• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Bertambah Usia Ke-497, Senator DKI Ini Harapkan Porsi yang Besar untuk Warga Betawi

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Minggu, 23 Juni 2024 - 13:26
in Megapolitan
btw

Ilustrasi budaya Betawi. Foto: SDN 22 Petang Cengkareng Timur untuk INDOPOS.CO.ID

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Warga Jakarta pada 22 Juni 2024 kemarin, merayakan hari ulang tahun ke-497. Di usia hampir 5 abad ini, Jakarta malah berubah status tidak lagi menjadi ibu kota negara, melainkan hanya menjadi kota global perekonomian di Indonesia. Perubahan status inipun diharapkan turut menjadi momentum keberpihakan pemerintah pusat maupun daerah terhadap eksistensi warga Betawi.

“Sebelumnya saya ucapkan Dirgahayu Kota Jakarta ke 497. Jakarta bukan sekadar kota global ataupun kota perekonomian saja, namun Jakarta juga adalah kota yang menyimpan banyak peristiwa sejarah berdirinya negeri tercinta Indonesia. Dan masyarakat Betawi memiliki peran yang penting didalam perjalanan peristiwa tersebut,” kata Senator DKI Jakarta, Dailami Firdaus, kepada media, Minggu (23/6/2024).

BacaJuga:

Kebakaran Landa Pemukiman di Kemayoran, 33 Mobil Damkar Diterjunkan

Jakarta 499 Tahun: Saatnya Betawi Punya Rumah dalam Kebijakan

Jakbar Disebut ‘Gotham City’, Wali Kota Klaim Kejahatan Jalanan Tidak Mengkhawatirkan

“Dan selalu sebagai putera daerah, saya sangat berharap dengan Jakarta menjadi daerah khusus maka, pengakuan masyarakat betawi sebagai masyarakat inti Jakarta haruslah diberikan secara utuh, bukan hanya bicara tentang budaya saja namun juga kepada manusianya,” sambungnya.

Menurut Dailami, Pemerintah pusat dan daerah harus melibatkan dan memberikan porsi yang optimal kepada masyarakat Betawi untuk turut berperan aktif dalam program dan kebijakan yang akan dilaksanakan oleh pemerintah.

“Dengan Kekhususan Jakarta, maka program dan kebijakan Pemerintah dalam penerapannya harus lebih mengedepankan kepentingan masyarakat secara adil merata, terutama hak akan pendidikan, kesehatan, pekerjaan dan tempat tinggal, juga akses permodalan dan pembinaan bagi para pelaku UMKM (usaha mikro kecil dan menengah),” jelas anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) daerah pemilihan DKI Jakarta ini.

Dailami mengatakan, dengan dipindahkannya status Ibu Kota ke IKN Nusantara, Penajam Paser Utara, Kalimatan Timur, maka Pemerintah Pusat harus membuat peraturan yang jelas terhadap pengelolaan aset bangunan yang ditinggalkan.

“Juga harus ada peraturan yang jelas mengenai pemanfaatan ataupun pengelolaan aset yang dimiliki pemerintah pusat yang berada dijakarta setelah pindah ke IKN,” pungkas cucu ulama besar Betawi yang juga Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta periode 1977-1984, KH Abdullah Syafi’i ini. (dil)

Tags: Daerah Khusus JakartaDailami FirdausDKJdpd riHUT Ke-497 Jakarta

Berita Terkait.

Kebakaran Landa Pemukiman di Kemayoran, 33 Mobil Damkar Diterjunkan
Megapolitan

Kebakaran Landa Pemukiman di Kemayoran, 33 Mobil Damkar Diterjunkan

Senin, 1 Juni 2026 - 23:51
Jakarta 499 Tahun: Saatnya Betawi Punya Rumah dalam Kebijakan
Megapolitan

Jakarta 499 Tahun: Saatnya Betawi Punya Rumah dalam Kebijakan

Senin, 1 Juni 2026 - 20:50
Jakbar Disebut ‘Gotham City’, Wali Kota Klaim Kejahatan Jalanan Tidak Mengkhawatirkan
Megapolitan

Jakbar Disebut ‘Gotham City’, Wali Kota Klaim Kejahatan Jalanan Tidak Mengkhawatirkan

Senin, 1 Juni 2026 - 19:48
Imbas Jalan Amblas, Jalan Lenteng Agung Menuju Depok Ditutup hingga Besok
Megapolitan

Imbas Jalan Amblas, Jalan Lenteng Agung Menuju Depok Ditutup hingga Besok

Senin, 1 Juni 2026 - 19:03
betawi
Megapolitan

Harinya Jakarta, Betawi Tanpa Hari

Minggu, 31 Mei 2026 - 13:06
Kasus Pembunuhan Perempuan di Hotel Kebayoran Baru, Terduga Pelaku Ditangkap
Megapolitan

Kasus Pembunuhan Perempuan di Hotel Kebayoran Baru, Terduga Pelaku Ditangkap

Minggu, 31 Mei 2026 - 11:49

BERITA POPULER

  • APTISI dan SURGE Bangun Jaringan Digital Nasional untuk Ribuan PTS

    Film “Pesta Babi” dan “Teman Tegar Maira”, DPD RI: Itu Suara Kesadaran tentang Papua

    3505 shares
    Share 1402 Tweet 876
  • Hunian Rp500 Jutaan di Tengah Kota, BTN dan KAI Siapkan 5.400 Unit TOD

    1239 shares
    Share 496 Tweet 310
  • Dandhy Laksono Bongkar Sosok “Backing” di Balik Film Sexy Killers hingga Pesta Babi

    940 shares
    Share 376 Tweet 235
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    938 shares
    Share 375 Tweet 235
  • Malam Ini Indonesia vs Myanmar di Piala AFF U-19: Langkah Awal Pertahankan Mahkota

    933 shares
    Share 373 Tweet 233
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.