• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Mantan Ketua Pansel: Unsur Pemerintah Harus Ada di KIP Banten, Ini Alasannya

Redaksi Editor Redaksi
Minggu, 19 Mei 2024 - 21:24
in Nusantara
Yhanu-Setyawan-co

Mantan Ketua Pansel calon aggota KIP Banten, Yhanu Setyawan. (dok indopos.co.id)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Mantan Ketua Panitia seleksi (Pansel) calon anggota Komisi Informasi Provinsi (KIP) Provinsi Banten periode 2023 – 2027 Yhanu Setyawan kaget dan menyayangkan adanya isu pencoretan calon anggota KIP Banten periode 2023 – 2027 dari unsur pemerintah.

Padahal menurut Yhanu, keberadaan unsur pemerintah dalam susunan anggota Komisi Informasi Provinsi adalah amanat dari Pasal 25 ayat 2 UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang keterbukaan infomasi publik.

BacaJuga:

Sampah Disulap Jadi Cuan, Maggot BSF Bikin Warga Gunungkidul Ketiban Rezeki

Pengungsi Gempa M 7,7 NTT Melonjak Jadi 110 Ribu Jiwa

Karhutla Kalsel Makin Membara, 595 Hektare Hangus: Helikopter Turun Tangan

“Tentu sebagai Pansel kami sangat kecewa atas dugaan tindakan pencoretan wakil pemerintah oleh oknum di Komsi I DPRD Banten. Padahal, berdasarkan hasil seleksi yang kami lakukan, wakil dari pemerintah itu sudah lolos dari seleksi,” ujar Yhanu kepada wartawan, Minggu (19/5/2024).

Yhanu menjelaskan, susunan keanggotaan Komisi Informasi Provinsi Banten, berjumlah lima orang yang harus mencerminkan unsur pemerintah dan unsur masyarakat karena hal itu merupakan perintah dari UU 14/2008 dan Perki (Peraturan KI) dalam seleksi KIP untuk memperluas ruang publik.

“Maka wajar jika unsur pemerintah ada meski jumlahnya tentu tidak boleh lebih banyak dari unsur masyarakat. Tujuannya adanya unsur pemerintah ada di KIP tentu saja untuk memastikan perjalanan KIP sesuai dengan kehendak UU 14 tahun 2008,” terang Yhanu.

Ia menambahkan, adanya unsur pemerintah di KIP adalah untuk memberikan ruang argumentasi bagi pemerintah ketika terdapat dokumen atau informasi publik yang oleh pemerintah masih dikategorikan sebagai informasi rahasia atau informasi yang dikecualikan, sehingga sangat penting keberadaan unsur pemerintah di dalam kelembagaan KIP Banten.

Ia pun merasa heran adanya isu liar yang menyatakan unsur pemerintah dicoret oleh Komisi I DPRD Banten yang diketuai oleh A Jazuli Abdillah legislator dari partai Demokrat tersebut.

Padahal kata Yhanu, proses seleksi secara akademis dan sosial serta psikologis sudah dilaksanakan oleh timsel dan sudah dilaporkan hasilnya pada Gubernur sebagai pembentuk tim seleksi.

“Terkait peran DPRD, sejatinya bukan untuk menyeleksi ulang, tetapi menjalankan fungsi melakukan fit and proper tes atau uji kelayakan dan kepatutan, dan hanya menyatakan layak dan tidak layak,” kata Yhanu.

Jika dikatakan tidak layak, kata Yhanu, tentu harus juga ada argumen dan dasar penilaiannya, serta tidak berlaku subyektif dan like and dislike.

“Saya berkeyakinan, bahwa secara kelembagaan kurang elok dan tidak relevan apabila hasil kerja tim seleksi yang sudah bekerja secara sistematik dan komprehensif selama beberapa bulan diabaikan begitu saja oleh Komisi 1,” tandasnya.

Sementara ketua Komisi I DPRD Banten A Jazuli Abdillah yang dikonfirmasi, mengaku belum mengumumkan hasil fit and proper tes calon anggota KIP Banten.”Kami belum mengumumkan hasil fit ad proper tes calon aggota KPI Banten, dan kami akan berkosultasi dulu dengan pimpinan dewan,” ujar Jazuli.

Terpisah ketua DPRD Banten Andra Soni yang dikonfirmasi mengaku belum menandatangani hasil fit and proper tes yang disodorkan oleh Komisi I DPRD Banten.” Belum saya tandatangan,” ujarnya singkat. (yas)

Tags: KIP BantenYhanu Setyawan

Berita Terkait.

Sampah Disulap Jadi Cuan, Maggot BSF Bikin Warga Gunungkidul Ketiban Rezeki
Nusantara

Sampah Disulap Jadi Cuan, Maggot BSF Bikin Warga Gunungkidul Ketiban Rezeki

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:31
Pengungsi Gempa M 7,7 NTT Melonjak Jadi 110 Ribu Jiwa
Nusantara

Pengungsi Gempa M 7,7 NTT Melonjak Jadi 110 Ribu Jiwa

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:15
Karhutla Kalsel Makin Membara, 595 Hektare Hangus: Helikopter Turun Tangan
Nusantara

Karhutla Kalsel Makin Membara, 595 Hektare Hangus: Helikopter Turun Tangan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:40
Gempa Susulan Flores Tembus 5.012 Kali, BMKG: 31 Kali di Atas Magnitudo 5.0
Nusantara

Gempa Susulan Flores Tembus 5.012 Kali, BMKG: 31 Kali di Atas Magnitudo 5.0

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:56
manado
Nusantara

Persit KCK Ranting 4 Paldam XIII/Merdeka Berbagi Kepedulian ke Panti Asuhan Manado

Jumat, 21 Agustus 2026 - 23:33
Sertifikat
Nusantara

Pelayanan Makin Dekat, Perlindungan Keimigrasian Diperkuat dari Desa

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:07

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.