• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Daerah

Memulihkan Mental dan Psikologi Anak Pascagempa Batang

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Senin, 15 Juli 2024 - 01:31
in Daerah
Penjabat Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana bersama Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Deddy Suryadi, Kapolres Batang AKBP Nur Cahyo Ari Prasetyo, dan tim konseling Polres Batang menghibur anak-anak korban gempa di Kabupaten Batang. Foto: ANTARA

Penjabat Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana bersama Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Deddy Suryadi, Kapolres Batang AKBP Nur Cahyo Ari Prasetyo, dan tim konseling Polres Batang menghibur anak-anak korban gempa di Kabupaten Batang. Foto: ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Gempa bumi yang melanda sejumlah desa di wilayah tiga kecamatan Kabupaten Batang, Jawa Tengah, pada Minggu (7/7) berdampak pada banyak hal, seperti kerusakan rumah warga, korban luka, hingga infrastruktur fisik.

Berbagai bantuan kepada korban memang terus mengalir, baik dari Kepolisian Daerah Jawa Tengah, Pemprov Jateng, Pemerintah Kabupaten Batang, Polres Batang, dan sejumlah perusahaan.

BacaJuga:

Periksa Truk di Tol Semarang-Solo, Bea Cukai Temukan 1,6 Juta Batang Rokok Ilegal

Tim Gabungan Bea Cukai Entikong, TNI, dan BIN Ringkus Kurir Sabu di Perbatasan

Bea Cukai Batam Gagalkan Ekspor Ilegal 11.310 Gram Bubuk Emas ke Singapura

Meski demikian, dampak gempa berkekuatan Magnitudo 4,4 tersebut tetap menimbulkan kegelisahan bahkan rasa takut pada anak-anak. Tidak sedikit anak yang menjadi trauma ketika mendengar suara benda yang menimbulkan bunyi keras.

Sebagai upaya pemulihan pascagempa, Kepolisian Daerah Jawa Tengah dan Polres Batang mengerahkan berbagai bantuan, di antaranya pendirian dapur umum, perbaikan rumah, dan trauma healing untuk memulihkan kondisi psikologi masyarakat.

Upaya pemulihan psikologi korban terdampak bencana bisa dilakukan melalui pemberian layanan pertolongan pertama. Pendampingan psikologis ini berlangsung dalam kurun waktu yang variatif dan perlu melihat perkembangan pada tiap-tiap individu.

Seperti halnya yang dilakukan oleh Polda Jateng bersama Polres Batang yang berupaya memulihkan kondisi psikologi anak-anak korban gempa.

Bahkan, Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah Irjen Polisi Ahmad Lutfhi menekankan prioritas pemulihan pascagempa, antara lain dengan membangun rumah yang rusak, dan pemulihan atas trauma yang dialami anak-anak.

Untuk penyembuhan trauma pada anak-anak, Polres Batang menerjunkan sejumlah tim konselor yang telah memiliki sertifikat pelatihan dari Polda Jateng maupun Mabes Polri.

Tim konselor ini memiliki tugas memberikan motivasi pada anak-anak agar bisa beraktivitas dan bermain kembali dengan teman-teman dengan rasa gembira.

Dalam proses pemulihan kondisi psikologi ini, tim konselor mengajak anak-anak untuk bermain, tanya jawab, dan pemberian hadiah makanan ringan bagi mereka yang bisa menjawab pertanyaan dengan benar.

Kegiatan trauma healing tersebut dinilai berpengaruh pada anak-anak agar bisa lupa dari peristiwa gempa yang berdampak pada diri dan keluarganya.

Selain pada anak-anak, tim konselor juga memberikan relaksasi pada orang tua yang menjadi korban gempa agar bisa tenang kembali dengan menyuntikkan pikiran-pikiran yang positif kepada mereka.

Seorang anak bercerita ketika gempa bumi melanda Batang, ia begitu takut karena saat melangkahkan kaki terasa jalan bergelombang.

Bagi Irfan, 11 tahun, gempa yang terjadi pada 7 Juli lalu merupakan pengalaman pertama dalam hidupnya. Oleh karena itu, bocah asal Kecamatan Karangasem, Batang, ini tidak mudah melupakannya.

Banyak hal yang belum diketahui Irfan, juga banyak warga, tentang gempa termasuk bagaimana mitigasi hingga pemulihan pascagempa karena bencana itu memang baru kali pertama dialaminya.

Kembali ceria

Dari ketidaktahuan mereka apa yang terjadi saat itu, tim konselor memberikan penjelasan bahwa bila kelak ada gempa lagi mereka diarahkan agar berlindung ke lokasi yang aman.

Sesaat dalam kegiatan trauma healing itu, tampak anak-anak ceria mengikuti apa yang diarahkan oleh tim konselor. Gelak tawa anak-anak seketika mewarnai arena permainan, sejenak mereka lupa dari rasa ketakutan yang telah dialami sebelumnya.

“Memang ada anak-anak yang tertimpa genting saat gempa sehingga menimbulkan trauma masuk rumah,” kata konselor dari Polres Batang Ipda Vina Putri Harinda.

Trauma healing yang dilakukan oleh tim konselor sudah dilakukan di dua lokasi gempa yaitu di Desa Lebo, Kecamatan Warungasem dan Perumahan Ar-Rayyan Kalisalak, Kecamatan Batang.

Dukungan dan motivasi kepada korban gempa juga disampaikan Penjabat Gubernur Jateng Nana Sudjana saat berkunjung ke lokasi gempa di Desa kalisalak, Kecamatan Batang.

Mantan Kapolda Metro Jaya ini berbaur dengan anak-anak korban gempa dan meminta merek tetap bersemangat, bercerita. Nana juga memotivasi mereka dari rasa ketakutan. Anak-anak juga diberikan pertanyaan dan diganjar hadiah berupa uang untuk sekadar beli jajan bakso.

Keceriaan dan semangat anak-anak tampak terlihat. Mereka berusaha mengacungkan jari untuk menjawab pertanyaan yang disodorkan oleh Pj. Gubernur Jateng itu.

Tindakan trauma healing kepada sekitar 40 anak terdampak gempa bumi itu sejauh ini mampu membuat bocah-bocah itu gembira. Berbagai permainan dan hadiah diberikan kepada anak-anak ini. Bukan hanya untuk sekadar menghibur, melainkan juga untuk mengikis rasa takut yang masih menghantui benak mereka.

Suasana yang semula muram perlahan berubah menjadi ceria ketika canda tawa kembali terdengar di antara mereka.

Langkah itu bukan sekadar upaya memulihkan, melainkan juga memberikan harapan bahwa kehidupan akan terus berlanjut. Di tengah kesusahan itu, mereka merasa tidak sendirian dalam menghadapi bencana ini.

Trauma healing menjadi sentuhan kemanusiaan yang membuktikan bahwa solidaritas dan kepedulian masih menjadi kekuatan utama masyarakat.

Tindakan trauma healing akan terus dilakukan oleh tim konselor kepada warga korban gempa apabila masih ditemukan mereka yang merasa ketakutan akibat gempa.

Dari dukungan dan trauma healing ini, warga korban gempa mengaku perlahan pulih dari rasa ketakutan dan kecemasan dari bencana itu. Mereka pun sudah bisa kembali beraktivitas secara normal. (bro)

Tags: gempaPemkab BatangPolres Batang

Berita Terkait.

bc4
Daerah

Periksa Truk di Tol Semarang-Solo, Bea Cukai Temukan 1,6 Juta Batang Rokok Ilegal

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:14
bc2
Daerah

Tim Gabungan Bea Cukai Entikong, TNI, dan BIN Ringkus Kurir Sabu di Perbatasan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:43
bc
Daerah

Bea Cukai Batam Gagalkan Ekspor Ilegal 11.310 Gram Bubuk Emas ke Singapura

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:23
harison
Daerah

Terima Kunjungan Spesifik Komisi II DPR RI, Kakanwil BPN Banten Beberkan Capaian dan Tantangan Layanan Pertanahan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 02:22
soni
Daerah

71 Km Jalan Desa Tuntas, Gubernur Andra Soni: Program Bang Andra Terbukti Tingkatkan Kesejahteraan Warga

Rabu, 30 September 2026 - 23:23
bbri
Daerah

BRI Peduli Wujudkan Mimpi Kecil Mahesa, Temani Langkahnya Menuju Cita-Cita dengan Bantuan Sepeda

Rabu, 30 September 2026 - 22:02

OLAHRAGA

Suara Pelanggan Jadi Inspirasi JAECOO J5 EV Genuine Body Kit
Olahraga

Indonesia-Malaysia Main Bareng, Ini Skenario Garuda Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup

Editor Laurens Dami
Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:35

INDOPOSCO.ID – Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) bakal menjadi panggung drama pada Kamis (1/10/2026) malam WIB. Timnas Indonesia akan...

SelengkapnyaDetails
john

Jelang Lawan Bangladesh, Herdman Menagih Janji Takdir Garuda di SUGBK

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:04
nurisa

Nurisa Dian Ukir Sejarah! Emas Panahan Pertama Indonesia di Asian Games

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:56
made

Dahsyat! Desak Made Sumbang Emas Keempat Indonesia Sekaligus Pecahkan Rekor Asian Games 2026

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:10
gp

BRI Dukung MotoGP Mandalika 2026, Dorong Sport Tourism dan Ekonomi Lokal

Rabu, 30 September 2026 - 21:11

BERITA POPULER

  • puan

    Kembali Raih Emas Asian Games 2026, Ketua DPR Dorong Penghargaan Bagi Atlet Secara Utuh

    3891 shares
    Share 1556 Tweet 973
  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    3918 shares
    Share 1567 Tweet 980
  • Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

    1130 shares
    Share 452 Tweet 283
  • Soal Klaster Mewah di Lapas Cibinong, Pakar Hukum Minta Menteri Imipas Terima Sanksi

    1009 shares
    Share 404 Tweet 252
  • Kasus Keracunan MBG Berulang, DPR Hanya Minta BGN Benahi Tata Kelola

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.