• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Pembelian Alutsista untuk Tangani Papua Diminta Sesuaikan dengan Karakter Wilayah

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Sabtu, 11 Mei 2024 - 18:05
in Nasional
Prof-Muradi

Guru Besar Ilmu Politik dan Keamanan Universitas Padjadjaran Prof. Muradi (ANTARA/Dokumen Pribadi)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Guru Besar Ilmu Politik dan Keamanan Universitas Padjadjaran Prof. Muradi berpendapat, alokasi anggaran khusus untuk penanganan Papua yang di antaranya diperuntukkan guna membeli beberapa alat utama sistem senjata (alutsista) harus menyesuaikan karakter wilayah penugasan.

“Misalnya pembelian untuk helikopter. Nah, helikopternya ya harus sesuai dengan kontur karakteristik wilayah Papua. Jangan nanti beli, misalnya beli bekas, kalau mau coba beli bekas, helikopter-helikopter tempur yang biasa dipakai di gurun misalnya, kan dua hal yang berbeda,” kata Prof. Muradi saat dihubungi ANTARA dari Jakarta, Jumat.

BacaJuga:

Siapkan Jalur Alternatif, Kasatgas Tito Tinjau Kondisi Jalan Werlah di Bener Meriah

Warga Sampaikan Terima Kasih Satgas PRR Perkuat Struktur Jembatan Enang-Enang

Soroti Ketimpangan Dokter di Daerah, DPR: Masalahnya Bukan Kekurangan, tapi Distribusi

Ia menjelaskan, pembelian alutsista yang bisa digunakan sesuai dengan karakteristik wilayah Papua sangat diperlukan mengingat terdapat waktu yang dibutuhkan untuk menunggu kedatangan alutsista jika alatnya baru, bukan bekas.

“Menurut saya, simpel sebenarnya, pembelian tersebut itu kan tidak menyelesaikan untuk satu-dua tahun dari sekarang, ya, maka yang diperlukan Papua itu boleh diberlakukan, tetapi perlu ada prasyarat ya,” ujarnya.

Sementara itu, ia menilai pembelian pesawat nirawak atau drone saat ini lebih diperlukan ketimbang membeli helikopter maupun pesawat.

“Drone itu kan sekarang sudah bisa dimanfaatkan. Kenapa kemudian itu tidak diprioritaskan ketimbang beli heli misalnya kan? Saya kira menerbangkan drone untuk surveillance (pengawasan), untuk tanda kutip bahkan pengeboman misalnya dalam hal terbatas, ya, penyerangan terbatas, itu bisa dilakukan. Itu jauh lebih murah kalau memang itu mau cepat,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa saat ini situasi di Papua membutuhkan aksi cepat untuk dapat melumpuhkan wilayah gerak dari kelompok separatis Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Selain itu, ia juga menjelaskan bahwa pembelian alutsista dengan anggaran khusus tersebut harus menyesuaikan pengembangan geopolitik dan wilayah militer di Papua ke depan.

“Belinya jangan menyesuaikan dengan uang, tetapi menyesuaikan dengan wilayah, apa target wilayah yang mau dilakukan? Karena kalau enggak, saya kira pembeliannya akan menjadi masalah baru, kenapa? Karena nanti penggunaannya umum saja,” katanya.

Sebelumnya, Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI mengatakan bahwa telah mengajukan alokasi anggaran khusus untuk penanganan Papua yang di antaranya diperuntukkan membeli sejumlah alutsista, seperti helikopter, pesawat, dan sensor.

Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Jenderal Kemhan RI Donny Ermawan Taufanto saat menjadi narasumber dalam kegiatan pembekalan perwira TNI dan Polri di Jakarta, Rabu (8/5), menjelaskan alat-alat itu dibutuhkan para prajurit TNI dan personel Polri di antaranya untuk membantu mereka memetakan medan saat bertugas menumpas kelompok separatis OPM di Papua.

“Kami sangat concern (peduli) dengan hal ini. Beberapa sudah kami ajukan kepada pemerintah untuk menyiapkan anggaran tambahan khusus untuk penanganan Papua, tetapi sampai saat ini anggaran khusus itu belum turun,” kata Donny di Markas Komando Sekolah Staf Komando TNI Angkatan Laut (Seskoal), Jakarta, Rabu (8/5). (bro)

Tags: AlutsistaPapua

Berita Terkait.

to
Nasional

Siapkan Jalur Alternatif, Kasatgas Tito Tinjau Kondisi Jalan Werlah di Bener Meriah

Selasa, 7 Juli 2026 - 21:53
enang
Nasional

Warga Sampaikan Terima Kasih Satgas PRR Perkuat Struktur Jembatan Enang-Enang

Selasa, 7 Juli 2026 - 21:06
Dokter
Nasional

Soroti Ketimpangan Dokter di Daerah, DPR: Masalahnya Bukan Kekurangan, tapi Distribusi

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:44
Program-Dauroh
Nasional

61 Guru dan Dosen Indonesia Perdalam Bahasa Arab di Universitas Ummul Qura Makkah

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:24
Pelajar
Nasional

Generasi Muda Terancam Adiksi Nikotin, FKBI Beber 5 Langkah Atasi Rokok Anak

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:04
Menkeu
Nasional

APBN 2025 Dinilai Kredibel, DPR Beri Lampu Hijau Pembahasan RUU Pertanggungjawaban

Selasa, 7 Juli 2026 - 15:43

BERITA POPULER

  • brace

    Hasil Piala Dunia: Brace Haaland Antar Norwegia Singkirkan Brasil dan Cetak Sejarah

    919 shares
    Share 368 Tweet 230
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2286 shares
    Share 914 Tweet 572
  • Portugal vs Kroasia: Martinez Sebut Ronaldo dan Modric Berada di Atas Keraguan Publik

    853 shares
    Share 341 Tweet 213
  • Cuaca di Jakarta Didominasi Cerah, Sebagian Wilayah Jaksel dan Jakbar Berpotensi Hujan

    813 shares
    Share 325 Tweet 203
  • Gempa Bumi Dangkal M 4,0 Guncang Palu, BMKG: Kedalaman Hiposenter 2 Km

    779 shares
    Share 312 Tweet 195
Hossam-Hassan
Olahraga

Jelang Lawan Argentina, Pelatih Mesir Curi Perhatian Lewat Pesan Solidaritas Palestina

Editor Dilianto
Selasa, 7 Juli 2026 - 18:58

INDOPOSCO.ID - Pelatih Timnas Mesir Hossam Hassan mengalihkan fokus dari laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 kontra Argentina demi...

SelengkapnyaDetails
Portugal Gagal di Piala Dunia 2026, Roberto Martinez Resmi Mundur

Portugal Gagal di Piala Dunia 2026, Roberto Martinez Resmi Mundur

Selasa, 7 Juli 2026 - 10:24
Portugal Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ronaldo Merana: Saya Sedih

Portugal Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ronaldo Merana: Saya Sedih

Selasa, 7 Juli 2026 - 09:34
Hasil Piala Dunia: Bungkam AS, Belgia Tantang Spanyol di Perempatfinal

Hasil Piala Dunia: Bungkam AS, Belgia Tantang Spanyol di Perempatfinal

Selasa, 7 Juli 2026 - 09:29
Hasil Piala Dunia: Sengit, Spanyol Singkirkan Portugal Lewat Drama Injury Time

Hasil Piala Dunia: Sengit, Spanyol Singkirkan Portugal Lewat Drama Injury Time

Selasa, 7 Juli 2026 - 09:04
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.