• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Hasil SNBT 2024, Pendidikan Tinggi Vokasi Semakin Diminati

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Minggu, 16 Juni 2024 - 02:37
in Nasional
Riset-Mahasiswa

Ilustrasi mahasiswa melakukan riset Foto: dokumen INDOPOS.CO.ID

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2024, Ganefri mengatakan, peningkatan minat calon mahasiswa baru pada pendidikan vokasi dapat dilihat dari beberapa indikator. Salah satunya adalah keketatan pada Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK SNBT) 2024 yang didominasi oleh prodi vokasi.

“Keketatan ini sejalan dengan banyaknya peserta yang memilih program studi vokasi. Itu artinya peminatan masyarakat terhadap pendidikan vokasi mengingat,” kata Ganefri dalam keterangan, Sabtu (15/6/2024).

BacaJuga:

Aher Dukung E-Learning ASN Berintegritas, Perkuat Budaya Antikorupsi dan Profesionalisme Aparatur

Wamendagri Ribka Haluk Turun Langsung Tinjau Penanganan Dugaan Keracunan MBG di Jayapura

Lantik Pejabat di Lingkungan Kemendagri, Mendagri Minta ASN Tingkatkan Kinerja

Berdasarkan hasil SNBT 2024, 20 program studi terketat pada UTBK SNBT 2024 berasal dari program studi vokasi, baik prodi D-3 dan D-4 dengan prodi terketat adalah Prodi D-3 Farmasi Universitas Sebelas Maret yakni 0,50 persen. “Dari 20 prodi terketat, semuanya adalah prodi vokasi, tidak ada prodi akademik. Setidaknya dengan adanya Dirjen Pendidikan Vokasi, minat masyarakat kepada vokasi ini sudah tinggi,” ujarnya.

Peningkatan minat masyarakat terhadap pendidikan vokasi, lanjut Ganefri, juga dapat dilihat dari distribusi pendaftar pada SNBT 2024. Ganefri melihat meskipun masih didominasi oleh prodi vokasi yang diselenggarakan di perguruan tinggi akademik.

Ia melihat adanya peningkatan signifikan dari lulusan SMA yang menentukan pilihan ke pendidikan vokasi bukan ke Prodi S-1 akademik. Bahkan lulusan SMA yang mendaftar ke prodi di perguruan tinggi vokasi jumlahnya mencapai lebih dari dua kali lipat dari pendaftar SMK yang diharapkan melanjutkan di PTN Vokasi.

“Jadi, ini adalah kabar baik bagi pendidikan vokasi walaupun memang mereka masih melihat rumahnya (perguruan tinggi penyelenggara program pendidikan vokasi),” katanya.

Tidak hanya menunjukkan peningkatan minat, hasil SNBT 2024 juga berhasil memotret peningkatan kualitas calon mahasiswa vokasi. Hal tersebut dilihat dari semakin menipisnya gap skor nilai UTBK yang diterima antara calon mahasiswa sarjana dan diploma, utamanya D-3.

Menurut Ganefri, selisih rata-rata hasil UTBK antara sarjana dan diploma pada 2024 lebih kecil dibandingkan pada 2023. Jika rerata hasil UTBK SNBT calon mahasiswa yang diterima di prodi vokasi (D-3) tahun tahun 2023 sekitar 490-an. Namun, di tahun 2024, skor rerata tersebut meningkat menjadi kisaran 520-an.

“Jadi, gapnya antara akademik dan vokasi itu semakin menipis. Pada 2023 itu masih 48,76 dan pada 2024 sudah sekitar 23 persen. Artinya anak-anak yang masuk prodi vokasi itu sudah anak-anak yg cerdas. Dari sisi kemampuan tidak berbeda jauh dari anak-anak Prodi S-1,” terangnya.

Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Kemendikbudristek Kiki Yuliati menambahkan, peningkatan minat calon mahasiswa baru pada prodi vokasi menunjukkan bahwa prodi vokasi mulai dikenal dan dipelajari oleh para calon mahasiswa.

“Calon mahasiswa mempelajari apa yang akan mereka dapat melalui program studi pendidikan tinggi vokasi, sehingga mereka memilih program studi diploma tiga dan diploma empat,” kata Kiki.

Menurut Kiki, mahasiswa yang mengikuti pendidikan diploma dan sarjana terapan adalah mahasiswa yang kelak nanti akan bekerja. “Tahun ini dengan sistem seleksi yang baru yang menekankan pada meminta calon mahasiswa, membuat mahasiswa harus betul-betul memilih program studi sesuai kemauan, minat, bakat dan potensinya karena tidak bisa mendaftar lagi kalau sudah diterima di tempat lain,” katanya.

Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asasmen Pendidikan (BSKAP), Anindito Aditomo, melihat peningkatan minat calon mahasiswa baru pada prodi pendidikan vokasi tidak lepas dari sistem baru pada penerimaan mahasiswa yang lebih menekankan pada minat, bakat, serta aspirasi karier para calon mahasiswa baru. (nas)

Tags: pendidikanrisetvokasi

Berita Terkait.

Aher
Nasional

Aher Dukung E-Learning ASN Berintegritas, Perkuat Budaya Antikorupsi dan Profesionalisme Aparatur

Kamis, 6 Agustus 2026 - 22:04
Ribka-Haluk
Nasional

Wamendagri Ribka Haluk Turun Langsung Tinjau Penanganan Dugaan Keracunan MBG di Jayapura

Kamis, 6 Agustus 2026 - 21:03
Pelantikan
Nasional

Lantik Pejabat di Lingkungan Kemendagri, Mendagri Minta ASN Tingkatkan Kinerja

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:32
TP-PKK
Nasional

Ketum TP PKK Ajak Pelajar Biak Cintai Tanah Air Lewat Pemanfaatan Potensi Wisata Bahari*

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:12
Abdul-Mu'ti
Nasional

Lantik 17 Kepala Sekolah Perdana SNT, Mendikdasmen: Siap Cetak Talenta Unggul Indonesia

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:02
Wamendagri
Nasional

Wujudkan Pembangunan Berkeadilan Ekologis, Wamendagri Bima Dorong Legislator Daerah Perkuat Kepemimpinan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:41

BERITA POPULER

  • Erick-Thohir

    PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2155 shares
    Share 862 Tweet 539
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1984 shares
    Share 794 Tweet 496
  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    1447 shares
    Share 579 Tweet 362
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2540 shares
    Share 1016 Tweet 635
  • Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2111 shares
    Share 844 Tweet 528
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.