INDOPOSCO.ID – Salah satu hal yang menjadi evaluasi pelaksanaan pemilu adalah masih adanya petugas pemilu yang meninggal dunia.
Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi PKS Mardani Ali menilai selain faktor kelelahan, faktor psikis seperti stres bisa menjadi penyebab meninggalnya petugas penyelenggara pemilu.
Oleh karena itu, Mardani menilai Komisi Pemilihan Umum (KPU) maupun Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) perlu memberikan program pelatihan manajemen stres kepada para petugas penyelenggara dan pengawas pemilu di setiap tingkatan, agar bisa menekan angka kematian tersebut.
“Kalau saya usul harus ada pelatihan manajemen stres ke teman-teman ini, karena mereka bekerja dalam waktu yang durasi yang panjang tapi terbatas sekali. Itu memerlukan banyak sekali kemampuan manajerial dan ketenangan, kelapangan. Jangan sampai terjadi sebaliknya,” kata Mardani dalam keterangannya yang diterima Indopos.co.id, Kamis (6/6/2024).
Salah satu momen terdekat untuk saat ini yang harus dipersiapkan mental para petugas pemilu adalah pelaksanaan pemilihan kepala daerah serentak 2024.
Salah satunya, kata Mardani yang pada Selasa (4/6/2024) kemarin melakukan Kunjungan Kerja Spesifik (Kunspek) Komisi II DPR ke Semarang, Jawa Tengah, telah diketahui ada 68 petugas yang telah meninggal dunia pada pelaksanaan tahapan pemilu hingga pasca pencoblosan di 2024, mulai dari Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), Panitia Pemungutan Suara (PPS), Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), dan Perlindungan Masyarakat (Linmas).
Urgensi pengadaan pelatihan manajemen stres tersebut harus dipastikan. Untuk itu, Mardani mengusulkan kepada Pemerintahan Provinsi ataupun KPU di berbagai daerah harus melakukan kerja sama penelitian dengan universitas terkemuka.
“Terkait dengan jumlah yang meninggal ya 68 orang di Jawa Tengah, prosentasenya kecil, tapi saya ingatkan satu nyawa pun sangat berharga. Tadi pak gubernur setuju dengan usulan kita nanti buat penelitian mendalam (mengenai aspek-aspek penyebab kematian petugas pemilu) dengan melibatkan universitas,” jelas Mardani.
Sementara berdasar catatan Indopos.co.id, pada pelaksanaan pemilu 2019 telah tercatat ada 894 petugas penyelenggara pemilu yang meninggal dunia. Begitu juga di Pemilu 2014 diperkirakan sebanyak 181 petugas telah menghembuskan napas. (dil)











