktivitas militer China, Lin Jian menyatakan hal itu dapat dibenarkan dan masuk akal.

“China adalah kekuatan untuk perdamaian dunia, kontributor bagi pembangunan global, dan pembela tatanan internasional. China berkomitmen pada jalur pembangunan yang damai dan kebijakan pertahanan yang bersifat defensif,” tambah Lin Jian.

China juga disebutnya selalu menjaga kekuatan nuklir yang dimiliki pada tingkat minimum sebagaimana diharuskan oleh keamanan nasional. “China tidak menimbulkan ancaman bagi negara mana pun,” tegas Lin Jian.

Lin Jian menyebut Jepang dan AS-lah yang mengejar agenda mereka sendiri dengan mengorbankan kepentingan keamanan negara lain dan kesejahteraan rakyat di Asia-Pasifik.

“AS dan Jepang terus menekankan perdamaian dan keamanan regional serta tatanan berbasis aturan, sementara itu mereka bersatu untuk membentuk klub eksklusif, terlibat dalam kelompok politik, memicu konfrontasi blok dan mengganggu perdamaian, keamanan, stabilitas regional,” tambah Lin Jian.

Selain itu,dikatakan Jepang dan AS telah berupaya untuk memperkuat peninggalan Perang Dingin berupa “penggentaran yang diperluas” dan mengembangkan apa yang disebut “penggentaran nuklir”.

“Hal ini akan meningkatkan ketegangan regional dan memicu proliferasi nuklir serta risiko konflik. Ancaman terbesar bagi perdamaian lintas selat saat ini adalah aktivitas separatis pasukan ‘kemerdekaan Taiwan’ dan persekongkolan serta dukungan eksternal yang mereka terima,” ungkap Lin Jian.

Lin Jian menyebut jika Jepang dan AS benar-benar peduli dengan perdamaian dan stabilitas lintas selat, yang seharusnya mereka lakukan adalah menegakkan prinsip satu China, menentang separatisme “kemerdekaan Taiwan” dan mendukung penyatuan kembali China.

“Kami berkomitmen untuk menyelesaikan masalah maritim bilateral dengan negara-negara yang terlibat langsung melalui dialog dan konsultasi. Tindakan provokatif yang sebenarnya adalah campur tangan terus-menerus AS dan negara-negara lain di luar kawasan, termasuk aksi pamer kekuatan mereka di perairan lepas pantai China, Laut China Timur dan Selatan,” kata Lin Jian.

Ia meminta AS dan Jepang untuk segera berhenti mencampuri urusan dalam negeri China, berhenti menciptakan konfrontasi, berhenti memicu Perang Dingin baru dan melakukan apa yang kondusif bagi stabilitas strategis regional dan tidak menjadi sumber bahaya dan gangguan bagi perdamaian dan ketenangan di Asia-Pasifik. (wib)

Tags: beijingJepangKomando Militer Baru ASMiliter AS

Berita Terkait.

Kasus Suap HGB Bergulir di KPK, Nusron Pastikan Pelayanan ATR/BPN Tetap Jalan
Internasional

Dorong Kelancaran Arus Perdagangan Dunia, Indonesia Hadiri Forum BRICS 2026 di India

Jumat, 18 September 2026 - 14:07
rio
Internasional

Di Forum Parlemen Dunia, BKSAP DPR Serukan Pemberdayaan Generasi Muda

Selasa, 15 September 2026 - 21:35
Ketua DPD RI Dorong Koridor Ekonomi Sumatera Terintegrasi
Internasional

Tiba di New Delhi, Prabowo Siap Hadiri KTT ke-18 BRICS

Sabtu, 12 September 2026 - 11:21
Ada Kejutan di Bagasi Citilink, Penumpang Bisa Dapat Tas hingga Tiket Gratis
Internasional

Diplomasi Prabowo Makin Agresif, Indonesia Disebut Kian Diperhitungkan

Jumat, 4 September 2026 - 20:05
Berseteru dengan Menhan Hegseth, Pentinggi Angkatan Darat AS Mundur
Internasional

Berseteru dengan Menhan Hegseth, Pentinggi Angkatan Darat AS Mundur

Selasa, 1 September 2026 - 11:17
tni
Internasional

Intelijen Ukraina Sebut 8 WNI Direkrut Rusia untuk Perang

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:57

OLAHRAGA

Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak
Olahraga

Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Editor Folber Siallagan
Minggu, 20 September 2026 - 20:05

PRIHATIN, kecewa, jengkel campur aduk rasanya, ketika menyaksikan pertandingan di level pembinaan MSI YOUTH DEVELOPMENT 2026 (KU 10–18) yang mempertontonkan...

SelengkapnyaDetails
persib

Persijap vs Persib: Maung Bandung Bidik Revans, Laskar Kalinyamat Siap Tunjukkan Karakter

Minggu, 20 September 2026 - 12:38
pss

Dewa United vs PSS: Banten Warriors Kantongi Bekal Pramusim dan Filosofi Permainan

Minggu, 20 September 2026 - 11:21
borneo

Borneo FC vs Bali United: Pesut Etam Dituntut Bangkit

Minggu, 20 September 2026 - 10:30
sumaya

Mental Juara Bawa Indonesia ke Final Teqball, Sumaya: Kami Datang untuk Mencari Emas

Sabtu, 19 September 2026 - 16:06

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    5536 shares
    Share 2214 Tweet 1384
  • Dilema Revitalisasi Sekolah di Lebak: Terima Bantuan, Kepala Sekolah Malah Tertekan

    1244 shares
    Share 498 Tweet 311
  • Ekonom Sebut Pencopotan Purbaya Hanya Berdampak Sesaat terhadap Rupiah

    1164 shares
    Share 466 Tweet 291
  • Komisi I Soroti Tanggung Jawab Vendor Asing dalam RUU KKS

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Kementerian ATR/BPN Tancap Gas Kejar Target Sertipikasi 3 Juta Bidang Tanah MBR di 2027

    956 shares
    Share 382 Tweet 239
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.