• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Biden Serukan Tiga Reformasi Berani untuk Kembalikan Kepercayaan Mahkamah Agung

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Selasa, 30 Juli 2024 - 15:00
in Internasional
Presiden Amerika Serikat Joe Biden memimpin sesi Partnership for Global Insfrastucture and Investment dalam rangkaian KTT G20 di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Selasa (15/11/2022). (Antara)

Presiden Amerika Serikat Joe Biden memimpin sesi Partnership for Global Insfrastucture and Investment dalam rangkaian KTT G20 di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Selasa (15/11/2022). (Antara)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menyerukan tiga “reformasi berani” untuk mengembalikan kepercayaan dan akuntabilitas kepada Mahkamah Agung.

“Kita membutuhkan reformasi ini untuk memulihkan kepercayaan kepada pengadilan, menjaga sistem pengawasan dan keseimbangan yang vital bagi demokrasi kita,” kata Presiden AS Biden saat berpidato di Perpustakaan Kepresidenan LBJ di Austin, Texas, AS yang dikutip Antara, Selasa (30/7/2024).

BacaJuga:

Menlu Iran Intensifkan Komunikasi dengan Pakistan Jelang Negosiasi Damai

Paus Leo XIV Serukan AS-Iran Kembali ke Meja Perundingan

AS Tak Beritikad Baik, Iran Ragu Kembali ke Meja Perundingan

Biden yang hadir dalam rangka peringatan 60 tahun Undang-Undang Hak Sipil itu menyerukan amandemen konstitusi yang akan memperjelas bahwa tidak ada kekebalan hukum atas kejahatan yang dilakukan mantan presiden saat menjabat.

“Negara ini didirikan atas prinsip bahwa tidak ada raja di Amerika, kita semua sama di hadapan hukum,” ucapnya.

Jika memiliki kekebalan hukum, lanjutnya, seorang presiden bisa saja menginjak-injak hak-hak sipil dan kebebasan, serta menggunakan pengadilan untuk mempersenjatai agenda yang ekstrem dan tak terkendali.

Reformasi berani kedua yang disampaikan presiden tersebut adalah mendukung pembatasan masa jabatan selama 18 tahun bagi para hakim Mahkamah Agung.

“Amerika Serikat adalah satu-satunya negara demokrasi konstitusional utama yang memberikan kursi seumur hidup kepada pengadilan tinggi. Pembatasan masa jabatan akan membantu memastikan bahwa keanggotaan pengadilan berubah dengan beberapa keteraturan,” jelasnya.

Pembatasan masa jabatan dinilainya akan membuat waktu penunjukan hakim pengadilan lebih dapat diprediksi dan tidak sembarangan.

Sebagai reformasi terakhir, Biden menyerukan kode etik yang mengikat bagi Mahkamah Agung karena menurutnya kode etik saat ini lemah.

“Hakim harus diminta untuk mengungkapkan hadiah, menahan diri dari aktivitas politik publik, dan menarik diri dari kasus-kasus yang melibatkan mereka atau pasangan mereka dalam konflik kepentingan finansial atau konflik kepentingan lainnya,” kata Biden. (dam)

Tags: Amerika SerikatJoe Biden

Berita Terkait.

abbas
Internasional

Menlu Iran Intensifkan Komunikasi dengan Pakistan Jelang Negosiasi Damai

Jumat, 24 April 2026 - 20:02
Paulus
Internasional

Paus Leo XIV Serukan AS-Iran Kembali ke Meja Perundingan

Jumat, 24 April 2026 - 15:25
iran
Internasional

AS Tak Beritikad Baik, Iran Ragu Kembali ke Meja Perundingan

Kamis, 23 April 2026 - 05:05
spanduk
Internasional

Kemlu Kecam Keras Aksi Provokatif Israel di RS Indonesia Gaza

Rabu, 22 April 2026 - 22:22
Trump
Internasional

Trump Resmi Perpanjang Gencatan Senjata AS-Iran Tanpa Batas Waktu

Rabu, 22 April 2026 - 09:44
Tuntut AS Bebaskan Kapal Touska, Iran Ingatkan Konsekuensi Besar
Internasional

Tuntut AS Bebaskan Kapal Touska, Iran Ingatkan Konsekuensi Besar

Rabu, 22 April 2026 - 00:31

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1345 shares
    Share 538 Tweet 336
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    834 shares
    Share 334 Tweet 209
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    911 shares
    Share 364 Tweet 228
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    758 shares
    Share 303 Tweet 190
  • House of Representatives Urges Non-Subsidized Fuel Price Hike Not to Burden Public

    693 shares
    Share 277 Tweet 173
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.