• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Akademisi Nilai Suarakan Bubarkan Polri oleh Staf Bapenda DKI: Perlu Ada Reformasi di Tubuh Institusi Polri

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Sabtu, 1 Juni 2024 - 15:05
in Headline
Tangkapan layar postingan akun Instagram @purbosarie. Foto: Instagram/@gegana_id

Tangkapan layar postingan akun Instagram @purbosarie. Foto: Instagram/@gegana_id

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dosen Universitas Nasional (Unas) Ismail Rumadan menilai pernyataan staf Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta, Hendrini Purbosari, yang menyerukan pembubaran Polri di media sosial sangat wajar muncul dari setiap warga negara.

Lantaran sudah muak dan kesal dengan tingkah laku oknum-oknum polisi, yang selama ini diharapkan sebagai penjaga dan pemberi kenyamanan dan ketertiban bagi masyarakat justru malah ikut terlibat dalam berbagai tindakan kejahatan.

BacaJuga:

Students Set Friday Deadline for Government to Respond to Demands After Meeting Gibran

Usai Temui Gibran, Mahasiswa Beri Batas Waktu Realisasi Tuntutan hingga Jumat

Apresiasi Pemulihan Aset Rp1 Triliun, Purbaya Juga Soroti Kasus Eddy Tansil

Pernyataan tersebut diungkapkan Dosen Universitas Nasional (Unas) Ismail Rumadan kepada INDOPOS.CO.ID, Sabtu (1/6/2024).

Menurut Pengamat Hukum ini, Polri sebagai institusi penegak hukum yang dipercaya masyarakat menjadi garda terdepan dalam menegakkan hukum dan menjaga ketertiban masyarakat, justru kerap berkhianat atas kepercayaan masyarakat tersebut.

“Beberapa kasus tindak kejahatan yang melibatkan oknum polisi belakangan ini, (seperti kasus Sambo, kasus Tedy Minahasa, dan terakhir peristiwa oknum Densus 88 yang menguntit Jampidsus) menunjukan bahwa, institusi ini sudah rusak dan tidak lagi dipercaya oleh masyarakat,” ungkapnya.

Oleh karena itu, lanjut dia, teriakan suara masyarakat yang diwakili oleh seorang ASN di Jakarta ini sebagai potret bahwa masyarakat sudah muak dengan kondisi Polisi saat ini. Sehingga perlu ada reformasi di tubuh institusi Polri.

“Memang tidak harus sampai tindakan pembubaran, namun perlu penataan ulang terhadap fungsi dan kewenangan Polri,” katanya.

Sebelumnya, staf Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta, Hendrini Purbosari, yang menyerukan pembubaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) di media sosial, terus menjadi perhatian publik.

Pascakomentar Hendrini Purbosari di Instagram @purbosarie yang meminta agar Polri dibubarkan, reaksi warganet terus mengalir, mendesak agar Hendrini Purbosari diproses secara hukum dan diberhentikan dari jabatannya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) DKI Jakarta.

Hendrini, yang sebelumnya meminta Polri dibubarkan, kini hadir untuk menyampaikan klarifikasi.

Melalui akun media sosial (medsos) Instagram @purbosarie, Hendrini menyampaikan permohonan maafnya terhadap institusi Kepolisian Republik Indonesia.

Saya pemilik akun instagram : @purbosarie dengan ini saya memohon maaf khususnya kepada Institusi Kepolisian Republik Indonesia @polisi_indonesia dan masyarakat Indonesia atas komentar saya di salah satu akun instagram yang membuat gaduh dan saya sangat menyesali hal tersebut,” tulis Hendrini yang dikutip indopos.co.id, pada Kamis (30/5/2024). (nas)

Tags: akademisiBapenda DKI JakartaHendrini PurbosariOknum ASNPolri

Berita Terkait.

Students Set Friday Deadline for Government to Respond to Demands After Meeting Gibran
Headline

Students Set Friday Deadline for Government to Respond to Demands After Meeting Gibran

Selasa, 16 Juni 2026 - 00:30
Usai Temui Gibran, Mahasiswa Beri Batas Waktu Realisasi Tuntutan hingga Jumat
Headline

Usai Temui Gibran, Mahasiswa Beri Batas Waktu Realisasi Tuntutan hingga Jumat

Selasa, 16 Juni 2026 - 00:15
bc
Headline

Apresiasi Pemulihan Aset Rp1 Triliun, Purbaya Juga Soroti Kasus Eddy Tansil

Senin, 15 Juni 2026 - 17:30
Demo
Headline

Demo Besar di Jakarta Pusat, 5.955 Aparat Gabungan Disiagakan

Senin, 15 Juni 2026 - 10:08
Soroti Kasus Keluarga Jokowi, Sobary Sebut Pendekatan Hensa Terjebak “Tragedi Sisyphus
Headline

Soroti Kasus Keluarga Jokowi, Sobary Sebut Pendekatan Hensa Terjebak “Tragedi Sisyphus

Minggu, 14 Juni 2026 - 11:46
MUI Minta LGBT Dipidanakan, Desak Pemerintah Bentuk Aturan Khusus
Headline

MUI Minta LGBT Dipidanakan, Desak Pemerintah Bentuk Aturan Khusus

Sabtu, 13 Juni 2026 - 23:57

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    6776 shares
    Share 2710 Tweet 1694
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1738 shares
    Share 695 Tweet 435
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1028 shares
    Share 411 Tweet 257
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    977 shares
    Share 391 Tweet 244
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    908 shares
    Share 363 Tweet 227
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.