• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

BP2MI Sebut Pekerja Migran tak Melulu Pekerja Informal

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Senin, 10 Juni 2024 - 22:34
in Headline
dita

Suasana diskusi bertema 'Sosialisasi Penempatan dan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia' kerja sama Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) bersama PT Indonesia Digital Pos (IDP) di Kota Depok, Jawa Barat, Senin (10/6/2024). Foto: dokumen INDOPOS.CO.ID

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) terus menekan angka pekerja migran Indonesia (PMI) non prosedural. Data PMI di luar negeri mencapai 9 juta PMI bekerja di luar negeri. Namun hanya 3,6 juta PMI yang terdata di BP2MI.

“Artinya ada 5,4 juta PMI non prosedural atau ilegal. Dan ini menjadi perhatian kami,” ujar Pranata Humas Ahli Madya BP2MI Dina Lutfia dalam diskusi bertema ‘Sosialisasi Penempatan dan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia’ kerja sama BP2MI bersama PT Indonesia Digital Pos (IDP) di Kota Depok, Jawa Barat, Senin (10/6/2024).

BacaJuga:

Polemik Bantuan 1.098 Sapi Kurban Presiden Prabowo dari APBN, Gerindra Sebut Sah dan Sudah Dilaksanakan di Presiden era Sebelumnya

Momentum Iduladha, Purbaya Sebut Nilai Kurban Selaras dengan Amanah Menjaga Keuangan Negara

Gibran dan Jan Ethes Salat Iduladha 2026 di Masjid Istiqlal

Berangkat dari sana, menurutnya, muncul berbagai masalah kepada pahlawan devisa di luar negeri. Dari kasus kekerasan fisik, human traffiking hingga gaji tak dibayarkan.

“Jadi stigma PMI selama ini apa? Ya penyiksaan, gaji tidak dibayar dan lainnya,” katanya.

Ia menjelaskan, PMI memiliki banyak bidang. Dari manufakturing hingga awak kapal (pelaut). “Jadi PMI (dulu tenaga kerja Indonesia/TKI, red) itu bukan hanya asisten rumah tangga saja,” ungkapnya.

Tentu untuk menjadi PMI prosedural, menurut Dina, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi calon pekerja migran Indonesia (CPMI). Ini di antaranya usia di atas 18 tahun, memiliki kompetensi, melengkapi dokumen administrasi hingga sertifikat kompetensi kerja.

“Kami di BP2MI memastikan perlindungan bagi PMI dari mulai sebelum, saat bekerja hingga purna,” terangnya.

Lebih jauh ia mengungkapkan, untuk memangkas angka PMI non prosedural, BP2MI bekerja sama dengan pemerintah daerah (pemda). Salah satunya dengan pemerintah daerah yang menjadi kantong-kantong PMI.

“Kantong PMI tertinggi dari Jawa Timur disusul Jawa Barat,” ungkapnya.

“Dan Malaysia menjadi tujuan PMI tertinggi disusul berikutnya Korsel dan Taiwan,” imbuhnya.

Ia menambahkan, PMI menjadi penghasilan negara tertinggi kedua setelah sektor minyak dan gas (Migas). Nilai devisa negara dari PMI mencapai Rp159,6 triliun, sementara sektor migas mencapai Rp170 triliun. (nas)

Tags: BP2MIpekerja migran

Berita Terkait.

banong
Headline

Polemik Bantuan 1.098 Sapi Kurban Presiden Prabowo dari APBN, Gerindra Sebut Sah dan Sudah Dilaksanakan di Presiden era Sebelumnya

Rabu, 27 Mei 2026 - 14:11
purbaya
Headline

Momentum Iduladha, Purbaya Sebut Nilai Kurban Selaras dengan Amanah Menjaga Keuangan Negara

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:01
gibran
Headline

Gibran dan Jan Ethes Salat Iduladha 2026 di Masjid Istiqlal

Rabu, 27 Mei 2026 - 10:44
menag
Headline

Menag Gaungkan Spirit Iduladha 2026, Ajak Berbagi dan Menjaga Kehidupan

Rabu, 27 Mei 2026 - 09:31
API-IMA Ingatkan Risiko Pasar Jika Transisi Kebijakan Ekspor Tidak Terarah
Headline

Suhu Makkah Tembus 47 Derajat, DPR Desak Pengawasan Ketat Jemaah Lansia

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:31
hantavirus
Headline

Pulang Berlayar dari Somalia, 4 ABK di Jakbar Sempat Suspek Hantavirus

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:47

BERITA POPULER

  • Pemain-Persib

    Ungkapan Kebahagiaan Trio Naturalisasi Usai Bawa Persib Juara Super League

    5675 shares
    Share 2270 Tweet 1419
  • Daftar Lengkap Timnas Indonesia: Diwarnai Debutan dan Kembalinya Pemain Lama

    3002 shares
    Share 1201 Tweet 751
  • Segel Trofi Pertama di Persib, Eliano Reijnders Sebut Atmosfer Bandung Lewati Eropa

    2508 shares
    Share 1003 Tweet 627
  • Menteri Trenggono: Hasil Panen BUBK Kebumen Menuju Kebangkitan Udang Indonesia Berkualitas Ekspor

    2304 shares
    Share 922 Tweet 576
  • Film “Pesta Babi” dan “Teman Tegar Maira”, DPD RI: Itu Suara Kesadaran tentang Papua

    1252 shares
    Share 501 Tweet 313
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.