• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kecanggihan Teknologi Kapal Selam Berkembang Pesat, Indonesia Masih Jauh Tertinggal

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Rabu, 15 Mei 2024 - 23:59
in Nasional
Aji Sularso, perwira engineer selama 8 tahun di Kapal Selam Whisky Class ex Rusia 1979-1987.  (Indopos.co.id/Nelly Marinda)

Aji Sularso, perwira engineer selama 8 tahun di Kapal Selam Whisky Class ex Rusia 1979-1987. (Indopos.co.id/Nelly Marinda)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Seminar internasional kapal selam “Future Submarine” di Hotel Borobudur Jakarta berakhir sudah, Rabu (15/5/2024). Seminar yang menghadirkan para pemateri dalam dan luar negeri itu diprakrasai oleh Paguyuban Hiu Kencana, yang mempertontonkan bahwa kemajuan dan kecanggihan kapal selam berbagai negara cukup mengejutkan, sehingga kapal selam yang dimiliki Indonesia seperti jauh tertinggal.

“Saya juga sangat terkaget-kaget dari paparan para pemateri dari beberapa perusahaan dari hari pertama hingga hari kedua ini. Melihat perkembangan kapal selam negara lain sepertinya kita jadi jauh tertinggal,” ujar Aji Sularso selaku Wakil Ketua Paguyuban Hiu Kencana, usai pelaksanaan Seminar Kapal Selam, di Hotel Borobudur, Rabu (15/5/2024).

BacaJuga:

P2G: RUU Sisdiknas Belum Futuristik, Kesejahteraan Guru dan Dosen Belum Terjamin

Manajemen Talenta Segera Diterapkan, Menag: Jabatan ASN Kemenag Berdasarkan Kompetensi

DPD RI Kawal Program Perumahan agar Tepat Sasaran, Sultan: Rumah Layak Hak Rakyat

Para CEO perusahaan yang banyak memproduksi Alutsista di Indonesia itu pun berlomba mempertontonkan produk dan kecanggilan masing-masing. Setidaknya kapal selam buatan Jerman, Prancis dan Korea pernah dimiliki Indonesia.

“Kita pernah punya 12 kapal selam era Presiden Soekarno. Tapi setelah itu belum pernah punya lagi dengan bilangan itu,” ungkap Aji Sularso yang pernah menjadi Perwira Engineer selama 8 tahun di Kapal Selam Whisky Class ex Rusia 1979-1987 silam.

Panguyuban Hiu Kencana berinisiasi menggelar kegiatan seminar tentu untuk membuka mata masyarakat Indonesia, agar tahu berapa kepemilikan kapal selam itu sama juga dengan memiliki nilai tawar.

Terlebih sebagai negara maritim Indonesia harus ikuti kemajuan dan perkembangan teknologi kapal selam. Modernisiasi perkembangan berbagai negara maju di dunia yang saat ini sedang mengembangkan teknologi kapal selam berbasis Air Independent Porplution (AIP) dan Lithium lon Battery (LIB) di mana teknologi tersebut dapat membantu memperpanjang durasi kapal selam saat beroperasi di dalam laut tanpa harus muncul ke permukaan 14 – 78 hari lamanya.

“Tujuan seminar ini untuk membuka mata saja. Setidaknya kita bisa melihat perkembangan yang pesat tengah terjadi pada teknologi kapal selam. Dengan mereka show dan mempertontonkan produknya masa kita dengan negara yang luas lautnya 2/3 dari seluruh Indonesia gak kepengen punya,” ujar Aji Sularso.

Dengan tegas pihaknya mengaku tidak memiliki kapasitas untuk memberikan pandangan atau pendapat, apalagi rekomendasi pada pemerintah.

Seminar yang sangat menarik tersebut dihadiri Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia, Kementerian Pertahanan, Paguyuban Hiu Kencana, Akademisi dari berbagai Universitas, Perwakilan Media Massa. Tak kalah menarik juga kehadiran 7 Perusahaan Transportasi dan Alutsista dari berbagai negara seperti Turki, Prancis, Jerman, India, Itali, UK, dan Indonesia yang meliputi Naval Group, PT PAL Indonesia, PT Palindo Marine Shipyard, Safran Electronics & Defense, PT Citra Shipyard, Dan STM Engineering Technology & Consultancy.

“Pesan dari seminar ini, kita bisa menonton bersama, bahwa kecanggihan teknologi kapal selam cukup berkembang pesat. Kami sangat terkaget-kaget dengan kemajuannya,” pungkasnya. (ney)

Tags: kapal selamPaguyuban Hiu KencanaTeknologi

Berita Terkait.

guru
Nasional

P2G: RUU Sisdiknas Belum Futuristik, Kesejahteraan Guru dan Dosen Belum Terjamin

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:27
menag
Nasional

Manajemen Talenta Segera Diterapkan, Menag: Jabatan ASN Kemenag Berdasarkan Kompetensi

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:37
sutan
Nasional

DPD RI Kawal Program Perumahan agar Tepat Sasaran, Sultan: Rumah Layak Hak Rakyat

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:17
Kementerian PPN/Bappenas
Nasional

Indonesia Perkuat Kebijakan Konservasi lewat 4 Dokumen Status Keanekaragaman Hayati

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:16
Karhutla
Nasional

Karhutla Meluas di Sejumlah Daerah, BNPB Ingatkan Risiko Meningkat Akibat Cuaca Kering

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:44
Prabowo
Nasional

Prabowo Dorong Pelayanan Publik Harus Masuk ke Genggaman, Bukan Lagi Antrean Panjang

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:04

BERITA POPULER

  • epi

    Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3180 shares
    Share 1272 Tweet 795
  • Piala Dunia: Jelang Semifinal Kontra Inggris, Messi Pamitan dari Markas Argentina di Kansas

    12558 shares
    Share 5023 Tweet 3140
  • Spanyol vs Argentina: De la Fuente Tuntut Wasit Pimpin Final dengan Sangat Ketat

    1413 shares
    Share 565 Tweet 353
  • Suzuki Fronx Kuasai 35 Persen Pasar SUV Kompak di Indonesia

    2882 shares
    Share 1153 Tweet 721
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2747 shares
    Share 1099 Tweet 687
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.