INDOPOSCO.ID – Warga di sejumlah wilayah Jakarta Barat mengeluhkan gangguan pasokan air bersih menyusul adanya pekerjaan perawatan jaringan yang dilakukan oleh PAM Jaya pada 17 hingga 22 Juli 2026.
Wilayah yang terdampak pasokan air bersih meliputi Kelurahan Cengkareng Barat, Cengkareng Timur, Kapuk Muara, Kamal Muara, Kamal, Pegadungan, dan Tegal Alur.
Salah satu warga yang berdomisili di Cengkareng Barat, Boy (40), mengaku terganggu dengan perbaikan jaringan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Hutan Kota oleh PAM Jaya karena membuatnya tidak bisa beraktivitas seperti biasa.
“Tidak bisa mencuci pakaian, piring, dan kendaraan dari kemarin. Sangat disesalkan sih kondisi seperti ini,” kata Boy saat dikonfirmasi melalui gawai di Jakarta, Sabtu (18/7/2026).
Ia terpaksa harus membeli air jeriken atau isi ulang untuk digunakan memenuhi kebutuhan darurat, seperti mandi, memasak, dan kebutuhan air minum keluarga.
“Kami harus beli air dari tukang air (jeriken), sehari mungkin bisa pakai empat sampai lima jeriken,” ucap Boy.
Di samping itu, ia mengkritik proyek galian saluran PAM Jaya yang memperparah kemacetan di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat.
Warga Cengkareng lainnya, Ridho Danu (26), mengeluhkan gangguan layanan air PAM Jaya karena menghambat persiapannya untuk berangkat kerja, mengingat air bersih sama sekali tidak mengalir sejak kemarin.
“Repot mau kerja gak bisa mandi, apalagi orang di rumah ada enam orang, makan saja piringnya banyak, belom lagi buat mandi kan,” keluh Danu.
“Apalagi kita kalau bayar telat kena denda, giliran mati gak ada kompensasi,” tambahnya.
PAM Jaya telah menyampaikan kepada pelanggan bahwa akan dilakukan pekerjaan perawatan IPA Hutan Kota. Pekerjaan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 17 hingga 22 Juli 2026 sebagai bagian dari upaya menjaga keandalan pasokan air kepada masyarakat.
Selama proses perawatan berlangsung, pasokan air yang dialirkan dari IPA Hutan Kota menuju jaringan distribusi PAM Jaya akan mengalami penyesuaian. Kondisi ini berpotensi menyebabkan berkurangnya tekanan air hingga penghentian sementara aliran air bagi sekitar 55.272 pelanggan di wilayah Cengkareng Barat, Cengkareng Timur, Kapuk Muara, Kamal Muara, Kamal, Pegadungan, dan Tegal Alur.
Direktur Operasional PAM Jaya Syahrul Hasan mengatakan bahwa pekerjaan perawatan itu merupakan langkah yang diperlukan untuk menjaga keandalan sistem penyediaan air minum dalam jangka panjang.
“Perawatan instalasi merupakan bagian penting untuk memastikan kualitas dan kontinuitas layanan air kepada pelanggan. Kami memahami adanya ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan selama pekerjaan berlangsung,” ujar Syahrul terpisah dalam keterangannya. (dan)

















