• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

PDC-MITA dan PHE Beri Pemahaman dan Info tentang Teknologi CCS/CCUS

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Kamis, 18 Juli 2024 - 21:28
in Ekonomi
Suasana workshop 'Drilling and Well Engineering dan Material Selection (Line Pipe & OCTG) untuk Carbon Capture Storage/Carbon Capture Utilization and Storage (CCS/CCUS) pada 15-17 Juli 2024, di Kota Batam, Provinsi Riau. Foto: PDC

Suasana workshop 'Drilling and Well Engineering dan Material Selection (Line Pipe & OCTG) untuk Carbon Capture Storage/Carbon Capture Utilization and Storage (CCS/CCUS) pada 15-17 Juli 2024, di Kota Batam, Provinsi Riau. Foto: PDC

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – PT. Patra Drilling Contractor (PDC)-Marubeni Itochu Tubulars Asia (MITA) bersama PT. Pertamina Hulu Energi (PHE) menggelar workshop ‘Drilling and Well Engineering dan Material Selection (Line Pipe & OCTG) Carbon Capture Storage/Carbon Capture Utilization and Storage (CCS/CCUS)’.

Kegiatan yang berlangsung di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, pada 15-17 Juli 2024 itu melibatkan ahli kompeten dari berbagai negara, seperti Amerika Serikat, Jepang, Tiongkok, Singapura, India, Turki dan beberapa negara lainnya. Workshop ini bertujuan memberi pemahaman dan informasi lebih luas tentang teknologi CCS/CCUS.

BacaJuga:

PHM Catat Kemajuan Strategis, Platform Manpatu Resmi Terpasang di Lepas Pantai Mahakam

Buku “Direktur di Usia 29 Tahun” Ungkap Formula Sukses Tujuh E ala Edi Permadi

Penguatan Dolar AS Tekan Harga Emas, Kemendag Turunkan HPE dan HR

Chief Innovation Process & Facility PHE, Suryani mengatakan, saat ini Pertamina menjadi bagian penting dalam mendukung kegiatan pengurangan emisi karbon CO2 di wilayah Indonesia and principle, stick dengan speech-nya dengan elaborasi mensupport government dan Pertamina vision and mission.

“Kalau dilihat SKK Migas (Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi), pemerintah dan lainnya, sebenarnya sudah bergerak bareng. Bahkan Presiden Joko Widodo sudah membuat carbon trading dan lain-lain. Intinya, bukan PHE saja yang bergerak, tapi seluruh bagian dari Pertamina,” tuturnya, di sela workshop.

Menurut Suryani, selama ini karbon diibaratkan sebagai peran pembantu. Namun dalam teknologi CCS/CCUS, karbon akan dijadikan peran utama, yang tujuannya dapat bernilai ekonomi dan bisnis baru ke depannya untuk mendapatkan keuntungan.

“Dalam kegiatan kami beroperasi sehari-hari, biasanya hydrocarbon yang jadi fokus kami, walau sebenarnya ada CO2 gasnya. Jadi, gas CO2 bukan hal baru buat kami di dunia migas, hanya saja gas CO2 ini bukan sebagai main actor, lebih ke ‘peran pembantu’,” jelasnya.

Sementara sekarang CO2 yang menjadi peran utamanya dalam CCS/CCUS ini, yang akan menjadi new model bisnis ke depannya. Dengan memiliki kompetensi, Pertamina Grup tentu akan lebih siap dalam menghadapi tantangan ke depan terkait implementasi CCS/CCUS yang aman.

Di tempat yang sama, Marketing and Commercial Manager PDC, Agus Susanto menjelaskan, CCS/CCUS merupakan teknologi baru yang sedang dikembangkan di beberapa negara, termasuk Indonesia. CCS/CCUS merupakan teknologi baru yang sedang dikembangkan di Pertamina Group.

Pemerintah Indonesia bersepakat dengan negara-negara lain di dunia melalui persetujuan Paris atas Konvensi Kerja Perserikatan Bangsa-Bangsa mengenai perubahan iklim menuju arah pembangunan rendah emisi gas rumah kaca dan berketahanan iklim pada 2050.

“Untuk teknis pelaksanaanya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan Peraturan Menteri (Permen) ESDM Nomor 2 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan Penangkapan dan Penyimpanan Karbon, serta Penangkapan, Pemanfaatan dan Penyimpanan Karbon pada Kegiatan Usaha Hulu Migas,” bebernya.

Agus menambahkan, Permen ini menjabarkan berbagai upaya pemerintah untuk mewujudkan sektor migas rendah emisi dan mendorong peningkatan produksi migas. Upaya yang dilakukan oleh PHE yaitu melaksanakan uji coba pada 2023 di sumur Jatibarang, dengan menginjeksikan sekitar 511 ton CO2 ke dalam sumur tersebut. (rmn)

Tags: CCS/CCUSMarubeni Itochu Tubulars AsiaPDCPHE

Berita Terkait.

Mendiktisaintek: Harus Ada Penguatan Transformasi Pendidikan Tinggi Berkelanjutan
Ekonomi

PHM Catat Kemajuan Strategis, Platform Manpatu Resmi Terpasang di Lepas Pantai Mahakam

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:57
Buku “Direktur di Usia 29 Tahun” Ungkap Formula Sukses Tujuh E ala Edi Permadi
Ekonomi

Buku “Direktur di Usia 29 Tahun” Ungkap Formula Sukses Tujuh E ala Edi Permadi

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:21
Sambut Liburan Sekolah, Hotel Osaka PIK2 Tawarkan Pengalaman Menginap Seru untuk Keluarga
Ekonomi

Penguatan Dolar AS Tekan Harga Emas, Kemendag Turunkan HPE dan HR

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:31
Habiburokhman: Kritik Dino Patti Djalal Kurang Konstruktif dan Minim Dasar Faktual
Ekonomi

Ekspor Cangkang Sawit ke Jepang Hasilkan Devisa dan Dukung Ekonomi Daerah

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:02
Penghargaan
Ekonomi

Berdayakan Petani Gula Aren dan Jaga Hutan Cianjur, BSI Maslahat Raih Penghargaan Excellent

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:19
btn
Ekonomi

Jurus Baru BTN: Bangun Ekosistem Raksasa untuk Perkuat CASA dan Transaksi

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:15

BERITA POPULER

  • APTISI dan SURGE Bangun Jaringan Digital Nasional untuk Ribuan PTS

    Film “Pesta Babi” dan “Teman Tegar Maira”, DPD RI: Itu Suara Kesadaran tentang Papua

    3515 shares
    Share 1406 Tweet 879
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    993 shares
    Share 397 Tweet 248
  • Malam Ini Indonesia vs Myanmar di Piala AFF U-19: Langkah Awal Pertahankan Mahkota

    949 shares
    Share 380 Tweet 237
  • Dandhy Laksono Bongkar Sosok “Backing” di Balik Film Sexy Killers hingga Pesta Babi

    944 shares
    Share 378 Tweet 236
  • Hunian Rp500 Jutaan di Tengah Kota, BTN dan KAI Siapkan 5.400 Unit TOD

    1239 shares
    Share 496 Tweet 310
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.